Advertise

KABAR RASIKA

Halaqoh Ulama Pekalongan Sebagai Bentuk Dukungan Kiyai Kepada Fadia-Sukirman

Halaqoh Ulama Pekalongan Sebagai Bentuk Dukungan Kiyai Kepada Fadia-Sukirman

Halaqoh Ulama Pekalongan Sebagai Bentuk Dukungan Kiyai Kepada Fadia-Sukirman

HALAQOH – Calon Wakil Bupati, Sukirman saat menghadiri Halaqoh Ulama Pekalongan sebagai bentuk dukungan para kiyai kepada Paslon Fadia Sukirman (22/11/2024 – dok. Bagus Rasika FM)

Kajen- Usai Kampanye Akbar di Lapangan Kebonagung Kecamatan Kajen, Jumat (22/11/2024) siang, Paslon 01 Fadia-Sukirman langsung menggelar Halaqoh Ulama Pekalongan. Acara ini dilaksanakan Pondok Al-Ustmani Desa Gejlik Kecamatan Kajen tersebut dihadiri oleh tokoh PKB, diantarannya Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori, Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan Asip Kholbihi, Calon Wakil Bupati Pekalongan No urut 01, Sukirman serta ratusan kiyai se Pekalongan.

Ditemui usai kegiatan, Sukirman mengatakan, Halaqoh Ulama Pekalongan ini disamping diisi dengan istighosah juga meminta doa dari para kiyai serta meneguhkan dukungan kyai NU serta cultural NU kepada pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pekalongan Fadia-Sukirman.

“Gus Yusuf sudah beberapa kali ke Kabupaten Pekalongan, diantaranya saat di Pekajangan dan tadi saat kampanye akbar. Pihaknya menegaskan kepada para santri, alumninya, serta jaringan kultur NU agar mendukung Paslon Fadia-Sukirman,” katanya.

Ditanya terkait harapan kyai kepada Paslon 01, Sukirman mengatakan, para kyai berharap agar program Bupati Fadia diteruskan, khususnya dalam memerangi kemaksiatan terutama peredaran minuman keras (miras).

“meski peredaran miras tidak hanya di Kabupaten Pekalongan, namun sebagai Kota Santri tentu kita bentengi sejak awal, dengan langkah preventif dan konkrit. Para kyai menitipkan kepada kami, nanti kita cek dulu apakah ada Perda miras atau belum, kalau belum kita dorong, kalau sudah kita akan eksekusi Perbup tersebut,” terangnya.

Dijelaskannya, bahwa memerangi peredaran miras tersebut, karena di beberapa daereh seperti di luar Jawa, DIY dan beberapa daerah lain ada yang sampai menimbulkan korban jiwa serta membawa dampak buruk bagi masyarakat.

“karena itulah yang menggerakkan para kyai untuk protes peredaran miras. Dan tidak kalah penting bagai generasi muda akan kita fasilitasi dengan kegitan positif untuk menghindari miras, diantaranya dengan meningkatkn kesenian dan olahraga sesuai visi-misi kita,” tandasnya. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk

TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
KAJEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan mulai mengakselerasi program peremajaan tanaman tebu melalui Program Bongkaratoon Tebu 2026. Program tersebut menjadi salah satu...
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah usai seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang...
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
KAJEN – Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) untuk kedua kalinya menggelar aksi terbuka di kawasan Komplek Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026). Lima mobil yang dipenuhi stiker berisi berbagai...
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
KAJEN – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kembali terungkap. Seorang pria berinisial HF (24) ditangkap Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah diduga menguasai...
WhatsApp Image 2026-07-06 at 09.40
Pemuda di Karangdadap Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
KAJEN – Seorang pemuda berinisial DF (20), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Minggu (5/7/2026) pagi. Korban mengalami luka...
Muat Lebih

POPULER

Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-07-31 at 17.57
Dari Anak Petani hingga Puncak Parlemen Daerah: Kisah Perjalanan Politik H. Abdul Munir, Ketua DPRD Pekalongan
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat