[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Jembatan Trajumas–Bodas Resmi Dibuka, Akses Sekolah dan Pertanian Lebih Aman

Jembatan Trajumas–Bodas Resmi Dibuka, Akses Sekolah dan Pertanian Lebih Aman

Jembatan Trajumas–Bodas Resmi Dibuka, Akses Sekolah dan Pertanian Lebih Aman

Jembatan penghubung Desa Trajumas–Bodas kini resmi digunakan. Akses sekolah, pertanian, dan aktivitas warga di wilayah pegunungan Kandangserang menjadi lebih aman dan lancar (dok. Humas)

KANDANGSERANG, Pekalongan – Warga Desa Trajumas dan Bodas kini memiliki jalur penghubung yang lebih layak setelah jembatan baru di wilayah itu resmi digunakan, Selasa (13/12/2026). Jembatan yang membentang di atas jalur utama antardesa tersebut menggantikan bangunan lama yang sempit dan rawan dilalui, terutama oleh pelajar dan petani.

Peresmian jembatan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengelola Perhutani, aparat kecamatan, pemerintah desa, serta warga dari kedua desa. Infrastruktur ini dibangun sebagai respons atas kebutuhan dasar masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menggunakan jembatan kecil yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Jalur ini merupakan lintasan harian bagi anak-anak sekolah serta pengangkutan hasil pertanian dari wilayah pegunungan Kandangserang menuju pusat distribusi. Dengan lebar dan struktur yang lebih baik, jembatan baru diharapkan mengurangi risiko kecelakaan dan memperlancar aktivitas warga.

Kepala Desa Trajumas, Kosim, mengatakan kondisi jembatan lama sebelumnya sering dikeluhkan warga karena menyulitkan mobilitas, terutama saat musim hujan.

“Sekarang warga lebih tenang. Anak-anak tidak lagi harus menyeberang jembatan sempit, dan petani bisa mengangkut hasil panen tanpa hambatan,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Kabupaten Pekalongan menyatakan bahwa jalur Trajumas–Bodas memang masuk wilayah rawan pergerakan tanah sehingga pembangunan infrastruktur harus melalui kajian teknis. Namun keberadaan jembatan ini dinilai sebagai langkah awal penting dalam membuka isolasi wilayah.

Perwakilan DPU Taru, Budi Anthoyo, menyebutkan bahwa ruas Bodas–Klesem telah lebih dulu dibangun dan ruas Trajumas–Bodas akan masuk prioritas lanjutan.

“Kondisi alam Kandangserang memang menantang, tapi akses ini penting karena menyangkut ekonomi dan layanan dasar warga,” katanya.

Jembatan tersebut dibangun dalam waktu sekitar satu bulan melalui kerja bersama lintas instansi dan swadaya masyarakat. Keterlibatan warga dalam pembangunan juga terlihat dari gotong royong penyediaan material dan tenaga.

Dengan beroperasinya jembatan ini, arus pendidikan dan distribusi hasil pertanian di dua desa pegunungan tersebut diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga setempat.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen