Advertise

KABAR RASIKA

Pengelolaan Dana Desa, Kajari Kabupaten Pekalongan : Kepala Desa Harus Terbuka

Pengelolaan Dana Desa, Kajari Kabupaten Pekalongan : Kepala Desa Harus Terbuka

Pengelolaan Dana Desa, Kajari Kabupaten Pekalongan : Kepala Desa Harus Terbuka

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan menggelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa 2023 untuk pejabat di tingkat Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Pekalongan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Pekalongan pada hari Senin (30/1/2023).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pekalongan, Feni Nilasari dalam sosialisasi Jaga Desa meminta kepada para Kepala Desa terbuka. Dengan begitu tidak menjurus ke ranah melanggar hukum.

Menurutnya, sosialisasi Jaga Desa merupakan salah satu program pemerintah dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa. Terutama penyaluran dana desa yang mengalami perkembangan banyak di setiap tahunnya, sesuai dengan masyarakat desa.

“Jadi pemerintah mempunyai program yang sangat baik, untuk itu dalam sosialisasi saat ini dari Kejaksaan tidak hanya melakukan sosialisasi saja namun ada pemahaman wawasan dan pendampingan hukum, ” katanya.

Tujuannya untuk pendampingan, memberikan ruang konsultasi Kades untuk menanyakan mana-mana saja Dana Desa. Bisa pula terkait dengan inflasi atau dengan dana yang ada di desa itu jadi sudah menjadi salah satu tugas Kejaksaan.

“Kadang-kadang saya memerintahkan para kasi kasi kita untuk turun dengan surat perintah Surat Perintah yang saya tanda tangan. Untuk itu kepada para Lurah dan para Camat jangan khawatir bahwa mereka tetap sepengetahuan saya. Mereka sedang melakukan tugas untuk mengenalkan tugas mereka, ” jelasnya.

Seperti Intel memiliki tugas untuk jaga desa, karena banyak pula Bumdes yang sudah dilaporkan oleh para LSM. Laporan-laporan itu adalah hal biasa, itulah tujuannya mendampingi.

“Jadi Bapak Ibu tidak usah khawatir, kalau orang bilang itu ‘jangan ada dusta diantara kita’. Tujuannya supaya benar, supaya tidak mengarah ke perbuatan ke ranah hukum. Bahkan saya sudah mengatakan ke bupati saya, berharap adanya komunikasi yang baik dari kepala desa dan camat ke saya. Atau bisa ke para Kasi, karena apa yang disampaikan dari para Kasi saya akan sampai ke saya dan saya laporkan Kajati,” imbuhnya.

Melalui pendampingan lanjut dia, yang sudah menjadi program presiden itu juga menjadi ranah Kejari.

“Saya minta kepada bapak ibu mohon ada korelasi dan koordinasi kerjasama yang baik. Komunikasi yang baik kepada kami, sampaikan kepada kami sesuatu yang menjadi permasalahan Bapak Ibu atau ketidak mampuan sehingga mendapat wawasan arahan yang baik,”ujarnya.

“Saya ingin memberikan pencerahan kepada Bapak Ibu Kepala Desa sesuai dengan arahan perintah Bapak Jaksa Agung yang kemarin di Sentul. Pada saat itu juga ada Bupati, Kapolres, Dandim, dimana Jaksa Agung mengarahkan ke preventif, ” imbuhnya.

Tag :

BACA JUGA :

KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar

TERKINI

KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Kajen, Kamis (15/10/2026). Ketua...
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
​KAJEN – Tingginya angka penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Pekalongan memaksa Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) / Samsat Kajen putar otak. Berdasarkan data terakhir, tercatat...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
KARANGDADAP – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mulai dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026)....
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026