[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

Hj. Hindun, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya terkait momentum Hari Santri dan pentingnya penguatan pendidikan pesantren (21/10/2026 – dok. Istimewa)

KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta membekali generasi muda dengan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Hindun saat diwawancarai di kantornya, Rabu (21/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Santri.

Hindun mengaku pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Babakan, Lebaksiu, Kabupaten Tegal, selama tiga tahun. Ia juga mengenyam pendidikan di MTs SI Wonopringgo, MAN Babakan sambil mondok, hingga melanjutkan pendidikan di IAIN Sunan Kalijaga yang kini menjadi UIN.

Pengalaman menjadi santri, menurutnya, turut memengaruhi cara pandangnya dalam menjalankan tugas sebagai anggota legislatif, terutama dalam mengawal aspirasi masyarakat, menyusun anggaran, dan menjalankan fungsi pengawasan.

“Bagaimanapun agama itu menjadi satu pondasi bagaimana orang itu berbuat di lini apa pun. Apalagi di ranah politik, ada nilai-nilai yang membatasi yang kemudian kita harus wujudkan di dalam kiprah di dunia legislatif,” ujarnya.

Hindun menilai, keterlibatan dalam dunia politik memberikan peluang untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui kebijakan publik. Kebijakan di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, hingga kesehatan, menurutnya, harus bermuara pada kepentingan masyarakat.

Dalam momentum Hari Santri, ia menegaskan bahwa pendidikan pesantren tidak boleh dipandang sebagai pendidikan kelas dua dibandingkan pendidikan umum.

“Jangan takut menjadi seorang santri. Pendidikan itu tidak ada diskriminasi. Semua ilmu itu manfaatnya banyak. Semua ilmu itu penting, baik ilmu umum, ilmu agama, ilmu apa pun,” tegasnya.

Ia juga menilai pendidikan pesantren perlu terus diperkuat, tidak hanya dalam pembelajaran agama dan pembentukan akhlak, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan serta kecakapan hidup santri.

Menurut Hindun, santri perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang, termasuk pertanian, koperasi, dan keterampilan lainnya agar mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

Ia pun mendorong Pemerintah Kabupaten Pekalongan agar meningkatkan perhatian terhadap pondok pesantren. Keberadaan regulasi tentang pesantren, menurutnya, harus diikuti dengan perhatian dan dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan pesantren.

Hindun juga mengenang pengalaman mondok sebagai bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Selain belajar agama, kehidupan pesantren mengajarkan kebersamaan, kedisiplinan, serta penghormatan kepada guru dan kiai.

“Pengalaman hidup yang luar biasa. Orang yang sudah pernah mengenal santri, pesantren, itu ketika tua merasa senang, merasa bahagia,” tuturnya.

Ia menambahkan, bimbingan dan keteladanan para kiai dapat tertanam dalam kehidupan santri hingga dewasa. Ikatan batin antara santri dan guru pun menjadi salah satu pengalaman berharga yang terus dikenang setelah meninggalkan pesantren.

Melalui peringatan Hari Santri, Hindun berharap santri semakin percaya diri dalam menempuh pendidikan dan berkiprah di berbagai bidang, sekaligus memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Gus)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan

TERKINI

KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
KAJEN – Sebanyak 350 personel Polres Pekalongan disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Pekalongan. Pengamanan diperkuat TNI, Linmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan,...
KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen