Advertise

KABAR RASIKA

Wabup Sukirman: Pengawasan Dapur MBG Harus Ketat, Dilarang Ada Monopoli Bahan Baku

Wabup Sukirman: Pengawasan Dapur MBG Harus Ketat, Dilarang Ada Monopoli Bahan Baku

Wabup Sukirman: Pengawasan Dapur MBG Harus Ketat, Dilarang Ada Monopoli Bahan Baku

Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan pandangan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pemantauan serta Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Badan Gizi Nasional di Kota Pekalongan, Rabu (11/2/2026).

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya pada dapur-dapur penyedia makanan yang melayani peserta didik.

Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, usai mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pemantauan serta Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung Pemerintah Kota Pekalongan, Rabu (11/2/2026). Rapat tersebut dipimpin Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, dan diikuti kepala daerah dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Pemalang, serta Kabupaten Batang.

Sukirman menyatakan, program MBG merupakan kebijakan strategis yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Melalui pemaparan tadi, kita semakin yakin dan mantap bahwa Program MBG ini manfaatnya sangat besar, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Sukirman.

Dalam rapat tersebut, lanjutnya, ditekankan pentingnya pemahaman tugas, wewenang, dan tanggung jawab seluruh pihak, terutama dalam mengontrol dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Aspek kesehatan, sanitasi, serta higienitas makanan menjadi perhatian utama.

Selain menyasar perbaikan gizi anak, MBG juga diarahkan untuk mendorong perputaran ekonomi lokal. Pemerintah daerah diminta melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah dalam rantai pasok bahan baku.

“Harus melibatkan UKM dan UMKM, pedagang kecil. Tadi juga disampaikan larangan keras terhadap praktik monopoli dalam penyediaan bahan baku,” tegasnya.

Sukirman menilai, arahan dari BGN bersifat tegas dan harus segera ditindaklanjuti di daerah. Salah satu poin penting adalah pembaruan data jumlah peserta didik yang disesuaikan dengan kapasitas dapur MBG agar layanan berjalan efektif.

“Jumlah anak harus terus di-update dan disesuaikan dengan kapasitas dapur yang ada, supaya pelayanan optimal,” ujarnya.

Program MBG juga diarahkan untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Melalui keterlibatan Posyandu, PKK, dan Dawis, pendataan ibu hamil akan diperkuat agar mereka turut mendapatkan layanan makan bergizi gratis.

“Pencegahan stunting dimulai sejak pra-kehamilan, masa hamil, hingga kelahiran. Ini menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Khusus di Kabupaten Pekalongan, Sukirman mengakui masih terdapat dapur MBG yang belum memenuhi standar operasional. Atas arahan Bupati Pekalongan, ia akan turun langsung sebagai Kepala Satuan Tugas untuk melakukan pengawasan dan audit.

“Akan segera kita lakukan audit dan pembenahan terhadap dapur-dapur yang bermasalah,” pungkasnya. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.47
Wartawan Dicegah Meliput Acara Gubernur Jateng di Pekalongan, Klarifikasi Baru Muncul Setelah Protes

TERKINI

RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
KAJEN — Situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Fadia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dibiarkan berlarut. DPRD Kabupaten Pekalongan langsung...
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
KAJEN — Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, DPRD menegaskan roda pemerintahan tidak boleh...
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
KAJEN = Polemik pelarangan awak media saat agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026), terus bergulir....
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.47
Wartawan Dicegah Meliput Acara Gubernur Jateng di Pekalongan, Klarifikasi Baru Muncul Setelah Protes
KAJEN – Polemik pelarangan awak media dalam agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan akhirnya mendapat tanggapan...
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan
KAJEN – Puluhan wartawan yang hendak meliput agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan justru dilarang masuk oleh petugas saat kegiatan berlangsung di Aula Lantai...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2023-09-14 at 09.30
Tiga Bulan Ngadu Ke Polisi, Korban Penganiayaan Minta Kejelasan
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan
SUKIRMAN
Sukirman Resmi Jadi Plt Bupati Pekalongan, Ini Mekanisme Hingga Bisa Menjadi Bupati Definitif