Advertise

KABAR RASIKA

Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?

Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?

Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?

Plt Bupati Pekalongan Sukirman (tengah/hijau)) bersama Koordinator Bolone Mase Kuat Hermawan dan jajaran relawan saat konsolidasi Bolone Mase Indonesia di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, Kajen, Selasa (8/9/2026 – dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan).

KAJEN — Relawan Bolone Mase Indonesia kembali merapatkan barisan. Konsolidasi organisasi digelar di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, Kajen, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026).

Namun jangan buru-buru mengaitkannya dengan kontestasi politik 2029. Koordinator Bolonemase, Kuat Hermawan, justru menegaskan bahwa agenda tersebut saat ini lebih banyak diarahkan pada konsolidasi organisasi serta kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Kuat mengatakan, konsolidasi di Jawa Tengah baru memasuki tahapan dari tingkat kabupaten hingga koordinator kecamatan.

“Ya, kegiatan ini sebenarnya kegiatan konsolidasi di level organisasi. Kalau kemarin Jawa Timur sudah selesai sampai level Korcam (Koordinator Kecamatan) dan Kordes (Koordinator Desa). Di Jawa Tengah ini baru memulai di level Kabupaten sampai Korcam,” kata Kuat.

Menurutnya, arah kegiatan Bolonemase pasca-Pilpres juga telah ditekankan pada program yang menyentuh langsung masyarakat.

“Ya, bahwa teman-teman pasca-Pilpres memang ditekankan untuk melakukan program-program sosial, itu satu. Yang kedua soal pemberdayaan,” ujarnya.

Pemberdayaan tersebut, lanjut Kuat, mencakup berbagai sektor. Mulai dari ekonomi, masyarakat, lingkungan hingga ketahanan pangan.

“Baik pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, baik untuk diri maupun lingkungan, ketahanan pangan, dan sebagainya,” imbuhnya.

Soal soliditas organisasi, Kuat menyebut jaringan Bolonemase yang terjangkau di sejumlah wilayah masih berjalan.

“Ya alhamdulillah teman-teman masih solid. Khususnya ya hampir semua lah ya, yang terjangkau di kawan-kawan ini Jawa, Sumatera, Bali. Kalimantan masih solid. Masih solid,” katanya.

Konsolidasi tersebut juga mendapat perhatian dari Plt Bupati Pekalongan Sukirman. Ia menyebut komunikasi dengan berbagai komponen masyarakat merupakan hal yang biasa dilakukan pemerintah.

“Oh ya, ya, ini sebenarnya hal yang sudah sangat biasa kami lakukan untuk terus berkomunikasi dengan seluruh komponen masyarakat,” kata Sukirman.

Menurut Sukirman, Bolonemase merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan sekaligus organisasi kepemudaan yang kiprahnya telah terasa, baik dalam konteks politik maupun sosial kemasyarakatan.

“Nah, Bolonemase ini menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan yang mempunyai kiprah yang sudah terasa secara politik maupun secara sosial kemasyarakatan dan kita terus ingin menjalin sinergi itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi tersebut diharapkan ikut mendukung pembangunan di berbagai level pemerintahan.

“Apalagi mereka juga sama-sama berkomitmen untuk mensukseskan pembangunan di semua level pemerintahan. Termasuk tentu saja mensukseskan Bapak Presiden, program-program Bapak Presiden Prabowo,” kata Sukirman.

Lalu, apakah konsolidasi ini merupakan langkah awal menuju Pemilu 2029?

Kuat langsung membantah anggapan tersebut.

“Oh tidak, kita masih panjang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, aktivitas Bolonemase saat ini lebih diarahkan untuk melakukan sosialisasi dan mengawal program pemerintahan Presiden Prabowo.

“Kalau bahwa kita melakukan proses sosialisasi dan sikap kita itu mengawal program-program pemerintahannya Pak Prabowo. Cuma menyukseskan, memberikan penjelasan kepada siapapun khususnya teman-teman Bolonemase agar tidak terjadi hoaks di medsos, di pemberitaan, dan sebagainya,” jelas Kuat.

Dengan demikian, untuk sementara konsolidasi Bolonemase di Pekalongan tidak diarahkan sebagai deklarasi atau gerakan menuju 2029. Fokus yang disampaikan justru pada penguatan organisasi, kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap program pemerintah. (gus)

Tag :

BACA JUGA :

WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir
WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
WhatsApp Image 2026-09-07 at 11.30
Viral Video Dua Guru di Langkap, Sukirman Buka Suara: Bisa Berujung Dipecat!

TERKINI

WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
PEKALONGAN – Jalan Watusalam yang sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak kini mulai dibenahi. Senin (7/9/2026), Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir dan wakil ketua DPRD Sumar Rosul...
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir
PEKALONGAN – Revitalisasi SMPN 1 Buaran bukan sekadar membenahi tampilan gedung. Sejumlah persoalan lama di lingkungan sekolah ikut dibongkar, mulai dari pagar bumi yang ambruk hingga halaman yang kerap...
WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
KAJEN — Video yang diduga berkaitan dengan oknum pendidik di SD Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, sempat viral dan mengundang perhatian publik. Namun persoalan itu kini tidak hanya berhenti...
WhatsApp Image 2026-09-07 at 11.30
Viral Video Dua Guru di Langkap, Sukirman Buka Suara: Bisa Berujung Dipecat!
KAJEN — Video yang diduga melibatkan dua guru di sebuah sekolah dasar (SD) di wilayah Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus menjadi sorotan publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan...
SUNAT 1
Rumah Khitan Ibadurrahman Gelar Seminar Parenting, Sekaligus Undi Hadiah Umrah untuk Alumni Khitan
PEKALONGAN — Rumah Khitan Ibadurrahman bersama Klinik Karya Medika Sejahtera menggelar seminar parenting sekaligus pengundian hadiah utama umrah bagi alumni khitan, Ahad (6/9/2026). Kegiatan yang berlangsung...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-03 at 08.21
RSUD Kraton Pekalongan Uji Kesiapan PONEK, Respons Darurat Ibu dan Bayi Ditempa Lewat Drill
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir
DURIAN 1
Musim Durian Dimulai, Doro Punya Durian Lokal Langka Bernama Mingsri