KAJEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan mulai mengakselerasi program peremajaan tanaman tebu melalui Program Bongkaratoon Tebu 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas kebun tebu sekaligus mendukung target swasembada gula nasional.
Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan, Yudi Himawan, mengatakan program tersebut ditujukan bagi pekebun tebu yang memiliki lahan siap bongkar atau siap diremajakan. Menurutnya, banyak tanaman tebu yang produktivitasnya mulai menurun sehingga perlu dilakukan pergantian tanaman agar hasil panen kembali optimal.
“Melalui Program Bongkaratoon Tebu Tahun 2026, pemerintah memberikan dukungan kepada petani berupa bantuan bibit tebu sebanyak 60.000 mata tunas per hektare dan biaya garap sebesar 40 hari orang kerja (HOK) per hektare. Harapannya, bantuan ini mampu mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat upaya menuju swasembada gula nasional,” ujar Yudi Himawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, bantuan diberikan kepada pekebun yang memenuhi persyaratan, di antaranya memiliki lahan yang siap dibongkar, luas lahan maksimal lima hektare per pekebun, melampirkan KTP, serta bukti kepemilikan atau sewa lahan.
Yudi menegaskan bahwa program tersebut memiliki sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi peserta. Bantuan hanya diperuntukkan bagi pekebun tebu di Kabupaten Pekalongan, disalurkan sesuai luas lahan yang telah disetujui dengan batas maksimal lima hektare per pekebun, tidak dapat diperjualbelikan, serta penerima wajib mengikuti mekanisme dan pendampingan yang telah ditetapkan.

“Pendampingan menjadi bagian penting dari program ini. Kami ingin bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya sehingga berdampak terhadap peningkatan produksi tebu di tingkat petani,” katanya.
DKPP Kabupaten Pekalongan juga mengimbau petani yang berminat segera berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) maupun Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di wilayah masing-masing untuk memperoleh informasi teknis sekaligus proses pengajuan sebagai calon penerima bantuan.
Melalui program peremajaan tersebut, pemerintah daerah berharap produktivitas kebun tebu di Kabupaten Pekalongan dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat sektor perkebunan sekaligus memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani. (Gus)