Advertise

KABAR RASIKA

UIN Gus Dur Pekalongan Jadi Pelopor KKN Berasuransi: Mahasiswa Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

UIN Gus Dur Pekalongan Jadi Pelopor KKN Berasuransi: Mahasiswa Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

UIN Gus Dur Pekalongan Jadi Pelopor KKN Berasuransi: Mahasiswa Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

SIMBOLIS – Pemyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada mahasiswa peserta KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Senin (13/10/2025). Penyerahan ini menandai dimulainya perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa yang melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai wilayah (dok. Bagus – Rasika FM)

KAJEN – Sebuah langkah bersejarah lahir dari Kota Santri. BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan dalam meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan yang dilengkapi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh mahasiswanya.

UIN Gus Dur menjadi kampus pertama di Indonesia yang menerapkan sistem perlindungan semacam ini—menginspirasi dunia akademik untuk lebih peduli terhadap keselamatan mahasiswa selama bertugas di lapangan.

Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Abdur Rahman Irsyadi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata perluasan cakupan jaminan sosial, bukan hanya bagi pekerja formal, tapi juga bagi mahasiswa yang aktif mengabdi di masyarakat.

“Kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN dan UIN Gus Dur ini melibatkan 500 mahasiswa pada tahap pertama. Ke depan, kami ingin semua universitas Islam negeri di Indonesia mengikuti jejak serupa,” ungkap Abdur Rahman, Senin (13/10/2025).

Mahasiswa KKN tematik ini mendapatkan pelatihan pengukuran tanah hingga praktik langsung di wilayah pedesaan. Aktivitas tersebut, kata Abdur Rahman, memiliki potensi risiko cukup tinggi, seperti kecelakaan kerja atau kejadian di luar kendali.

“Risiko di lapangan nyata adanya. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan perlindungan penuh agar setiap mahasiswa merasa aman saat mengabdi,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan regulasi yang berlaku, mahasiswa KKN dan peserta magang sebenarnya wajib mendapatkan perlindungan jaminan sosial, meski hingga kini baru sebagian kecil kampus yang menerapkannya.

“Kami sudah beberapa kali menerima klaim kecelakaan maupun kematian mahasiswa yang magang tanpa perlindungan. Melalui UIN Gus Dur, kami ingin mengubah paradigma itu,” ujarnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Widhi Astri Aprillia Nia, menjelaskan bahwa mahasiswa peserta KKN akan terdaftar sebagai Bukan Penerima Upah (BPU) dengan iuran hanya Rp16.800 per orang, yang seluruhnya ditanggung oleh Kementerian ATR/BPN.

“Kami ingin memastikan semua pihak yang bekerja, termasuk mahasiswa KKN, terlindungi dari berbagai risiko kerja. Ini bukan beban, tapi bentuk kepedulian negara terhadap keselamatan generasi muda,” jelas Widhi.

Ia juga menegaskan bahwa langkah ini mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto dalam menekan kemiskinan ekstrem melalui penguatan perlindungan sosial.

“Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan adalah wujud keadilan sosial. Mahasiswa KKN pun berhak atas rasa aman yang sama dengan pekerja lainnya,” tambahnya.

Rasa lega datang dari salah satu peserta KKN, Syifaul Fuaddah, yang menjalankan pengabdian di Kecamatan Petungkriyono—wilayah pegunungan dengan kondisi alam menantang.

“Senang sekali karena sekarang kami terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Tahun lalu daerah ini sempat terdampak bencana. Jadi kami merasa jauh lebih aman kalau terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sebanyak 12 mahasiswa UIN Gus Dur kini mengabdi di Petungkriyono selama dua bulan penuh. Dengan medan yang ekstrem, kehadiran jaminan sosial menjadi tameng penting bagi keselamatan para relawan muda ini.

Kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian ATR/BPN, dan UIN Gus Dur Pekalongan bukan sekadar seremoni administratif, tetapi langkah konkret menghadirkan rasa aman dan kepastian bagi mahasiswa yang turun langsung mengabdi kepada masyarakat. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
Jakarta – Peluncuran 8 Program Quick Wins oleh BPJS Kesehatan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Jakarta oleh jajaran Direksi periode 2026 – 2031 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas...
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, Senin siang (13/4/2026). Bertempat di ruang rapat komisi DPRD, forum ini diwarnai kritik...
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
KAJEN — Dugaan tekanan politik pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Pekalongan mulai mencuat ke publik. Dua bidan berstatus karyawan BLUD di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama mengaku kehilangan pekerjaan...
IMG-20260414-WA0010
Polisi Kawal Ketat Evakuasi 15 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Batang, Semua Selamat
PEKALONGAN – Aparat kepolisian dari Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 anak buah kapal (ABK) KM Gajah Mada yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan...
Muat Lebih

POPULER

RATU 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Dukungan Penyintas Kanker Payudara Lewat Halal Bihalal Ratu Sembara Kasih
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan