Advertise

KABAR RASIKA

Syawalan Pantai Wonokerto Diserbu Ribuan Pengunjung, Siang Hari Tembus 4.000 Orang

Syawalan Pantai Wonokerto Diserbu Ribuan Pengunjung, Siang Hari Tembus 4.000 Orang

Syawalan Pantai Wonokerto Diserbu Ribuan Pengunjung, Siang Hari Tembus 4.000 Orang

Ribuan wisatawan memadati kawasan Pantai Wonokerto saat tradisi Syawalan 2026. Suasana teduh di bawah rindangnya cemara laut dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai bersama keluarga, menandai tingginya antusiasme masyarakat pasca Lebaran (dok. Bagus – Rasika fm Pekalonga)

WONOKERTO — Tradisi Syawalan atau tujuh hari pasca Lebaran di Wisata Pantai Wonokerto kembali menunjukkan daya tariknya. Hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat telah mencapai sekitar 4.000 orang, menandakan tingginya minat masyarakat untuk berwisata di kawasan pesisir tersebut.

Direktur Bumdes Mitra Mina Wonokerto, Krisandi Oktofredi, menyampaikan bahwa lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak pagi hari, dengan dominasi kendaraan roda dua.

“Untuk kunjungan pada tanggal 28 ini, khususnya acara Syawalan tahun 2026, jam 12 siang sudah mencapai 4.000 orang. Dari jam 6 pagi sampai jam 12 ini pengunjung banyak didominasi dari roda dua,” ujarnya kepada awak media pada Sabtu (28/03/2026).

Ia menambahkan, tren kunjungan sejak H+1 hingga H+6 Lebaran juga cukup tinggi. Rata-rata tercatat sekitar 2.500 kendaraan roda dua dan 300 kendaraan roda empat masuk ke kawasan wisata setiap harinya.

Namun demikian, capaian total pengunjung tahun ini masih akan ditentukan hingga masa penutupan kegiatan. Pada Syawalan 2025 lalu, jumlah pengunjung disebut mampu menembus angka 11.200 orang dalam satu hari.

“Memang cuaca dan air pasang sangat mempengaruhi dari kunjungan wisatawan yang datang,” jelas Krisandi.

Dari sisi fasilitas, pengelola terus berupaya meningkatkan kenyamanan pengunjung. Saat ini tersedia pondok kuliner, gazebo, mushola, hingga fasilitas mandi bilas (MCK). Selain itu, terdapat 52 lapak UMKM yang turut meramaikan kawasan wisata.

“Untuk penambahan fasilitas ke depan tetap akan kita lakukan, termasuk MCK,” imbuhnya.

Target pengunjung tahun ini dipatok realistis, berkaca pada kondisi cuaca yang kerap berubah. Meski demikian, pihak pengelola tetap berharap angka kunjungan bisa menyamai bahkan melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Kita berharap Syawalan tahun 2026 ini bisa mencapai seperti tahun kemarin atau melebihi, yang standarnya antara 10.000 sampai 15.000 pengunjung dalam satu hari,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan sekaligus Dewan Pengawas Bumdes Mitra Mina, Sumar Rosul, mengapresiasi perkembangan wisata Pantai Wonokerto yang dinilai terus menunjukkan progres positif dari tahun ke tahun.

“Dari tahun ke tahun ada progres yang cukup bagus, ada pergerakan yang luar biasa dengan situasi alam yang apa adanya,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti dukungan pemerintah dalam pengembangan infrastruktur, termasuk pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata.

“Tahun ini juga ada atensi dari Provinsi melalui bantuan keuangan ke Pemerintah Daerah untuk peningkatan jalan cor beton yang masuk ke akses wisata pantai,” jelasnya.

Menurutnya, Pantai Wonokerto memiliki keunggulan sebagai wisata rakyat yang terjangkau, baik dari sisi lokasi maupun biaya. Selain menawarkan suasana alami, kawasan ini juga menjadi pilihan alternatif hiburan keluarga tanpa harus bepergian jauh.

“Harganya terjangkau semua, tidak ada ‘harga mukul’, semua dikendalikan oleh pengelola,” tegas Sumar.

Dengan tren kunjungan yang terus meningkat dan dukungan fasilitas yang terus dibenahi, Pantai Wonokerto dinilai semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, khususnya dalam momentum Syawalan.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan
WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara

TERKINI

WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan
KAJEN – Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Pekalongan mulai dibahas serius. DPRD Kabupaten Pekalongan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bagian Hukum, serta...
WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
KAJEN – Agenda kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Kabupaten Pekalongan kembali menuai sorotan dari sejumlah elemen masyarakat sipil. Di tengah berbagai persoalan daerah, mulai dari infrastruktur rusak...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
KAJEN – Perselisihan keluarga yang berujung pada perusakan kaca jendela rumah di Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, berhasil diselesaikan melalui mediasi yang melibatkan perangkat lingkungan...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara
KAJEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan memberikan pembinaan kepada sejumlah relawan pengatur lalu lintas atau yang kerap disebut “Pak Ogah” di beberapa titik jalan strategis...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.06
RSUD Kraton Terjunkan X-Ray Portable AI, Deteksi TBC Kini Tak Sampai Satu Menit
KAJEN – Upaya menekan penyebaran tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pekalongan terus diperkuat. Di tengah masih tingginya jumlah kasus dan belum optimalnya pelacakan pasien, RSUD Kraton memanfaatkan teknologi...
Muat Lebih

POPULER

ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
LOGO HARI JADI 403 (1)
Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Pekalongan 2025
IMG-20260127-WA0009
Tiga Pemuda di Talun Diamankan, Diduga Terlibat Peredaran Bibit Tembakau Sintetis