Advertise

KABAR RASIKA

Ketua DPRD Buka Suara Soal “Angkringan Tobrut” di Kompleks Pemkab Pekalongan

Ketua DPRD Buka Suara Soal “Angkringan Tobrut” di Kompleks Pemkab Pekalongan

Ketua DPRD Buka Suara Soal “Angkringan Tobrut” di Kompleks Pemkab Pekalongan

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan masyarakat berhak mencari nafkah, termasuk berdagang hingga larut malam. Namun, ia mengingatkan aktivitas usaha di sekitar kompleks Pemkab harus tetap menjaga ketertiban (dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan)

KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, akhirnya angkat bicara terkait maraknya fenomena yang belakangan dikenal masyarakat sebagai “angkringan tobrut” di kawasan sekitar kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

Munir menegaskan, DPRD tidak pernah melarang masyarakat mencari nafkah. Menurutnya, berdagang hingga larut malam bahkan sampai pagi hari merupakan hak setiap warga, selama aktivitas tersebut tidak mengganggu ketertiban umum maupun melanggar aturan.

“Prinsipnya orang mencari nafkah itu boleh. Dagang boleh. Mau sampai pagi pun boleh. Yang penting tidak mengganggu,” kata Abdul Munir pada Rabu (29/07/2026).

Ia kemudian merinci sejumlah batasan yang harus dipatuhi para pedagang. Di antaranya tidak memutar musik yang mengganggu lingkungan, tidak menjual minuman keras, serta tidak menghadirkan aktivitas di luar transaksi jual beli makanan dan minuman.

“Tidak ada musik yang mengganggu lingkungan. Kemudian tidak menjual minuman keras. Kemudian tidak ada kegiatan-kegiatan selain jual beli makanan dan minuman,” tegasnya.

Munir juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan yang telah melakukan penertiban terhadap pedagang di sekitar kompleks pusat pemerintahan.

Menurutnya, penataan tersebut penting agar kawasan perkantoran tetap tertib tanpa menghilangkan kesempatan masyarakat untuk berusaha.

“DPRD mengapresiasi langkah yang diambil oleh Dishub dan Satpol PP dalam rangka penertiban lingkungan pedagang di sekitar Pendopo Kabupaten, pusat kompleks pemerintahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai konsep berdagang sebaiknya dilakukan secara terbuka dan tidak menggunakan penutup yang menghalangi pandangan. Jika ingin menghadirkan pelayan atau penyaji yang menarik perhatian pembeli, hal itu tetap diperbolehkan selama dilakukan secara wajar.

“Pedagangnya terbuka saja, tidak perlu pakai kurungan seperti itu. Andaikata pun harus ada penyaji yang menarik, ya silakan, tetapi tidak tertutup, berpakaian yang sopan, kemudian perilakunya sopan,” katanya.

Abdul Munir mengakui hingga saat ini belum ada aturan khusus yang mengatur standar pakaian pedagang. Namun, menurutnya, prinsip menjaga ketertiban dan tidak mengganggu lingkungan harus menjadi pedoman bersama.

“Selama ini belum ada ketentuan batas-batas harus seorang pedagang seperti apa pakaiannya. Tetapi prinsip tidak mengganggu lingkungan, menjaga ketertiban, tidak menjual minuman keras itu bisa ditafsirkan, maka di warung itu ya perilakunya sopan,” pungkasnya. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

HARLAH KPU
Sambut Harlah KPU ke-73, KPU Kabupaten Pekalongan Gelar Aksi Sosial
WhatsApp Image 2026-11-03 at 11.37
Kodim 0710/Pekalongan Turun Langsung Bantu Padamkan Kebakaran TPA Degayu
WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.21
Progres Positif, RSUD Kraton Targetkan Layani Pasien di Kampil Mulai Mei 2027
MBG
Terpilih Aklamasi, Andung Supriagi Pimpin Paguyuban Mitra MBG Kabupaten Pekalongan

TERKINI

HARLAH KPU
Sambut Harlah KPU ke-73, KPU Kabupaten Pekalongan Gelar Aksi Sosial
PEKALONGAN – Menjelang peringatan Hari Lahir Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke-73 pada Sabtu, 7 November 2026, KPU Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim di Panti Asuhan...
KASATREMI
Dugaan Penculikan Anak di Sragi Mengarah pada Kasus Pencabulan
SRAGI – Kasus dugaan penculikan anak perempuan berusia 12-13 tahun di wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pekalongan. Polisi mendalami dugaan tindak pidana pencabulan...
TMMD
TMMD di Jrebengkembang, Pengaspalan Jalan 1.685 Meter Sudah 70 Persen
PEKALONGAN – Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, terus dikebut. Memasuki...
WhatsApp Image 2026-11-03 at 11.37
Kodim 0710/Pekalongan Turun Langsung Bantu Padamkan Kebakaran TPA Degayu
PEKALONGAN – Kodim 0710/Pekalongan mengerahkan personel dan satu unit tangki air untuk membantu pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan,...
WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.21
Progres Positif, RSUD Kraton Targetkan Layani Pasien di Kampil Mulai Mei 2027
PEKALONGAN – Proses pembangunan RSUD Kraton Pekalongan di Kampil, Kecamatan Wiradesa, terus menunjukkan progres positif. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan tersebut ditargetkan mulai memberikan...
Muat Lebih

POPULER

Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG
HARLAH KPU
Sambut Harlah KPU ke-73, KPU Kabupaten Pekalongan Gelar Aksi Sosial
bpjs 2
Beban Finansial Berakhir, Tri Nikmati Jaminan Kesehatan Gratis Berkat Program UHC Pemalang