Advertise

KABAR RASIKA

DKPP Pekalongan Salurkan 33 Alsintan ke Kelompok Tani

DKPP Pekalongan Salurkan 33 Alsintan ke Kelompok Tani

DKPP Pekalongan Salurkan 33 Alsintan ke Kelompok Tani

Suasana penyerahan simbolis alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan di Aula DKPP, Rabu (21/1/2026).

KAJEN – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan menyalurkan bantuan 33 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan, Rabu (21/1/2026).

Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan, Yudi Himawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini terdiri dari 17 unit traktor roda empat, 8 unit traktor crawler, 6 unit drone pertanian, dan 2 unit combine harvester. Seluruh bantuan bersumber dari anggaran Kementerian Pertanian RI.

“Bantuan ini didistribusikan kepada kelompok tani di sejumlah kecamatan, serta sebagian dikelola langsung oleh DKPP untuk mendukung operasional di lapangan,” ujar Yudi.

Traktor roda empat disalurkan kepada kelompok tani di Kecamatan Kandangserang, Doro, Karanganyar, Kajen, Karangdadap, Talun, Sragi, dan Wiradesa, dengan tujuh unit dikelola DKPP. Sementara traktor crawler diserahkan kepada kelompok tani di Kesesi, Bojong, dan Kajen, dengan empat unit berada di bawah pengelolaan DKPP.

Adapun enam unit drone pertanian diberikan kepada kelompok tani di Kecamatan Kesesi dan Kajen, serta tiga unit dikelola DKPP termasuk combine harvester.

Yudi menjelaskan, bantuan alsintan ini menjadi bagian penting dalam upaya mengejar target produksi pangan tahun 2026. Untuk komoditas padi, Kabupaten Pekalongan menargetkan produksi sebesar 222.221 ton, meningkat dari realisasi 2025 sebesar 213.562,17 ton. Jagung ditargetkan naik dari 7.750,45 ton menjadi 12.600 ton, sementara tebu dari 99.928,54 ton menjadi 115.093 ton.

Namun demikian, kondisi cuaca menjadi tantangan serius. Hingga 19 Januari 2026, tercatat 423 hektare sawah terendam banjir di enam kecamatan, yakni Bojong, Sragi, Tirto, Siwalan, Wonokerto, dan Wiradesa, dengan usia tanaman rata-rata 7 hingga 30 hari.

“Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat. Pemanfaatan alsintan sangat penting untuk pemulihan lahan agar tidak mengganggu target tanam dan produksi,” kata Yudi.

Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI dan Menteri Pertanian atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan alsintan merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Bantuan ini bukan sekadar alat, tetapi penguat komitmen kita dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Sukirman juga menegaskan bahwa Pemkab Pekalongan telah berkomitmen bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan produksi pertanian, termasuk dengan memantau langsung kondisi sawah terdampak banjir.

Ia berharap, teknologi seperti drone pertanian dapat membantu petani dalam penyemprotan pupuk dan pengendalian hama secara lebih efektif. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga.

Terkait sawah yang terendam, Sukirman menyebutkan bahwa laporan telah disampaikan ke pemerintah provinsi. Jika memenuhi kategori puso atau gagal panen, maka akan diajukan bantuan lanjutan berupa penggantian benih melalui DKPP.

“Target produksi tetap harus dijaga. Dengan dukungan alsintan dan pengelolaan yang tertib, kita harapkan tidak ada kendala teknis yang menghambat musim tanam ke depan,” pungkasnya. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
WhatsApp Image 2026-04-22 at 16.58
Jalan Desa Sawangan Akhirnya Diaspal, TMMD Doro Didorong Jadi Solusi Akses dan Ekonomi

TERKINI

BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
PEKALONGAN – Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang beredar di media sosial memantik polemik serius di internal partai hingga ke daerah. Dokumen yang diunggah...
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas...
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
PEMALANG, 23 April 2026 — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, turun langsung ke lapangan di Kabupaten Pemalang untuk mengecek pelaksanaan program prioritas pemerintah. Fokusnya...
WhatsApp Image 2026-04-22 at 16.58
Jalan Desa Sawangan Akhirnya Diaspal, TMMD Doro Didorong Jadi Solusi Akses dan Ekonomi
PEKALONGAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi digelar di Desa Sawangan, Kecamatan Doro. Fokus utamanya bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menyasar...
Muat Lebih

POPULER

wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2022-09-29 at 12.42
Executive Karaoke Pekalongan, Tempat Karaoke Terbaik di Jalur Pantura