Advertise

KABAR RASIKA

DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui

DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui

DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan menerima dokumen Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 usai persetujuan bersama dalam Rapat Paripurna, Jumat (10/7/2026) malam. DPRD menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah (dok, Istimewa).

KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah usai seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar Jumat (10/7/2026) malam.

Selain memberikan persetujuan bersama terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, rapat paripurna juga diisi dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, serta penandatanganan Pakta Integritas antara Bupati Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan.

Persetujuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pekalongan Nomor 10 Tahun 2026. Dalam laporannya, Badan Anggaran menyimpulkan bahwa pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah dilakukan berdasarkan laporan keuangan pemerintah daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Badan Anggaran juga menilai secara umum realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 menunjukkan kinerja yang baik, baik dari sisi pendapatan, belanja maupun pembiayaan daerah, serta menghasilkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sesuai ketentuan berdasarkan hasil audit BPK.

Meski demikian, DPRD memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Badan Anggaran meminta pemerintah daerah menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK, meningkatkan sinergi dalam pengelolaan keuangan daerah, serta melanjutkan proses pembentukan peraturan daerah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir mengatakan rapat paripurna kali ini juga menunjukkan meningkatnya tingkat kehadiran anggota dewan.

“Yang pertama, tingkat kehadiran meningkat. Sesuai harapan dan imbauan panjenengan semua. Ini kami kerja keras bagaimana agar kehadiran meningkat,” ujarnya usai rapat.

Menurut Munir, seluruh fraksi menerima pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 setelah melalui pembahasan secara rinci.

“Pembahasan detail pertanggungjawaban Bupati, ini ternyata semua fraksi secara total menerima. Karena dipahami bahwa turunnya WTP itu tidak berarti bersih dari OTT. Bisa jadi WTP tapi kena OTT. Jadi memang ada kinerja yang perlu diperbaiki sehingga turun dalam pengelolaan,” katanya.

Ke depan, DPRD akan memperkuat kapasitas anggotanya agar fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran berjalan lebih optimal.

“Kami nanti akan melakukan pendidikan, bimtek bagi anggota kami dalam mekanisme pengawasan, penyusunan anggaran. Kami akan bimtek terus agar anggota ini punya kapasitas, punya kemampuan,” ungkap Munir.

Saat ditanya apakah langkah tersebut bertujuan agar anggota DPRD semakin memahami tata kelola anggaran daerah, Munir menjawab singkat, “Betul.”

Melalui penguatan kapasitas tersebut, DPRD Kabupaten Pekalongan berharap fungsi legislasi, penganggaran, dan terutama pengawasan terhadap penggunaan keuangan daerah dapat berjalan semakin efektif demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. (gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
KAJEN – Calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang masuk daftar berhak lunas diminta mulai menyiapkan dana. Namun, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi belum dimulai...
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah menata kembali personel aparatur sipil negara (ASN) menyusul masih banyaknya jabatan struktural yang kosong. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber...
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
KAJEN — Hj. Sumarwati kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan untuk masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IX PC Muslimat...
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan
KAJEN — Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) IX di UIN Gus Dur Pekalongan, Minggu (4/10/2026). Konfercab kali ini mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan...
IMG-20261002-WA0008
Laboratorium Digital Marketing ITSNU Mulai Gerakkan UMKM Pekalongan dari UMKM Center
KEDUNGWUNI – Upaya mendorong pelaku UMKM Kabupaten Pekalongan masuk lebih jauh ke pasar digital mulai dilakukan melalui Laboratorium Digital Marketing Program Studi S1 Bisnis Digital ITSNU Pekalongan. Laboratorium...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
Foto 2
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Pelaku Usaha Indonesia Siap Tembus Pasar Global
RSUD 1
RSUD Kraton Baru Masuk Tahap Penyempurnaan, Relokasi Ditargetkan Rampung April 2027