Advertise

KABAR RASIKA

Integrasi Layanan di Satu Atap, BPJS Kesehatan Hadir di MPP Kota Pekalongan

Integrasi Layanan di Satu Atap, BPJS Kesehatan Hadir di MPP Kota Pekalongan

Integrasi Layanan di Satu Atap, BPJS Kesehatan Hadir di MPP Kota Pekalongan

(Dok. istimewa)

Pekalongan, Jamkesnews – Dalam upaya meningkatkan kemudahan akses layanan bagi masyarakat, Pemerintah Kota Pekalongan secara resmi meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP). Kehadiran MPP ini memberikan angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan berbagai layanan publik dengan cepat, mudah, dan efisien. Kini, sebanyak 130 layanan terintegrasi dapat diakses oleh masyarakat dalam satu atap, di bawah satu kantor yang resmi diluncurkan pada Senin (02/09).

Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan bahwa peluncuran MPP ini merupakan langkah nyata dari pemerintah dalam mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan pelayanan publik lainnya. Ia menekankan bahwa MPP diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan dalam mengakses layanan publik di berbagai instansi.

“MPP ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus perizinan dan pelayanan lainnya secara terintegrasi dalam satu lokasi. Dengan 23 gerai layanan OPD dan instansi vertikal yang tersedia, masyarakat dapat mengakses 130 jenis izin dan pelayanan tanpa harus berpindah-pindah tempat,” jelas Aaf sapaan akrabnya.

Layanan yang disediakan di MPP sangat beragam, mencakup pengurusan e-KTP, SIM, SKCK, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, layanan dari Kejaksaan, Kementerian Agama, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirtayasa, hingga layanan perbankan. Dengan layanan yang terpusat di satu lokasi ini, masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan berbagai keperluan administrasi mereka dengan lebih cepat dan efisien.

Meskipun secara kajian awal, MPP mungkin belum menjadi kebutuhan mendesak mengingat luasan wilayah Kota Pekalongan yang terbatas dan mudah dijangkau, Walikota Aaf menegaskan bahwa keberadaan MPP adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk mengikuti arahan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

“Walaupun secara geografis wilayah kita tidak terlalu luas, keberadaan MPP ini adalah sebuah keharusan sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami tidak ingin ada warga yang merasa kesulitan dalam mengurus dokumen atau perizinan, sehingga MPP ini menjadi solusi untuk menyederhanakan proses tersebut,” tambahnya.

Keberadaan MPP di Kota Pekalongan juga merupakan langkah strategis dalam memenuhi amanah regulasi yang menuntut adanya pelayanan publik yang lebih representatif. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekalongan, Beno Heritriono, menegaskan bahwa MPP ini dirancang untuk memberikan kenyamanan, kecepatan, dan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan publik.

“Integrasi layanan dalam satu atap ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang nyaman, cepat, dan mudah. Selain itu, sinergi antara berbagai instansi di MPP memudahkan masyarakat dalam mendapatkan alternatif layanan jika diperlukan. Meskipun ruangan di MPP ini terbatas, kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat,” jelas Beno.

Salah satu layanan yang kini tersedia di MPP Kota Pekalongan adalah BPJS Kesehatan. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu telah menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kota Pekalongan untuk menyelenggarakan pelayanan publik di MPP.

“Layanan BPJS Kesehatan di MPP sama lengkapnya dengan layanan yang tersedia di kantor cabang. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran peserta baru, perubahan data, mendapatkan informasi, serta menyampaikan pengaduan terkait BPJS Kesehatan,” kata Cici sapaan akrabnya.

Meskipun lokasi MPP berdekatan dengan Kantor Cabang BPJS Kesehatan, kehadiran BPJS di MPP tetap memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama dalam hal kenyamanan. Peserta kini dapat mengakses berbagai layanan dalam satu lokasi, yang memungkinkan mereka menyelesaikan beberapa urusan administratif sekaligus. Hal ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang ingin menghemat waktu dan tenaga saat mengurus berbagai kebutuhan layanan.

“Di MPP, masyarakat juga dapat mengurus berbagai layanan lainnya seperti layanan perbankan, dinas kesehatan, dan dinas sosial. Ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengurus beberapa keperluan sekaligus dalam satu lokasi,” tambahnya.

Untuk sementara, layanan BPJS Kesehatan di MPP Pekalongan akan tersedia dua kali seminggu, yaitu setiap hari Rabu dan Jumat. Pada hari-hari lain, masyarakat dapat mengunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan yang lokasinya tidak jauh dari MPP Pekalongan. (ns)

Tag :

BACA JUGA :

PONEK 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Jejaring Rujukan PONEK, Fokus Tekan Stunting dan Wasting
WhatsApp Image 2026-04-01 at 16.05
Gedung DPRD Ditunda, Anggaran Dialihkan: 99 Km Jalan Rusak Jadi Prioritas
WhatsApp Image 2026-03-28 at 13.57
Syawalan Pantai Wonokerto Diserbu Ribuan Pengunjung, Siang Hari Tembus 4.000 Orang
WhatsApp Image 2026-03-27 at 12.14
Jalan Ambles Bojong–Kalijambe Disidak DPRD, Diminta Masuk Prioritas Perbaikan 2026

TERKINI

PONEK 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Jejaring Rujukan PONEK, Fokus Tekan Stunting dan Wasting
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan terus memperkuat sistem layanan kesehatan rujukan melalui kegiatan pembinaan jejaring rujukan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK),...
WhatsApp Image 2026-04-01 at 16.05
Gedung DPRD Ditunda, Anggaran Dialihkan: 99 Km Jalan Rusak Jadi Prioritas
KAJEN – Kabupaten Pekalongan mengambil langkah tegas dalam menentukan prioritas pembangunan. Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa pembangunan gedung DPRD resmi ditunda...
WhatsApp Image 2026-03-28 at 13.57
Syawalan Pantai Wonokerto Diserbu Ribuan Pengunjung, Siang Hari Tembus 4.000 Orang
WONOKERTO — Tradisi Syawalan atau tujuh hari pasca Lebaran di Wisata Pantai Wonokerto kembali menunjukkan daya tariknya. Hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat telah mencapai sekitar 4.000...
WhatsApp Image 2026-03-27 at 12.14
Jalan Ambles Bojong–Kalijambe Disidak DPRD, Diminta Masuk Prioritas Perbaikan 2026
KAJEN – Kerusakan jalan ambles di ruas Pantianom (Kecamatan Bojong) hingga Jembatan Kalijambe (Kecamatan Sragi) mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pekalongan. Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI...
SEMANGKA
Truk Semangka Terguling di Pantura Wiradesa, Dua Mobil Tertimpa
KAJEN – Sebuah truk bermuatan semangka mengalami kecelakaan di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa terjadi di sebelah barat perempatan lampu...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
IMG-20260124-WA0009
Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kedungwuni Terendam Banjir hingga 50 Sentimeter