Advertise

KABAR RASIKA

Istri Jenderal Bongkar Aliran Dana Miliaran di Sidang Tipikor

Istri Jenderal Bongkar Aliran Dana Miliaran di Sidang Tipikor

Istri Jenderal Bongkar Aliran Dana Miliaran di Sidang Tipikor

Dok. Istimewa

SEMARANG – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi BUMD Cilacap kembali menyita perhatian publik setelah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang menghadirkan lima saksi kunci, Senin (1/12/2025). Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah kesaksian Novita Permatasari, istri dari Letjen TNI Widi Prasetijono, yang diminta menjelaskan aliran dana bernilai fantastis dari terdakwa.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim itu berlangsung terbuka untuk umum sejak pukul 10.00 hingga 11.05 WIB. Jaksa Penuntut Umum menghadirkan lima saksi: Sakran Budi MM, Arief Kusmawanto, Novita Permatasari, Endang Kusuma Wati, dan Henny Sulistiyo Wati.
Perkara ini menjerat tiga terdakwa, yakni Awaluddin Muuri (mantan Sekda dan Pj. Bupati Cilacap), Iskandar Zulkarnain (mantan Kabag Perekonomian Setda Cilacap), dan Andi Nurhuda (mantan Direktur Utama PT Rumpun Sari Antan/RSA).

Dalam sidang, Novita Permatasari mengakui mengenal terdakwa Andi Nurhuda dan membenarkan adanya aliran dana yang ditransfer ke sejumlah rekening milik saudara-saudaranya.
Ia merinci uang yang masuk, antara lain:
• Ke rekening Arief Kusmawanto: Rp 7,5 miliar, Rp1 miliar, dan Rp8 miliar
• Ke rekening Endang Kusmawati: Rp 2 miliar
• Ke rekening Weni Sulistyowati: Rp 2 miliar
Menurut Novita, pemecahan transfer ini dilakukan untuk menghindari deteksi dari PPATK.
“Dana tersebut ditransfer melalui beberapa rekening dengan tujuan untuk menghindari temuan PPATK,” ujar Novita di hadapan Majelis Hakim.
Ia juga menyebut adanya penyerahan uang tunai sebesar Rp20 miliar kepada seorang bernama Gus Yazid, dilakukan secara langsung menggunakan koper dan kantong plastik kresek.

Arief Kusmawanto membenarkan bahwa ia memberikan nomor rekening pribadi atas permintaan Novita. Ia mengaku tidak mengetahui tujuan penggunaan dana tersebut.
Arief menegaskan bahwa rekeningnya dipakai “untuk menerima dan mengirim uang atas perintah Novita semata.”
Endang Kusuma Wati menerangkan bahwa ia kerap mendampingi Novita dalam aktivitas pribadi, termasuk pembayaran vendor untuk rencana pernikahan putri Novita.
Sementara itu, Henny Sulistiyo Wati menyatakan ia diminta melakukan penarikan tunai sebesar Rp2 miliar sebagai bentuk bantuan kakak kepada adik.

Majelis Hakim menutup sidang pada pukul 11.05 WIB dan menjadwalkan persidangan berikutnya pada Rabu, 3 Desember 2025, dengan agenda pemeriksaan saksi lanjutan.
Perkembangan sidang ini diperkirakan terus menjadi perhatian publik mengingat besarnya nilai uang yang disebutkan serta profil para pihak yang terseret dalam perkara tersebut. (Red.)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2025-12-14 at 08.40
Polisi Sikat Titik Rawan di Jalur Pantura
mbg 1
Ketua DPRD Pekalongan Soroti Keras Polemik Kecelakaan Mobil MBG
WhatsApp Image 2025-12-10 at 16.52
DPRD Kab. Pekalongan Soroti Bangunan Liar di Sempadan Sungai
WhatsApp Image 2025-12-10 at 16.37
Dorong Swasembada, Bupati Fadia Gelontorkan Bantuan Pertanian

TERKINI

WhatsApp Image 2025-12-14 at 08.40
Polisi Sikat Titik Rawan di Jalur Pantura
KAJEN – Untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap terjaga, Polsek Sragi, Polres Pekalongan, meningkatkan intensitas patroli pada malam akhir pekan. Patroli difokuskan pada...
mbg 1
Ketua DPRD Pekalongan Soroti Keras Polemik Kecelakaan Mobil MBG
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, akhirnya angkat bicara mengenai rentetan kecelakaan yang melibatkan sopir pengangkut hasil produksi perusahaan tertentu, termasuk kendaraan program...
WhatsApp Image 2025-12-10 at 16.52
DPRD Kab. Pekalongan Soroti Bangunan Liar di Sempadan Sungai
KAJEN — DPRD Kabupaten Pekalongan memanggil sejumlah perangkat daerah dan Forum Masyarakat Sipil (Formasi) untuk membahas persoalan pembangunan yang melanggar aturan di kawasan sempadan sungai. Audiensi...
WhatsApp Image 2025-12-10 at 16.37
Dorong Swasembada, Bupati Fadia Gelontorkan Bantuan Pertanian
KAJEN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam memperkuat ketahanan pangan kembali diperlihatkan melalui penyerahan berbagai bantuan sektor pertanian Tahun Anggaran 2025. Prosesi penyerahan dilakukan...
WhatsApp Image 2025-12-10 at 14.45
Harga Cabai Melejit Jelang Nataru 2026, Pemkab Pekalongan Siapkan Langkah Cepat Kendalikan Inflasi
KAJEN – Menyongsong perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Forkopimda bergerak cepat memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Pemantauan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2022-09-29 at 12.42
Executive Karaoke Pekalongan, Tempat Karaoke Terbaik di Jalur Pantura
galian 1
Tambang Misterius di Bubak : Siapa di Balik Alat Berat yang Mencabik Lereng Bubak?
WhatsApp Image 2025-09-11 at 08.30
Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK