KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan sprint contest.
Kejurkab 404 Pekalongan digelar dalam rangka Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.
Untuk cabang bola voli, pertandingan berlangsung 15-16 September 2026 di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan. Sementara sprint contest akan digelar pada 19 September 2026 di Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan bersama MGMP PJOK SMP Kabupaten Pekalongan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan dan Haornas, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat potensi serta talenta olahraga dari kalangan pelajar.
“Jadi ini kan rangkaian ya, apa namanya, Hari Jadi, kemudian Hari Olahraga Nasional. Nah, kemudian ini untuk melaksanakan, apa, bola voli tingkat SMP, MTs, maupun PKBM ini. Nah, ada namanya sederajat ini, ini baru sejarah juga untuk melaksanakan potensi anak-anak kita, talenta-talenta kita untuk dalam bidang olahraga yang nanti akan dikirim ke tingkat provinsi,” jelas Kholid.
Dari cabang bola voli, tercatat 16 regu putri dan 17 regu putra yang mengikuti kompetisi.
Sementara untuk sprint contest yang dijadwalkan berlangsung di Kedungwuni pada 19 September, jumlah peserta mencapai hampir 220 pelajar.
Menurut Kholid, kompetisi tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari proses seleksi atlet muda yang nantinya berpeluang mewakili Kabupaten Pekalongan pada tingkat provinsi.
“Targetnya ini otomatis ya, dengan ini membuat apa… anak-anak kita, talenta-talenta kita yang hebat-hebat di Kabupaten Pekalongan nanti kita juga menyeleksi untuk kita kirim ke tingkat provinsi,” tegasnya.
Pemkab Ingin Olahraga Pelajar Mulai Bergerak
Plt Bupati Pekalongan Sukirman menilai kejuaraan ini dapat menjadi titik awal untuk mendorong pembinaan olahraga secara lebih luas di Kabupaten Pekalongan.
Ia menyebut kejuaraan bola voli tingkat SMP, MTs, dan sederajat tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan dan Haornas.
“Harapan kita akan memunculkan bibit-bibit baru dan ini titik awal bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mulai mengaktivasi olahraga kita secara keseluruhan,” jelas Kholid.
Sukirman juga menyinggung langkah pemerintah daerah dalam menyiapkan pembinaan olahraga, termasuk pelantikan KONI dan penyiapan anggaran.
“Karena kita kemarin sudah melantik KONI, penyiapan anggaran sudah, kita kemarin sempat mengikuti kejuaraan pelajar di tingkat daerah, lalu sekarang kita menghadapi Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jawa Tengah,” ungkapnya.
Menurutnya, atlet-atlet muda Kabupaten Pekalongan masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang. Karena itu, pembinaan dan tata kelola menjadi bagian penting yang harus diperkuat.
“Insyaallah, kita akan terus dorong atlet-atlet muda kita ini, yang saya yakin mereka masih punya kesempatan tumbuh berkembang yang sangat baik. Tinggal bagaimana tata kelolanya,” kata Sukirman.
Antusiasme peserta juga mendapat perhatian dari Sukirman. Dari data peserta yang disampaikan Kholid, terdapat 16 tim putri dan 17 tim putra yang ambil bagian dalam bola voli.
Sukirman menyebut keterlibatan peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pelajar terhadap cabang olahraga tersebut.
“Putri ada 16 SMP, putra ada 17 SMP. Jadi luar biasa, hampir separuh lebih ya yang ada di Kabupaten Pekalongan. Yang jelas, yang penting tumbuh berkembang terus bibit-bibit muda di cabang bola voli,” ujarnya.
Kejurkab 404 Pekalongan pun diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi antarsekolah. Ajang ini menjadi salah satu pintu untuk menemukan talenta muda yang bisa dibina dan disiapkan menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi, termasuk tingkat Provinsi Jawa Tengah. (Gus)