[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Kolaborasi dengan Kejari Kabupaten Pekalongan Hadirkan Cek Kesehatan Gratis

Kolaborasi dengan Kejari Kabupaten Pekalongan Hadirkan Cek Kesehatan Gratis

Kolaborasi dengan Kejari Kabupaten Pekalongan Hadirkan Cek Kesehatan Gratis

Dalam kegiatan ini, lanjut Feni, pihaknya menggandeng BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan untuk membantu terselenggaranya bhakti sosial tersebut. Dua instansi ini bergerak di bidang kesehatan yang harapannya turut mensinergikan program yang ada di masing-masing instansi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan yang sudah mendukung dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ini dengan menyediakan layanan cek gula darah dan pap smear. Kami juga bersinergi baik dengan BPJS Kesehatan, kami siap mendukung langkah-langkah sebagai upaya optimalisasi penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu menyambut positif rangkaian kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaaan Negeri Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, bhakti sosial pemeriksaan kesehatan ini juga sejalan dengan program promotif preventif yang ada di BPJS Kesehatan.

“Selamat Hari Bhakti Adhyaksa kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan. BPJS Kesehatan mendukung acara tersebut, diantaranya dengan menghadirkan program promotif preventif deteksi dini penyakit, diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi peserta JKN di Kabupaten Pekalongan. Pemeriksaan cek gula darah dan pap smear untuk deteksi dini penyakit seperti diabetes melitus dan papsmear akan memberikan peluang penyembuhan yang lebih baik, serta memberikan kesadaran akan pentingnya menjalani pola hidup sehat bagi peserta,” ujar Cici sapaan akrabnya.

Dia menyampaikan, skrining gula darah akan membantu mengidentifikasi risiko peserta terkena penyakit diabetes melitus. Selain itu, melalui pemeriksaan papsmear, program ini juga bertujuan untuk mendeteksi dini kanker serviks pada peserta wanita. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya perubahan sel yang mencurigakan, peserta akan dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar atau bahkan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk mendapatkan layanan spesialisasi yang lebih lanjut.

“Selain cek gula darah dan papsmear untuk deteksi dini penyakit, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan BPJS Keliling untuk memberikan pelayanan administrasi serta informasi. Peserta bisa mendapatkan informasi kepesertaan JKN nya serta mengunduh Aplikasi Mobile JKN untuk memudahkan ketika ingin melakukan pengecekan kepesertaannya sewaktu-waktu,” jelasnya.

Salah satu peserta bhakti sosial, Dwi Ratianingrum yang ikut serta dalam rangkaian pemeriksaan cek gula dan papsmear ikut merespon positif dengan adanya layanan ini. Dia cukup antusias karena sebelumnya belum pernah menjalani pemeriksaan serupa, khususnya pap smear. Harapannya, lebih banyak lagi Wanita yang sadar untuk menjalani pemeriksaan pap smear sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penyakit kanker leher rahim.

“Harapannya dari program pap smear ini bisa mendeteksi apakah ada penyakitnya atau tidak. Menurut saya perempuan-perempuan harus tes pap smear paling tidak sekali dari rentang usia 30 sampai 50 tahun, biar terdeteksi apakah kita ada gejala atau tidak. BPJS Kesehatan ada program layanan ini mari kita manfaatkan,” tutupnya.

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
KAJEN – Sebanyak 350 personel Polres Pekalongan disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Pekalongan. Pengamanan diperkuat TNI, Linmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan,...
KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Kajen, Kamis (15/10/2026). Ketua...
Muat Lebih

POPULER

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi