[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Bupati Fadia dan DPRD Kabupaten Pekalongan Sahkan Raperda APBD 2025

Bupati Fadia dan DPRD Kabupaten Pekalongan Sahkan Raperda APBD 2025

Bupati Fadia dan DPRD Kabupaten Pekalongan Sahkan Raperda APBD 2025

PARIPURNA – Bupati Fadia saat rapat paripurna pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2025 (dok. Prokompim)

KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan, resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2025. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan yang digelar, pada Jumat (29/11/2024).

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, dihadiri para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, para anggota Dewan, Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar, Staff Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, para kepada OPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh anggota DPRD yang telah mencurahkan perhatian penuh selama proses pembahasan Raperda APBD 2025. “Terima kasih kepada seluruh Anggota Dewan yang telah mencurahkan segala perhatiannya guna membahas Rancangan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2025, sehingga pada hari ini Rancangan Peraturan Daerah tersebut dapat kita setujui bersama tepat waktu guna memenuhi amanat konstitusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Fadia menjelaskan bahwa rancangan ini selanjutnya akan dievaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah untuk memastikan keselarasan kebijakan antara pemerintah daerah, provinsi, dan nasional. “Kita telah berupaya agar Rancangan APBD yang kita susun bersama memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun demikian, apabila masih ada catatan dan koreksi dari Gubernur Jawa Tengah maka hasil evaluasi tersebut akan kita jadikan pedoman dalam rangka penyempurnaannya,” jelasnya.

Dalam pemaparan ringkasan APBD 2025, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,338 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, pendapatan transfer, dan pendapatan lainnya yang sah. Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,359 triliun, mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Dari komposisi pendapatan dan belanja daerah tersebut, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp20,7 miliar. Bupati Fadia menegaskan bahwa pembiayaan tersebut akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya, “Penerimaan Pembiayaan Daerah dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2025 ini diperkirakan sebesar Rp20,7 miliar yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SILPA). Adapun untuk Pengeluaran Pembiayaan Daerah Rp. 0,00 . Dengan demikian secara riil defisit sebesar Rp.0,00,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Fadia menekankan bahwa meskipun terdapat dinamika dalam pembahasan, semangat kebersamaan antara eksekutif dan legislatif telah menghasilkan solusi terbaik demi kepentingan masyarakat Kabupaten Pekalongan. “Saran, pemikiran dan catatan yang telah disampaikan oleh segenap Anggota Dewan baik melalui Rapat Kerja maupun Fraksi-fraksi yang tertuang dalam Pandangan Umum dan Kata Akhir, akan kami perhatikan dan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan langkah selanjutnya.,” tutupnya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”

TERKINI

TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
KAJEN – Sebanyak 350 personel Polres Pekalongan disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Pekalongan. Pengamanan diperkuat TNI, Linmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan,...
KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Kajen, Kamis (15/10/2026). Ketua...
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2022-09-29 at 12.42
Executive Karaoke Pekalongan, Tempat Karaoke Terbaik di Jalur Pantura