Kepala Dinas Sebut “Berita Sampah”, Saksi Tetap Ngotot: Kini Muncul Dugaan Uang untuk “Membungkam” Pemberitaan

KAJEN – Bola panas dugaan hubungan khusus seorang Kepala Dinas strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan staf perempuan berinisial DL belum juga padam. Setelah sebelumnya muncul keterangan seorang saksi yang mengaku memergoki keduanya di ruang kerja, kini Kepala Dinas berinisial M memberikan bantahan keras. M bahkan menyebut informasi yang beredar sebagai “berita sampah” dan … Read more

Duh..!! KEPALA DINAS DIDUGA “MAIN HATI” DENGAN STAF, SAKSI BONGKAR ADEGAN DI RUANG KERJA

KAJEN – Ada apa dengan Kepala Dinas yang satu ini?

Di tengah kesibukan mengurus roda pemerintahan dan pelayanan publik, muncul cerita yang bikin telinga panas. Seorang Kepala Dinas strategis dengan serapan anggaran jumbo di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan diduga memiliki hubungan khusus dengan seorang staf perempuan berinisial DL.

Bukan kabar yang baru berembus kemarin sore. Informasi yang dihimpun menyebut, dugaan kedekatan keduanya sudah menjadi buah bibir sejak lebih dari dua tahun lalu.

Sejumlah pihak disebut pernah mencoba mengingatkan. Caranya pun tidak langsung “main tabrak”, melainkan secara halus. Namun kabar mengenai kedekatan keduanya disebut masih terus berjalan.

Yang membuat cerita ini makin panas, Kepala Dinas maupun DL disebut sama-sama telah memiliki pasangan sah.

Lantas, apa sebenarnya yang terjadi?

SAKSI: SAYA PERNAH MEMERGOKI

Seorang saksi berinisial A mengaku pernah mengalami sendiri momen yang membuatnya memilih mundur teratur.

Kepada reporter Rasika FM pada Sabtu (15/8/2026), A menceritakan pengalamannya ketika hendak menemui Kepala Dinas di ruang kerjanya.

Saat pintu dibuka, A mengaku kaget melihat Kepala Dinas bersama seorang perempuan yang disebutnya memiliki ciri mengarah pada seseorang berinisial DL.

“Saya waktu itu berniat menemui pak kepala, namun saat membuka pintu saya kaget karena di dalam ada perempuan yang diduga dalam posisi “sangat dekat” dengan kepala dinas. Akhirnya saya langsung balik badan dan tidak jadi masuk ruangan,” ujar A.

A mengaku bukan baru kali itu mendengar kabar mengenai kedekatan keduanya.

Namun selama ini ia memilih diam.

“Saya sudah lama tahu,” kata A, tanpa menjelaskan lebih jauh kapan dan berapa kali dirinya mengetahui kedekatan tersebut.

RUMAH KONTRAKAN JUGA JADI SOROTAN

Cerita tak berhenti di ruang kerja.

Sumber lain menyebut Kepala Dinas tersebut pernah bertamu ke rumah kontrakan DL hingga larut malam.

Kedatangan tamu hingga malam itu bahkan disebut sempat menjadi perhatian lingkungan sekitar dan berujung teguran dari ketua RT setempat.

Namun saat dilakukan penelusuran, DL ternyata sudah tidak tinggal di rumah kontrakan tersebut.

Seorang tetangga membenarkan bahwa DL telah pindah.

“Sudah pindah dan tidak mengetahui ke mana pindahnya,” ujar tetangga tersebut.

Tetangga itu juga membenarkan bahwa suami DL bekerja di luar kota.

Ke mana DL pindah setelah meninggalkan rumah kontrakan tersebut? Tetangga mengaku tidak mengetahuinya.

LEGISLATOR: “BUKAN HAL BARU”

Menariknya, isu mengenai dugaan kedekatan Kepala Dinas tersebut ternyata juga sampai ke telinga seorang legislator.

Menurut legislator tersebut, kabar mengenai Kepala Dinas itu bukan sesuatu yang mengejutkan.

Ia bahkan mengaku pernah mendengar informasi mengenai kedekatan Kepala Dinas dengan seorang rekanan yang selama ini bekerja sama dengan dinas tersebut.

“Bukan hal baru. Saya tidak kaget. Ada rekanan yang menjalin asmara dengan kepala dinas itu. Tapi wong rekanan itu kan orang luar jadi saya gak begitu kaget. Tapi kalau yang ASN saya baru dengar dan saya pikir itu kurang sehat dan bagus dalam sistem kerja kedinasan,” ujarnya.

KALAU BENAR MELIBATKAN BAWAHAN, BEDA CERITA

Dugaan hubungan pribadi antara dua orang dewasa tentu merupakan ranah privat.

Namun ceritanya menjadi berbeda apabila salah satu pihak merupakan pejabat dan pihak lainnya berada dalam lingkungan kerja yang sama, terlebih jika terdapat hubungan atasan dan bawahan.

Di titik inilah persoalan profesionalitas, potensi konflik kepentingan, objektivitas dalam pekerjaan, hingga kepatuhan terhadap aturan kedinasan menjadi penting untuk diperiksa.

Tetapi sekali lagi, dugaan tetaplah dugaan.

Tidak fair jika seseorang langsung dinyatakan bersalah hanya berdasarkan cerita, pengakuan saksi, atau informasi yang beredar. Karena itu, diperlukan klarifikasi dan, bila memang ada laporan resmi, pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

WHATSAPP DIBACA? JAWABAN BELUM ADA

Rasika FM Pekalongan telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Kepala Dinas yang dimaksud.

Konfirmasi disampaikan melalui sambungan pesan singkat WhatsApp, termasuk akan mempertanyakan dugaan kedekatan dengan DL, keterangan saksi yang mengaku pernah melihat keduanya di ruang kerja, serta informasi mengenai kunjungan ke rumah kontrakan.

Namun hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas tersebut belum memberikan tanggapan. Pesan sudah terkirim “centang dua”, namun saat ditelepon tiba-tiba dalam kondisi “memanggil”.

Belum diketahui apakah yang bersangkutan belum sempat membaca pesan, masih menyiapkan klarifikasi, atau memilih tidak memberikan komentar.

Yang jelas, bola kini berada di tangan pihak yang disebut.

Benarkah hanya sebatas isu?

Benarkah ada hubungan khusus seperti yang dituturkan sejumlah sumber?

Atau ada penjelasan lain yang selama ini belum terdengar?

Rasika FM Pekalongan masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Kepala Dinas, DL, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini. (gus)

Read more

Lapak PRK Mau Diambil Alih Pemkab, Sukirman: Jual Beli Tempat Dagang Siap Disikat

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai bersiap menghadapi pelaksanaan Pekan Raya Kajen (PRK) yang menjadi rangkaian peringatan HUT RI ke 81 dan Hari Jadi ke 404 Kabupaten Pekalongan. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah dugaan praktik jual beli lapak di luar area resmi PRK yang selama ini disebut kerap melibatkan kelompok tertentu, sehingga dinilai … Read more

DPRD Kabupaten Pekalongan Mulai Bedah APBD 2025, Munir: WDP Harus Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola

KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan mulai mengawal secara ketat pertanggungjawaban penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Jumat (26/6/2026). Berbeda dari sekadar … Read more

Berbagi Takjil : Sinergi Rasika FM, PWI dan Roti-Qu

KAJEN – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Rasika FM Pekalongan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Berbagi Takjil 2025. Acara ini mendapat dukungan dari Roti-Qu dan berlangsung di Alun-Alun Kajen pada Jumat, 14 Maret 2025. Sebanyak dua ratusan bungkus roti diserahkan kepada takmir Masjid Al Muhtarom untuk kemudian dibagikan kepada … Read more

Talut Setinggi 12 Meter Longsor dan Menimpa Rumah Warga

Paninggaran – Sebuah talut di Dukuh Panumbangan, Desa lambanggelun, Kec. Paninggaran, Kab. Pekalongan mengalami longsor yang mengakibatkan satu rumah milik warga bagian kamar belakangnya terdampak longsoran. Dari keterangan Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Paninggaran AKP Agus Supriyono, longsor terjadi Selasa (21/02) sekitar pukul 17.00 wib. Dimana sebelumnya wilayah … Read more

Polres Pekalongan Cek Lokasi Longsor dan Berikan Bantuan Warga Terdampak

Lebakbarang – Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H didampingi Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Shabara, Perwira Polres serta Forkopimcam Lebakbarang melaksanakan pengecekan situasi terkini lokasi longsor di Desa Depok Kec. Lebakbarang Kab. Pekalongan, Rabu (15/02). “Hari ini, kami bersama Camat Lebakbarang dan Kepala Desa Depok, melihat langsung situasi dan kondisi tanah … Read more

Warga Kota Santri Mau Mengadu?? Ini nomor HP-nya

KAJEN – Mensikapi berbagai keluhan dan aduan dari masyarakat yang masuk di kanal – kanal aduan masyarakat ataupun yang beredar di medsos, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE.,MM., melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar langsung menggelar rapat terbatas bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Kepala DPU Taru, Kepala Dindikbud, Kepala Dinkes, Kepala Dinkominfo, … Read more

Laksanakan Program TILIK LIMPUNG Wujud Upaya BPJS Kesehatan Pekalongan Mempermudah Akses Pelayanan Masyarakat

BATANG – Sebagai upaya untuk memudahkan akses pelayanan peserta di wilayah Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan canangkan program TILIK LIMPUNG (Titik Layanan BPJS Kesehatan di Limpung) dimana hal ini merupakan wujud kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan Kecamatan Limpung yang senantiasa mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Batang khususnya di Limpung. … Read more

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kab. Pekalongan Dirombak. Ada Apa?

KAJEN – Badan Kehormatan dibentuk oleh DPRD dan merupakan alat kelengkapan DPRD yang bersifat tetap. Badan Kehormatan mempunyai beberapa tugas diantaranya memantau dan mengevaluasi disiplin dan/atau kepatuhan terhadap moral, kode etik, dan/atau Tata Tertib DPRD dalam rangka menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD. Kamis (02/02/2023) lalu, DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar rapat dengan agenda utama … Read more