Advertise

KABAR RASIKA

Grand Max Terjun ke Sungai Kaliwadas, Diduga Lupa Tarik Rem Tangan

Grand Max Terjun ke Sungai Kaliwadas, Diduga Lupa Tarik Rem Tangan

Grand Max Terjun ke Sungai Kaliwadas, Diduga Lupa Tarik Rem Tangan

TNI dan Polri bersama warga saat mengevakuasi mobil yang terperosok ke sungai (dok. Istimewa)

KAJEN – Sebuah mobil pick up Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi G 8832 AB dilaporkan terperosok ke Sungai Kaliwadas yang berada di Dukuh Sonje, Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kasubsi Penmas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Dugaan sementara, penyebabnya adalah kelalaian pengemudi yang lupa menarik rem tangan saat kendaraan berhenti.

“Kecelakaan tunggal. Sementara penyebab diduga pengemudi lupa menarik rem tangan saat berhenti,” ujarnya kepada awak media.

Menurut keterangan yang dihimpun, kendaraan dikemudikan oleh Ahmad Yuwono (19) bersama Wahyudi (56), keduanya warga Desa Lebakbarang. Mereka dalam perjalanan pulang dari toko material dan hendak kembali ke rumah menggunakan mobil pick up tersebut.

Sesampainya di jembatan Sungai Kaliwadas, Dukuh Sonje, Ahmad Yuwono mengeluhkan kram pada bagian tangannya. Keduanya pun memutuskan berhenti untuk bergantian menyetir. Namun naas, sesaat setelah berhenti, kendaraan malah tergelincir dan langsung meluncur masuk ke sungai.

“Karena kram, mereka akhirnya berhenti untuk gantian menyetir. Namun setelah berhenti, kendaraan tersebut tergelincir ke Sungai Kaliwadas. Kemungkinan besar pengemudi lupa menarik rem tangan,” jelas Ipda Warsito.

Petugas Polsek Lebakbarang yang menerima laporan langsung menuju lokasi bersama anggota Koramil dan warga sekitar. Proses evakuasi kendaraan dilakukan secara gotong-royong.

“Berkat sinergitas TNI-Polri dan warga, kendaraan berhasil dievakuasi dari sungai,” tambahnya.

Akibat kejadian ini, Ahmad Yuwono mengalami luka memar di bagian kepala sebelah kiri dan telah dirujuk ke RSUD Kajen untuk penanganan lebih lanjut. Sementara Wahyudi hanya mengalami luka ringan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.

Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-09-11 at 08.30
Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK