Advertise

KABAR RASIKA

Dokter Spesialis Masuk Desa: Warga Kreyo Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Rumah Sakit

Dokter Spesialis Masuk Desa: Warga Kreyo Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Rumah Sakit

Dokter Spesialis Masuk Desa: Warga Kreyo Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Rumah Sakit

Dok. Istimeawa

Pemalang – Senyum lega menghiasi wajah ratusan warga Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Kamis (25/9). Untuk pertama kalinya, mereka bisa merasakan layanan kesehatan dari dokter spesialis langsung di desanya—tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit.

Semua berkat program Speling Melesat (Spesialis Keliling Mendekatkan Layanan Kesehatan Masyarakat), sebuah inisiatif kolaboratif lintas sektor yang menghadirkan dokter spesialis ke desa, lengkap dengan pemeriksaan gratis dan pelayanan administrasi BPJS.

Sejak pagi, halaman Balai Desa Kreyo dipadati warga dari berbagai kalangan—lansia, ibu hamil, hingga pasien dengan penyakit menahun. Mereka antusias menunggu giliran untuk diperiksa oleh tim medis dari RSUD dr. Adhyatma MPH Provinsi Jawa Tengah yang bekerja sama dengan Puskesmas Kalimas.

Salah satu warga, Santi (45), mengaku sangat terbantu. “Biasanya kalau periksa ke rumah sakit harus antre panjang dan mengeluarkan ongkos transportasi. Tapi dengan program Speling, saya bisa langsung konsultasi dengan dokter spesialis di desa. Bahkan ada kader yang datang ke rumah untuk memberi tahu jadwal dan menjemput warga,” katanya.

Tiga Desa Sudah Dijangkau

Camat Randudongkal, Slamet Edy Riyanto, mengungkapkan bahwa Desa Kreyo adalah lokasi ketiga pelaksanaan program ini. Sebelumnya, Speling Melesat telah sukses digelar di Desa Kalitorong dan Desa Semingkir.

“Harapan kami, manfaat program ini tidak hanya dirasakan di Randudongkal, tapi juga bisa diperluas ke seluruh desa di Jawa Tengah,” ujarnya.

Apresiasi Istri Bupati dan Dukungan Lintas Sektor

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Noor Faizah Maenofie, istri Bupati Pemalang, yang secara resmi membuka layanan Speling di Desa Kreyo. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan, RSUD dr. Adhyatma, dan Puskesmas Kalimas yang telah berkolaborasi menghadirkan layanan ini. Ini adalah langkah besar untuk masyarakat desa agar bisa mendapat layanan kesehatan berkualitas tanpa hambatan,” ucapnya.

Noor Faizah juga mengingatkan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan rutin, bukan hanya datang saat sakit. “Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Masyarakat harus menjaga kesehatan agar tetap produktif,” tambahnya.

BPJS Keliling Permudah Urusan Administrasi

Tak hanya layanan medis, BPJS Kesehatan juga menghadirkan BPJS Keliling yang memberikan kemudahan administrasi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Layanan ini memungkinkan warga mengurus perubahan data, registrasi aplikasi Mobile JKN, hingga konsultasi tanpa harus ke kantor cabang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu, menegaskan komitmen BPJS untuk terus mendekatkan layanan kepada masyarakat. “Kami ingin peserta JKN tidak hanya mendapat layanan kesehatan, tapi juga kemudahan administrasi. Dengan BPJS Keliling di lokasi Speling, semua urusan bisa diselesaikan di tempat—dekat, cepat, dan menyeluruh,” tegasnya.

Layanan Kesehatan yang Lebih Dekat dan Merata

Speling Melesat hadir sebagai bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tidak harus selalu berpusat di kota atau rumah sakit besar. Melalui pendekatan jemput bola dan kolaborasi lintas sektor, kini akses layanan spesialis bisa dijangkau lebih merata—hingga ke pelosok desa.

Program ini menjadi harapan baru bagi warga desa yang selama ini terkendala jarak dan biaya dalam memperoleh layanan kesehatan berkualitas.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk

TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
KAJEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan mulai mengakselerasi program peremajaan tanaman tebu melalui Program Bongkaratoon Tebu 2026. Program tersebut menjadi salah satu...
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah usai seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang...
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
KAJEN – Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) untuk kedua kalinya menggelar aksi terbuka di kawasan Komplek Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026). Lima mobil yang dipenuhi stiker berisi berbagai...
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
KAJEN – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kembali terungkap. Seorang pria berinisial HF (24) ditangkap Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah diduga menguasai...
WhatsApp Image 2026-07-06 at 09.40
Pemuda di Karangdadap Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
KAJEN – Seorang pemuda berinisial DF (20), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Minggu (5/7/2026) pagi. Korban mengalami luka...
Muat Lebih

POPULER

DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
WhatsApp Image 2025-07-31 at 17.57
Dari Anak Petani hingga Puncak Parlemen Daerah: Kisah Perjalanan Politik H. Abdul Munir, Ketua DPRD Pekalongan