Advertise

KABAR RASIKA

Bupati Fadia Hadiri Pagelaran Seni dan Budaya Wayang Santri

Bupati Fadia Hadiri Pagelaran Seni dan Budaya Wayang Santri

Bupati Fadia Hadiri Pagelaran Seni dan Budaya Wayang Santri

WAYANG SANTRI – Bupati Fadia saat menghadiri pagelaran wayang santri di Kwagean Kecamatan Wonopringgo (07/08/2024 – dok. Prokompim)

KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menghadiri acara Pagelaran Seni Budaya Wayang Santri Desa Kwagean, Kecamatan Wonopringgo, Rabu (07/08/2024) malam. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-402 Tahun.

Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Para Kepala OPD, dan Unsur Forkopimcam turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengucapkan terima kasih atas peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-402 dan Hari Kemerdekaan RI Ke-79 dengan penuh kemeriahan di Desa Kwagean.

“Terima kasih Pak Camat, seluruh kepala desa Se-Kecamatan Wonopringgo dan khususnya Kepala Desa Kwagean beserta seluruh perangkatnya karena menyambut Hari Jadi Kabupaten Pekalongan dan juga menyambut HUT RI-79 ini dengan meriah,” ujarnya.

Melalui acara tersebut, Bupati Fadia mengajak seluruh warga untuk berdoa bersama agar Desa Kwagean dan Kecamatan Wonopringgo diberikan rezeki yang berlimpah dan segala hajat dikabulkan oleh Allah.

“Mari kita semua berdoa bersama-sama agar desa yang kita cintai ini, serta Kecamatan Wonopringgo, diberikan Allah rezeki yang berlimpah ruah dan segala hajat dan maksud warga dikabulkan oleh Allah. Semoga acara ini berjalan dengan baik dan masyarakat bisa menikmatinya,” ujar Bupati.

Camat Wonopringgo, Sigit Kurniawan, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan sukses dan lancar.

“Kami mendukung segala kegiatan yang bermanfaat bagi warga dan masyarakat, baik itu kegiatan keagamaan, seni, dan budaya. Yang intinya menjadi wadah silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat, menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Sigit juga mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan rasa nasionalisme, kebanggaan, dan semangat patriotisme dengan memeriahkan kegiatan-kegiatan di lingkungan masing-masing selama bulan Agustus ini.

Kepala Desa Kwagean Seto Bayu Aji mengajak masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan wayang dan mengambil hikmah dari kisahnya. “Semoga pertunjukan ini membawa berkah bagi Desa Kwagean dan berjalan dengan tertib,” tuturnya.

Sumber : Prokompim Kab. PKL

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
WhatsApp Image 2024-01-25 at 16.14
Pasar Desa Mrican Berdiri Tanpa Koordinasi, Kades Mrican Buka Suara
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka