Advertise

KABAR RASIKA

Diabaikan KONI, Dua Pendekar Kempo Kab. Pekalongan Bertarung dari Donasi

Diabaikan KONI, Dua Pendekar Kempo Kab. Pekalongan Bertarung dari Donasi

Diabaikan KONI, Dua Pendekar Kempo Kab. Pekalongan Bertarung dari Donasi

Dua pendekar kempo dari Kabupaten Pekalongan nekat bertarung mengikuti ajang pra porprov di Salatiga dengan dukungan donasi (dok. Istimewa)

PEKALONGAN – Meski tanpa sokongan dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan, semangat juang tak surut di tubuh Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) setempat. Dengan mengandalkan donasi dan solidaritas lintas komunitas, dua atlet kempo tetap diberangkatkan ke ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Jawa Tengah 2025 yang digelar pada 11–13 Juli mendatang.

Kusnanto (kelas randori >70 kg) dan Muntholib (kelas randori 65–70 kg) resmi menjadi wakil Kabupaten Pekalongan dalam turnamen tersebut. Mereka didampingi oleh pelatih Darmawan Saputra dan official tim Satya Wicaksono, yang juga menjabat sebagai Ketua Perkemi Kabupaten Pekalongan.

Menurut Satya, pihaknya awalnya menyiapkan empat atlet untuk bertanding. Namun karena nihilnya dukungan dari KONI, mereka terpaksa menyusutkan kontingen menjadi dua orang.

“Kami ingin kirim empat atlet, tapi dengan keterbatasan biaya dan tidak adanya anggaran dari KONI, hanya dua yang bisa berangkat. Ini keputusan yang sangat berat,” ujar Satya, Kamis (11/7).

Situasi pelik ini tak membuat mereka menyerah. Pelatih Darmawan Saputra mengungkapkan bahwa keikutsertaan tim ini akhirnya bisa terealisasi berkat hasil penggalangan dana mandiri yang didukung oleh pelatih cabor lain, relawan olahraga, dan masyarakat.

“Kami berangkat dengan semangat dan solidaritas. Terima kasih untuk semua pihak yang ikut berdonasi. Dana yang diberikan sangat membantu untuk transportasi dan kebutuhan logistik,” ungkap Darmawan.

Ia pun berharap ke depan ada perhatian yang lebih serius dari pemerintah daerah, terutama soal pendanaan dan pembinaan atlet.

“Maaf kami curhat, ini demi perbaikan bersama. Kami tidak mencari belas kasihan, hanya ingin menyuarakan kondisi riil di lapangan,” tegasnya.

Meski tanpa fasilitas mewah dan dukungan resmi, Kusnanto dan Muntholib tetap membawa misi besar: membuktikan bahwa prestasi tak hanya soal anggaran, tapi juga tentang semangat dan dedikasi. Perkemi Kabupaten Pekalongan optimistis, perjuangan dua atlet ini bisa menjadi inspirasi sekaligus tamparan halus bagi pihak-pihak yang seharusnya mendukung. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
IMG-20260414-WA0010
Polisi Kawal Ketat Evakuasi 15 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Batang, Semua Selamat
WhatsApp Image 2026-04-14 at 12.41
20 Tim Bertarung di Sinangohprendeng Cup 2026, Ajang Berburu Bibit Unggul Sepak Bola Pelajar

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
KAJEN — Dugaan tekanan politik pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Pekalongan mulai mencuat ke publik. Dua bidan berstatus karyawan BLUD di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama mengaku kehilangan pekerjaan...
IMG-20260414-WA0010
Polisi Kawal Ketat Evakuasi 15 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Batang, Semua Selamat
PEKALONGAN – Aparat kepolisian dari Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 anak buah kapal (ABK) KM Gajah Mada yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan...
WhatsApp Image 2026-04-14 at 12.41
20 Tim Bertarung di Sinangohprendeng Cup 2026, Ajang Berburu Bibit Unggul Sepak Bola Pelajar
KAJEN – Atmosfer kompetisi sepak bola pelajar mulai memanas. Sebanyak 20 kesebelasan ambil bagian dalam Kompetisi Sepak Bola Pelajar Sinangohprendeng Cup 2026 yang resmi dibuka di Lapangan Desa Sinangohprendeng,...
JALAN RUSAKx
Janji Perbaikan Sebelum Lebaran Tak Terbukti, Warga Buaran–Karangdadap Merasa “Diprank”
KAJEN – Kerusakan jalan di ruas Buaran hingga Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, kembali menuai keluhan warga. Hingga H+4 Idul Fitri 2026, kondisi jalan tersebut masih jauh dari kata layak, meski sebelumnya...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern