[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Diduga Bajak Ponsel Istri Korban untuk Minta Transfer Rp50 Juta, Pemuda Asal Banyumas Ditangkap

Diduga Bajak Ponsel Istri Korban untuk Minta Transfer Rp50 Juta, Pemuda Asal Banyumas Ditangkap

Diduga Bajak Ponsel Istri Korban untuk Minta Transfer Rp50 Juta, Pemuda Asal Banyumas Ditangkap

Terduga pelaku penipuan bermodus menguasai ponsel milik istri korban saat diamankan petugas. Kasus ini masih dalam proses penyidikan di Polsek Kedungwuni (dok. Humas)

KAJEN – Seorang pemuda berinisial AZ (23), warga Kabupaten Banyumas, diamankan polisi setelah diduga melakukan penipuan terhadap seorang warga Kabupaten Pekalongan dengan modus menguasai telepon seluler milik istri korban dan berpura-pura meminta bantuan biaya perjalanan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp50 juta.

Kasus ini diungkap setelah penyelidikan yang dilakukan Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Kedungwuni bersama URC Polres Pekalongan. Terduga pelaku diamankan pada Jumat (17/7/2026) dini hari di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, pada Jumat tanggal 17 Juli 2026 sekira pukul 01.30 WIB, Unit Reaksi Cepat Polsek Kedungwuni bersama dengan Unit Reaksi Cepat Polres Pekalongan telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan. Pelaku berinisial AZ (23), warga Banyumas,” ujar Warsito saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7).

Korban berinisial EP (36), warga Desa Tangkil Kulon, Kecamatan Kedungwuni, melaporkan bahwa istrinya, NR (36), tidak dapat dihubungi sejak 28 Juni 2026 setelah berpamitan mengikuti kegiatan bersama rombongan ibu-ibu TK.

Pada Kamis (9/7/2026) siang, korban menerima pesan melalui akun Messenger milik istrinya. Pengirim pesan mengaku sebagai sang istri dan menyampaikan bahwa dirinya hendak pulang, namun kehabisan ongkos sehingga meminta dikirim uang sebesar Rp50 juta ke rekening atas nama istrinya.

Karena meyakini pesan tersebut berasal dari istrinya, korban langsung mentransfer uang melalui layanan mobile banking.

Sekitar satu jam kemudian, seorang teman istrinya berinisial WSM (33) datang menemui korban dan meminta agar segera menyelamatkan istri serta anak korban.

“Teman istrinya ini memberi tahu korban langsung, meminta korban menyelamatkan istri dan anaknya. Dia juga mewanti-wanti agar korban tidak pergi sendirian karena di lokasi tersebut banyak orang,” kata Warsito.

Korban kemudian berangkat ke Banyumas bersama dua rekannya dengan pendampingan personel Resmob Polresta Banyumas. Namun, lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan pelaku sudah kosong. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungwuni.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pelacakan digital, petugas mendeteksi keberadaan terduga pelaku yang bergerak ke arah barat melalui jalur Pantura.

“Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, tim berhasil mengendus posisi pelaku dan langsung melakukan penangkapan di SPBU Binaria Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat,” terang Warsito.

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit iPhone 13 warna biru yang merupakan milik istri korban, satu unit telepon seluler Realme C2 yang diduga digunakan pelaku, bukti transfer senilai Rp50 juta, serta cetakan tangkapan layar percakapan melalui Messenger.

Saat ini, AZ masih menjalani proses hukum di Polsek Kedungwuni.

“Terhadap terlapor kita sangkakan pasal penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 KUHP dalam Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023,” pungkas Warsito.

Dalam pemberitaan ini, AZ masih berstatus terduga pelaku dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-01 at 09.42
Mobil Feroza Masuk Jurang di Hutan Sirewog Pekalongan, Balita 3 Tahun Meninggal Dunia
WhatsApp Image 2026-08-01 at 08.50
AWON FC Taklukkan Pandawa Lima Lewat Adu Penalti Dramatis
WhatsApp Image 2026-07-30 at 07.49
DPRD Kabupaten Pekalongan Tinjau Angkringan Alun-alun Kajen, UMKM Tetap Didukung Asal Tertib dan Patuhi Aturan
WhatsApp Image 2026-07-28 at 16.25
Pria Penimbun Mayat di Sawah Kalipancur Ditangkap

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang
KARANGANYAR — Ini bukan pendaftaran calon kepala desa yang berlangsung biasa-biasa saja. Ratusan warga, relawan, dan pendukung mengawal Rudi Prawiro saat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Karanggondang,...
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
KAJEN — Relawan Bolone Mase Indonesia kembali merapatkan barisan. Konsolidasi organisasi digelar di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, Kajen, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Namun jangan buru-buru mengaitkannya...
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
PEKALONGAN – Jalan Watusalam yang sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak kini mulai dibenahi. Senin (7/9/2026), Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir dan wakil ketua DPRD Sumar Rosul...
Muat Lebih

POPULER

BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir