[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Sukirman Kerahkan TNI, Polisi hingga RT/RW Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Sukirman Kerahkan TNI, Polisi hingga RT/RW Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Sukirman Kerahkan TNI, Polisi hingga RT/RW Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan sambutan dalam Roadshow Sinergitas bersama Bapenda Provinsi Jawa Tengah di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sukirman menegaskan komitmen Pemkab Pekalongan mengoptimalkan penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor melalui sinergi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, pemerintah desa, hingga berkoordinasi dengan TNI dan Kepolisian guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) – Dok. Istimewa

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai mengencangkan upaya penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan akan mengerahkan seluruh perangkat pemerintahan, termasuk berkoordinasi dengan TNI dan Kepolisian, untuk mengoptimalkan penagihan kepada para wajib pajak.

Langkah tersebut ditempuh sebagai bagian dari strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pekalongan dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Pernyataan itu disampaikan Sukirman usai menghadiri Roadshow bersama Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah dalam forum High Level Meeting Sinergitas di Aula Lantai I Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/7/2026).

Sukirman menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendapat supervisi dari Bapenda Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor.

“Dalam rangka menaikkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mendapatkan supervisi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam hal ini Bapenda, melalui forum high level meeting atau rapat sinergitas,” kata Sukirman.

Dalam forum tersebut, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendapat tugas mengoptimalkan penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor kepada para wajib pajak dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan.

“Mulai dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan sendiri, kepala-kepala dinas, khususnya BPKD, kemudian kita juga melibatkan para camat, para desa, dan berkoordinasi dengan Kepolisian serta TNI,” ujarnya.

Tak hanya itu, upaya penagihan juga akan diperkuat hingga tingkat pemerintahan paling bawah, yakni RT dan RW. Menurut Sukirman, pola tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat sebagaimana yang selama ini diterapkan pada penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Harapan kita dengan mengoptimalkan seluruh perangkat sampai tingkat RT/RW seperti halnya pajak bumi dan bangunan, pendapatan asli daerah akan maksimal,” ucapnya.

Ia menegaskan, peningkatan PAD sangat dibutuhkan untuk menopang berbagai program pelayanan publik. Dana dari sektor pajak akan digunakan untuk membiayai pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pekalongan.

Sukirman juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. Menurutnya, kondisi fiskal yang belum stabil, perkembangan ekonomi, hingga berbagai informasi yang beredar di media sosial turut memengaruhi kepercayaan masyarakat.

“Memang ada problem di tengah situasi fiskal yang tidak menentu, perkembangan ekonomi, kemudian efek negatif dari perkembangan di dunia media sosial, termasuk pertanyaan apakah pajak akan dikelola dengan baik. Hal itu membuat sebagian masyarakat menjadi enggan membayar pajak,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Pekalongan memilih mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengejar target penerimaan pajak kendaraan bermotor.

“Dengan data yang ada dan kemampuan yang ada, nanti kita akan coba melakukan pendekatan-pendekatan yang positif agar target-target pendapatan yang ditetapkan bisa tercapai,” pungkasnya. (Gus)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit