Advertise

KABAR RASIKA

Perwakilan Negara Tetangga Rayakan HUT Ke-78 RI di Semarang

Perwakilan Negara Tetangga Rayakan HUT Ke-78 RI di Semarang

Perwakilan Negara Tetangga Rayakan HUT Ke-78 RI di Semarang

Foto: Humas Pemprov Jateng

Semarang – Sejumlah perwakilan negara tetangga menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)Ke-78 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Pancasila, Kawasan Simpang Lima, Semarang, Kamis.

Perwakilan negara tetangga yang hadir memenuhi undangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu adalah perwakilan Konsulat Jenderal Australia di Indonesia Fiona Hoggart, Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng, dan perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok Lai Dan.

“Terima kasih sekali sudah datang,” kata Ganjar saat menemui perwakilan negara tetangga usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-78 RI.

Sebagai perwakilan negara sahabat, perempuan yang mengenakan kebaya warna merah itu menyampaikan apresiasi karena Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengundangnya dalam Upacara Peringatan HUT Ke-78 RI.

“Kami dari Konjen Australia di Surabaya mewakili bangsa Australia. Hari yang sangat istimewa bagi negara tetangga, negara sahabat Indonesia, yaitu Hari Kemerdekaan Indonesia, Dirgahayu Indonesia,” kata Fiona.

Ia melanjutkan, “Kami sangat senang mendapat kesempatan ini untuk mengucapkan congratulations, selamat kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah dan kepada semua bangsa dari Provinsi Jawa Tengah dari kami Australia. Matur nuwun,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Dubes Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng yang mengaku senang bisa hadir di upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Jawa Tengah.

“Kami senang bisa hadir di upacara di Semarang ini. Saya mengucapkan salam hangat selamat atas peringatan kemerdekaan Indonesia ini,” katanya.

Saat membacakan amanat upacara, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dari berbagai kalangan seperti petani, nelayan, buruh pabrik, hingga aparatur sipil negara.

“Mereka telah banyak bekerja keras mewujudkan impian para pejuang kemerdekaan, yakni kemakmuran hingga kemajuan Indonesia, dan itu bukan kerja satu golongan atau satu orang saja,” ujarnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2025-12-20 at 10.48
Kapolres Pekalongan Sisir Titik Rawan, Nataru Ditarget Aman
Picture1
RSUD Kajen Raih Penghargaan Nasional BPJS Kesehatan Lewat Inovasi NeuCare untuk Pasien Stroke
WhatsApp Image 2025-12-04 at 13.57
RS HA Zaky Djunaid Perkuat Sinergi Polisi Lewat Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Laka Lantas
WhatsApp Image 2025-11-29 at 07.11
Jebakan Benang Jahit Bikin Residivis Terkapar: Aksi Curanmor di Ketitang Kidul Buyar Seketika

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-27 at 12.14
Jalan Ambles Bojong–Kalijambe Disidak DPRD, Diminta Masuk Prioritas Perbaikan 2026
KAJEN – Kerusakan jalan ambles di ruas Pantianom (Kecamatan Bojong) hingga Jembatan Kalijambe (Kecamatan Sragi) mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pekalongan. Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI...
SEMANGKA
Truk Semangka Terguling di Pantura Wiradesa, Dua Mobil Tertimpa
KAJEN – Sebuah truk bermuatan semangka mengalami kecelakaan di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa terjadi di sebelah barat perempatan lampu...
SYAWALAN
10 Ribu Megono Gratis Siap Dibagikan, Pemkab Pekalongan Ajak Warga Serbu Syawalan di Linggo Asri
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak masyarakat meramaikan acara Syawalan Megono yang akan digelar di Obyek Wisata Linggo Asri, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 07.00...
PARIPUR
DPRD Pekalongan Terima LKPJ 2025, Soroti Evaluasi Kinerja dan Arah Kebijakan ke Depan
KAJEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pekalongan Akhir Tahun Anggaran...
JALAN RUSAKx
Janji Perbaikan Sebelum Lebaran Tak Terbukti, Warga Buaran–Karangdadap Merasa “Diprank”
KAJEN – Kerusakan jalan di ruas Buaran hingga Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, kembali menuai keluhan warga. Hingga H+4 Idul Fitri 2026, kondisi jalan tersebut masih jauh dari kata layak, meski sebelumnya...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
Gambar WhatsApp 2023-12-25 pukul 17.56
Pasar Grogolan Ramai Jadi Kunjungan Caleg
SYAWALAN
10 Ribu Megono Gratis Siap Dibagikan, Pemkab Pekalongan Ajak Warga Serbu Syawalan di Linggo Asri