Advertise

KABAR RASIKA

Disdukcapil Pekalongan Jemput Bola Rekam KTP-el, Sasar Warga Sakit, Disabilitas, dan ODGJ

Disdukcapil Pekalongan Jemput Bola Rekam KTP-el, Sasar Warga Sakit, Disabilitas, dan ODGJ

Disdukcapil Pekalongan Jemput Bola Rekam KTP-el, Sasar Warga Sakit, Disabilitas, dan ODGJ

Petugas dari Disdukcapil Kabupaten Pekalongan saat melakan perekaman data kependudukan (dok. Istimewa)

KAJEN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif dan merata. Melalui program jemput bola, Disdukcapil memfasilitasi perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi warga rentan yang tidak dapat datang langsung ke tempat pelayanan.

Program ini menyasar warga dengan kondisi khusus, seperti sakit, penyandang disabilitas, hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, Ajid Suryo Pratondo, S.STP., M.Si., menyebut layanan tersebut telah berjalan sejak lama dan terus ditingkatkan.

“Kami sudah koordinasi dengan para camat dan diteruskan ke seluruh kepala desa dan lurah. Jika ada warga yang membutuhkan, silakan ajukan surat permohonan ke dinas. Setelah itu, akan segera kami jadwalkan kunjungan ke rumah warga tersebut,” ujar Ajid kepada Tim RKS, Senin (21/07/2025).

Proses perekaman dilakukan langsung di rumah warga. Keesokan harinya, KTP hasil perekaman biasanya sudah bisa dicetak dan dikirimkan melalui petugas admin hukum (PPAD) di tingkat desa.

Meski jumlah permintaan layanan jemput bola ini tidak begitu banyak, namun Disdukcapil tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kadang masyarakat baru sadar pentingnya KTP saat sudah sangat membutuhkannya. Maka kami selalu siap melayani,” tambahnya.

Ajid juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan yang belum memiliki KTP-el atau belum pernah melakukan perekaman, agar segera mengurusnya.

“Syukur-syukur bisa langsung datang ke kecamatan atau ke dinas,” pungkasnya. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-01-25 at 16.14
Pasar Desa Mrican Berdiri Tanpa Koordinasi, Kades Mrican Buka Suara
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka