Advertise

KABAR RASIKA

Janji Perbaikan Sebelum Lebaran Tak Terbukti, Warga Buaran–Karangdadap Merasa “Diprank”

Janji Perbaikan Sebelum Lebaran Tak Terbukti, Warga Buaran–Karangdadap Merasa “Diprank”

Janji Perbaikan Sebelum Lebaran Tak Terbukti, Warga Buaran–Karangdadap Merasa “Diprank”

Kondisi jalan rusak dipenuhi lubang dan genangan air di ruas Buaran–Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/3/2026 – dok. Bagus Rasika FM Pekalongan).

KAJEN – Kerusakan jalan di ruas Buaran hingga Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, kembali menuai keluhan warga. Hingga H+4 Idul Fitri 2026, kondisi jalan tersebut masih jauh dari kata layak, meski sebelumnya pemerintah daerah menargetkan perbaikan rampung sebelum Lebaran.

Sejumlah warga bahkan mengaku kecewa dan merasa seolah “dipermainkan” dengan janji perbaikan yang belum terealisasi.

Bagus, seorang pedagang es teller, mengungkapkan kekecewaannya karena jalan di wilayah tersebut sudah lama rusak tanpa perbaikan menyeluruh.

“Pengennya jalannya halus, Mas. Soalnya belasan tahun jalan sudah lama rusak terus dan tidak pernah diperbaiki. Hanya tambal saja. Banyak yang berlubang, jadi kami minta pemerintah segera memperbaiki,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak sangat mengganggu aktivitas warga, terutama saat momentum Lebaran. Banyak masyarakat memilih mengurangi mobilitas karena khawatir dengan keselamatan.

“Kalau Lebaran ini jelas mengganggu. Mau ke saudara jadi malas karena jalannya jelek. Akhirnya lebih banyak di rumah saja,” tambahnya.

Tak hanya berdampak pada mobilitas, kerusakan jalan juga memukul sektor ekonomi kecil. Bagus mengaku omzet dagangannya menurun karena sepinya pembeli.

“Penjualan jadi berkurang. Orang mau keluar rumah saja mikir-mikir karena jalannya rusak. Jadi ya ikut menurun,” jelasnya.

Ia berharap janji pemerintah segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

“Harapannya cepat diperbaiki, supaya aktivitas masyarakat tidak terganggu,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Marisa, warga Karangdadap. Ia menilai ruas jalan Simbang Wetan Buaran hingga Karangdadap selama ini belum pernah mendapat perbaikan berarti.

“Jangankan ditambal, diperbaiki total saja tidak pernah,” katanya.

Marisa juga menyoroti tingginya risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak parah, terlebih karena jalur tersebut merupakan akses utama yang ramai dilalui.

“Kasihan melihat anak sekolah kalau lewat jalan ini, sudah jalan rusak, lubangnya dalam-dalam.”

“Kemarin saja ada kecelakaan, kendaraan roda tiga bawa galon terperosok akibat jalan rusak,” imbuhnya.

Ia berharap pemerintah tidak menunggu jatuhnya korban jiwa baru melakukan perbaikan.

“Masak nunggu ada korban jiwa akibat jalan rusak baru diperbaiki, dan kita juga percuma dong bayar pajak setiap tahunnya. Bayar pajak tapi jalannya tetap rusak,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalan dari Kecamatan Buaran hingga Karangdadap memang mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang menjadi penghubung antara Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan ini dipenuhi lubang dengan berbagai ukuran.

Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut kerap tertutup genangan air sehingga membahayakan pengendara. Kondisi semakin rawan pada malam hari karena minimnya penerangan di sepanjang ruas jalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak terkait mengenai kepastian waktu perbaikan jalan tersebut. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.50
Komisi C DPRD Tekankan Pengawasan Melekat pada Pembangunan RSUD Kraton Tahap Akhir
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.43
RSUD Kraton Baru Masuki Tahap Penentuan, Akhir 2026 Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru
PEMBANGUNAN PENDOPO
Heboh! Rekanan Eks Pendopo Nusantara Ngaku Rp 890 Juta Belum Dibayar
PENDOPO TRADE
Polemik Sewa Eks Pendopo : FORMASI Desak APH Turun Tangan, Pengelola Pendopo Nusantara Buka Suara

TERKINI

WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.50
Komisi C DPRD Tekankan Pengawasan Melekat pada Pembangunan RSUD Kraton Tahap Akhir
KAJEN – Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan memberi perhatian serius terhadap progres pembangunan RSUD Kraton Baru di Kampil, Wiradesa. Dalam kunjungan kerjanya, DPRD menegaskan proyek tersebut tidak...
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.43
RSUD Kraton Baru Masuki Tahap Penentuan, Akhir 2026 Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru
KAJEN – Proyek pembangunan tahap tiga RSUD Kraton Baru di Kampil, Wiradesa, kembali mendapat sorotan. Di tengah target relokasi yang harus tuntas sebelum akhir 2026, proses lelang kini menjadi titik...
PEMBANGUNAN PENDOPO
Heboh! Rekanan Eks Pendopo Nusantara Ngaku Rp 890 Juta Belum Dibayar
KAJEN – Persoalan proyek pembangunan kawasan eks Pendopo Nusantara kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, seorang rekanan mengaku belum menerima pelunasan pembayaran proyek senilai ratusan juta rupiah...
PENDOPO TRADE
Polemik Sewa Eks Pendopo : FORMASI Desak APH Turun Tangan, Pengelola Pendopo Nusantara Buka Suara
Polemik tunggakan sewa Pendopo Nusantara terus memanas. Ketua FORMASI Kabupaten Pekalongan mendesak tindakan tegas, sementara pihak pengelola mengaku hanya menjalankan operasional lapangan. PEKALONGAN...
WhatsApp Image 2026-05-11 at 19.58
Investasi PMDN Kabupaten Pekalongan Melonjak 601 Persen, Tertinggi di Jawa Tengah
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mencatat lonjakan signifikan dalam realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal...
Muat Lebih

POPULER

FATIROH
Bupati Fadia Diisukan Berangkat Haji Melalui TPHD, Ini Penjelasannya
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
WhatsApp Image 2022-09-29 at 12.42
Executive Karaoke Pekalongan, Tempat Karaoke Terbaik di Jalur Pantura