Advertise

KABAR RASIKA

Jalan Desa Wonorejo Jadi Sasaran Utama TMMD Tahap III, Pembangunan 800 Meter Resmi Dimulai

Jalan Desa Wonorejo Jadi Sasaran Utama TMMD Tahap III, Pembangunan 800 Meter Resmi Dimulai

Jalan Desa Wonorejo Jadi Sasaran Utama TMMD Tahap III, Pembangunan 800 Meter Resmi Dimulai

Plt. Bupati Pekalongan Sukirman (kiri) berjabat tangan dengan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Muhammad Nurul Chabibi usai penandatanganan berita acara sebagai tanda dimulainya Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/7/2026).

PEKALONGAN – Upaya membuka akses dan memperkuat konektivitas di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, mulai dijalankan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026. Fokus utama program kali ini adalah pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang sekitar 800 meter yang selama ini masih membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur.

Program tersebut resmi dibuka dalam upacara yang dipimpin Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, di lapangan Desa Wonorejo, Rabu (15/7/2026). Pembukaan ditandai dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan proyek bersama Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan Letkol Inf. Muhammad Nurul Chabibi sebagai simbol dimulainya pekerjaan di lapangan.

Pembukaan TMMD turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, para camat se-Kabupaten Pekalongan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang menyaksikan dimulainya program tersebut.

Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, TMMD merupakan bentuk kerja bersama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di desa, tidak hanya melalui pembangunan fisik tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat.

“Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik,” ujar Sukirman.

Ia menjelaskan, pelaksanaan TMMD Tahap III memiliki tiga sasaran utama. Pertama, memperkuat infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kedua, mempererat kemanunggalan TNI, Polri, dan masyarakat sebagai modal sosial pembangunan.

“Yang ketiga adalah pemberdayaan masyarakat, baik di bidang ekonomi, kesehatan, dan seterusnya,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Muhammad Nurul Chabibi mengatakan Desa Wonorejo dipilih setelah mempertimbangkan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang masih memerlukan dukungan percepatan melalui program TMMD.

Menurutnya, pekerjaan fisik akan difokuskan pada pengerasan dan pengaspalan jalan yang dibagi menjadi dua segmen dengan total panjang sekitar 800 meter.

“Desa Wonorejo dipilih karena memang masih ada kebutuhan pembangunan infrastruktur yang perlu didukung lewat kolaborasi. Harapannya, titik-titik yang belum tersentuh oleh pembangunan pemerintah daerah bisa kita bantu dan selesaikan melalui program TMMD ini,” katanya.

Selain pekerjaan fisik, TMMD Tahap III juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik, mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan, hingga program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya persatuan, kesehatan, dan kemandirian masyarakat.

Dengan menggabungkan pembangunan infrastruktur dan pembinaan masyarakat, TMMD diharapkan mampu memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan selama proyek berlangsung, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dalam jangka panjang.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
WhatsApp Image 2026-01-13 at 16.28
Jembatan Trajumas–Bodas Resmi Dibuka, Akses Sekolah dan Pertanian Lebih Aman
IMG-20260101-WA0004
Libur Awal 2026, Kunjungan Wisata di Pekalongan Meningkat
WhatsApp Image 2025-12-28 at 19.50
Ban Pecah di Tol Pemalang–Batang, Pemudik Asal Jakarta Terbantu Patroli Petugas

TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
KAJEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan mulai mengakselerasi program peremajaan tanaman tebu melalui Program Bongkaratoon Tebu 2026. Program tersebut menjadi salah satu...
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah usai seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang...
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
KAJEN – Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) untuk kedua kalinya menggelar aksi terbuka di kawasan Komplek Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026). Lima mobil yang dipenuhi stiker berisi berbagai...
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
KAJEN – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kembali terungkap. Seorang pria berinisial HF (24) ditangkap Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah diduga menguasai...
WhatsApp Image 2026-07-06 at 09.40
Pemuda di Karangdadap Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
KAJEN – Seorang pemuda berinisial DF (20), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Minggu (5/7/2026) pagi. Korban mengalami luka...
Muat Lebih

POPULER

DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat