Advertise

KABAR RASIKA

ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji

ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji

ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji

Oknum ASN berinisial T yang diduga terlibat praktik percaloan tenaga kerja outsourcing dengan iming-iming pekerjaan, namun hingga kini uang korban belum dikembalikan dan janji belum terealisasi (dok. tangkapan layar)

KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing dengan modus menjanjikan pekerjaan kepada korban, namun berujung tanpa kejelasan.

T, yang sebelumnya bertugas di Bagian Umum Setda Pemerintah Kabupaten Pekalongan, disebut menawarkan akses pekerjaan kepada sejumlah orang sejak sekitar tahun 2024. Syaratnya, korban diminta menyerahkan sejumlah uang sebagai “pelicin” agar bisa masuk kerja.

Namun, setelah uang disetorkan, harapan tinggal harapan. Hingga berbulan-bulan, bahkan lebih dari satu tahun, para korban tak kunjung menerima panggilan kerja seperti yang dijanjikan.

Alih-alih mendapatkan pekerjaan, para korban justru merasa dipermainkan. Uang yang telah diserahkan—disebut mencapai puluhan juta rupiah—hingga kini belum juga dikembalikan.

Pihak keluarga korban mengaku hanya berharap satu hal sederhana: uang mereka kembali utuh. Namun, harapan itu belum juga terwujud.

Upaya meminta kepastian telah berulang kali dilakukan. Bahkan, pada Maret 2024, terduga pelaku sempat menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk mengembalikan uang korban.

Fakta di lapangan berkata lain. Lebih dari setengah tahun berlalu sejak surat itu dibuat, janji tersebut tak kunjung ditepati.

“Sudah ada surat hitam di atas putih, tapi sampai sekarang hanya janji-janji saja,” ungkap salah satu keluarga korban (08/04/2026).

Keluarga korban juga telah berupaya menemui T, yang kini diketahui telah berpindah tugas ke salah satu kecamatan. Informasi yang dihimpun, atasan pelaku disebut telah mengetahui persoalan tersebut.

Namun hingga kini, belum ada penyelesaian konkret. Uang para korban masih belum kembali, sementara kejelasan nasib kasus ini juga belum terlihat.

Setiap kali ditemui, T disebut hanya memberikan janji tanpa realisasi.

“Iya nanti bulan depan 2026 ini ketemu saya di rumah biar istri tahu,” ujar T, yang diketahui berdomisili di Kecamatan Kesesi baru-baru ini.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan posisi oleh oknum aparatur negara. Publik kini menanti langkah tegas dari pihak berwenang untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran, sekaligus memberi kepastian hukum bagi para korban.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
KAJEN — Pembangunan ruas jalan Bukur–Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, telah rampung. Namun, jalan tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu masa waktu teknis sebelum...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
KAJEN — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pekalongan 2026 mulai memasuki proses verifikasi berkas pendaftaran bakal calon kepala desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan...
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
cardinal
TOK..!! Vonis 2 Tahun 4 Bulan Untuk Pemalsu Celana Cardinal