Advertise

KABAR RASIKA

DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC

DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC

DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC

Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan Ahmad Ridhowi (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Ruben R. Prabu Faza saat memberikan keterangan kepada reporter Rasika FM Pekalongan, terkait sikap DPRD yang siap menunda pembangunan gedung baru demi pemenuhan anggaran layanan kesehatan UHC bagi masyarakat (dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan)

Kajen – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk mendahulukan kepentingan masyarakat di tengah polemik penonaktifan kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) yang dikeluhkan warga sejak awal tahun 2026. Salah satu langkah yang siap diambil adalah menunda pembangunan gedung baru DPRD demi pemenuhan anggaran layanan kesehatan.

Sikap tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ruben R. Prabu Faza, usai rapat paripurna Penyampaian Jawaban Fraksi atas Pendapat Bupati Pekalongan terhadap Raperda Inisiatif DPRD, Rabu (7/1/2026), di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.

Ruben mengungkapkan, DPRD menerima banyak aduan dari masyarakat terkait penonaktifan UHC yang berdampak langsung pada akses layanan kesehatan.

“Keluhan masyarakat ini sangat banyak dan nyata. Mereka sudah terbiasa menggunakan UHC ketika sakit. Begitu dinonaktifkan, dampaknya langsung terasa karena harus membayar sendiri,” tegasnya.

Ia menjelaskan, meskipun penonaktifan dilakukan berdasarkan klasifikasi tertentu, fakta di lapangan menunjukkan masih ada warga yang sebenarnya belum mampu namun justru terdampak kebijakan tersebut.

Untuk itu, DPRD mendorong pemerintah daerah agar segera memenuhi kekurangan anggaran UHC agar layanan kesehatan dapat kembali berjalan optimal seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Salah satu opsi yang paling memungkinkan adalah mengalihkan atau menunda anggaran pembangunan gedung DPRD. Kalau itu menjadi kesepakatan bersama demi masyarakat, kami sangat siap dan ikhlas,” ujar Ruben.

Sikap tersebut juga mendapat dukungan dari pimpinan DPRD lainnya, Ahmad Ridhowi. Ia menegaskan, DPRD solid dan mengikuti aspirasi mayoritas anggota dalam menyikapi persoalan UHC.

“Pada prinsipnya kami pimpinan mengikuti suara dan keputusan bersama anggota DPRD. Jika mayoritas sepakat anggaran dialihkan demi kepentingan masyarakat dan UHC, tentu itu yang akan kami perjuangkan,” kata Ahmad Ridhowi.

Menurutnya, polemik UHC harus disikapi secara arif dengan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama, bukan semata-mata proyek fisik atau pembangunan gedung.

DPRD berharap pemerintah daerah segera melakukan validasi data peserta serta pemenuhan kekurangan anggaran agar seluruh masyarakat yang berhak dapat kembali menikmati layanan kesehatan melalui program UHC.

“Yang terpenting, masyarakat tidak lagi waswas ketika sakit. Akses layanan kesehatan harus kembali terbuka dan terjamin,” pungkas Ruben. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk

TERKINI

TMMD1
Jalan Desa Wonorejo Jadi Sasaran Utama TMMD Tahap III, Pembangunan 800 Meter Resmi Dimulai
PEKALONGAN – Upaya membuka akses dan memperkuat konektivitas di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, mulai dijalankan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026....
WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
KAJEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan mulai mengakselerasi program peremajaan tanaman tebu melalui Program Bongkaratoon Tebu 2026. Program tersebut menjadi salah satu...
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah usai seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang...
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
KAJEN – Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) untuk kedua kalinya menggelar aksi terbuka di kawasan Komplek Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026). Lima mobil yang dipenuhi stiker berisi berbagai...
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
KAJEN – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kembali terungkap. Seorang pria berinisial HF (24) ditangkap Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah diduga menguasai...
Muat Lebih

POPULER

Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat