Advertise

KABAR RASIKA

Offroad di Lereng Gunung Slamet, Ganjar; Sensasinya Luar Biasa

Offroad di Lereng Gunung Slamet, Ganjar; Sensasinya Luar Biasa

Offroad di Lereng Gunung Slamet, Ganjar; Sensasinya Luar Biasa

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjajal offroad di lereng Gunung Slamet, tepatnya di obyek wisata Baturraden Purwokerto, Minggu (17/7).

BANYUMAS – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjajal offroad di lereng Gunung Slamet, tepatnya di obyek wisata Baturraden Purwokerto, Minggu (17/7). Bersama anggota komunitas Jagawana Offroad, Ganjar didampingi Bupati Banyumas, Achmad Husein menyusuri hutan belantara di obyek wisata itu.

Ganjar nampak begitu semangat menyusuri jalan terjal berbatu dan berliku. Bahkan, ada satu jalur dimana mobil yang dinaiki Ganjar harus menyusuri jalan becek dan kubangan.

Naik di kursi depan, Ganjar terlihat tertawa dan menikmati perjalanan. Bahkan, Ganjar sempat ganti mobil karena jeep yang dinaikinya mogok di tengah jalan.

“Ini seru sekali. Tapi sebenarnya tadi belum menjajal semua trek yang ada. Yang kita lewati tadi baru trek pendek, masih ada trek panjang itu lebih seru karena melewati sungai. Tapi ini bagus, sensasinya luar biasa,” kata Ganjar.

Ganjar bahkan membayangkan, jika dirinya bisa menyopiri sendiri Jeep yang dinaikinya itu menyusuri jalur yang ada. Ia pasti merasakan sensasi yang lebih dahsyat.

“Sebenarnya kalau mau jajal sendiri nyopir dengan offroad, wah sensasinya lebih. Sayang tangan saya belum sembuh. Padahal sudah kebelet nyopir,” imbuhnya sambil tertawa.

Sepanjang perjalanan offroad itu, Ganjar mengatakan melihat potensi pariwisata yang sangat besar di Baturraden. Suasana wisata alam yang masih asri, serta potensi lain yang sudah dikembangkan.

“Potensi pariwisatanya bagus. Di atas tadi ada tempat glamping bagus sekali dengan pemandangan kota. Ada juga kebun raya yang dikelola Pemprov Jateng. Ini bagus banget dan potensi wisatanya masih ada peluang untuk terus dikembangkan,” jelasnya.

Ganjar mengusulkan wisata yang dikembangkan adalah outdoor activity. Ia berharap, banyak orang-orang kreatif di Banyumas khususnya anak-anak muda yang menggarap potensi ini.

“Halo warga yang di sekitar Banyumas, ayo munculkan kreativitas dan sering-sering buat event di sini lebih banyak lagi. Dan buat kalian yang mau wisata outdoor, ayo datang ke Baturraden. Di sini akan mendapat banyak pengalaman seru,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu anggota Jagawana Offroad, Rian mengatakan, wisata offroad di Baturraden sudah dimulai sejak lima tahun lalu. Wisata itu menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang ingin menjajal adrenalin sekaligus keindahan alam.

“Kami ada beberapa trip. Kalau trip pendek selama satu jam perjalanan, biaya sewa permobil Rp350.000. Tapi kalau trip panjang selama tiga jam, itu biayanya Rp650.000,” ucapnya.

Setiap hari komunitas Jagawana Offroad melayani wisatawan. Namun biasanya, yang paling ramai adalah saat weekend atau libur hari-hari besar nasional.

“Kalau Sabtu-Minggu seperti ini, biasanya 10-15 armada keluar untuk melayani wisatawan. Tapi kalau hari-hari biasa, ya kadang-kadang saja,” jelasnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.06
RSUD Kraton Terjunkan X-Ray Portable AI, Deteksi TBC Kini Tak Sampai Satu Menit

TERKINI

WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
KAJEN – Agenda kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Kabupaten Pekalongan kembali menuai sorotan dari sejumlah elemen masyarakat sipil. Di tengah berbagai persoalan daerah, mulai dari infrastruktur rusak...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
KAJEN – Perselisihan keluarga yang berujung pada perusakan kaca jendela rumah di Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, berhasil diselesaikan melalui mediasi yang melibatkan perangkat lingkungan...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara
KAJEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan memberikan pembinaan kepada sejumlah relawan pengatur lalu lintas atau yang kerap disebut “Pak Ogah” di beberapa titik jalan strategis...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.06
RSUD Kraton Terjunkan X-Ray Portable AI, Deteksi TBC Kini Tak Sampai Satu Menit
KAJEN – Upaya menekan penyebaran tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pekalongan terus diperkuat. Di tengah masih tingginya jumlah kasus dan belum optimalnya pelacakan pasien, RSUD Kraton memanfaatkan teknologi...
ITS NU
Job Fair ITS NU Pekalongan : 21 Perusahaan Buka 400 Lowongan
KAJEN – Antusiasme masyarakat mencari pekerjaan terlihat dalam pelaksanaan Job Fair 2026 yang digelar Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Pekalongan, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 1.184 pencari...
Muat Lebih

POPULER

UNDIP 3 A
Mahasiswa KKN Undip Ajak UMKM Bertransformasi Melakui Akselerasi Kebijakan
WhatsApp Image 2025-12-26 at 19.04
Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial
WhatsApp Image 2025-12-31 at 11.49
Kasus Kejahatan di Pekalongan Naik Tipis Sepanjang 2025, Kecelakaan Lalu Lintas Justru Menurun