Advertise

KABAR RASIKA

Bupati Fadia : Ayo Cegah Stunting dan Stop Bullying

Bupati Fadia : Ayo Cegah Stunting dan Stop Bullying

Bupati Fadia : Ayo Cegah Stunting dan Stop Bullying

(Dok, Prokompim)

KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan terus mendorong peningkatan kesadaran terhadap dua isu krusial di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), yakni stunting dan bullying. Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman, Pemkab Pekalongan menggelar kegiatan pembinaan melalui program Bupati Menyapa di berbagai SMA di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Pada Kamis (18/01/2024), acara Bupati Menyapa diadakan di SMA Negeri 1 Kajen di Kecamatan Kajen dan SMA Negeri 1 Petungkriyiono di Kecamatan Petungkriyono. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, didampingi sang suami Ashraff Abu dan pejabat pemerintah Kabupaten Pekalongan, turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama stunting adalah perkawinan dini yang sering terjadi pada lulusan SMA di Kabupaten Pekalongan. Bupati menjelaskan bahwa perkawinan dini dan kehamilan pada usia muda dapat berdampak pada ketidaksiapan psikologis pasangan yang menikah yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan anak-anak di masa mendatang.

Bupati pun menyampaikan pesan positif kepada siswa untuk tidak cepat-cepat menikah setelah lulus SMA, namun mengajak mereka untuk mengejar cita-cita setinggi mungkin, “Saya berpesan agar kejar cita-cita kalian setinggi-tingginya, karena apapun yang kalian inginkan di dunia ini, menurut ibu kalau dikejar tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjalin hubungan baik dan menentang perundungan (bullying). Ia memberikan pemahaman kepada siswa bahwa setiap individu memiliki masa depan dan nasib yang berbeda, dengan kelebihan masing-masing.

“Dengan menghargai teman-teman kita, kita menciptakan lingkungan yang positif di sekitar kita. Ini akan membantu kita bersama-sama tumbuh dan berkembang,” pungkas Bupati.

Setelah sambutannya, Bupati berinteraksi aktif dengan para siswa dan terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab.

Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-05-07 at 08.59
Puluhan Mobil dan Motor KDKMP Mulai Disebar ke Desa, Plt Bupati Pekalongan: Gunakan untuk Produktifitas Ekonomi
WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?

TERKINI

WhatsApp Image 2026-05-07 at 08.59
Puluhan Mobil dan Motor KDKMP Mulai Disebar ke Desa, Plt Bupati Pekalongan: Gunakan untuk Produktifitas Ekonomi
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai mendistribusikan puluhan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ke berbagai titik desa di wilayah Kabupaten Pekalongan, Rabu...
WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
KAJEN — Sebuah mobil SPPG mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden terjadi secara...
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
KAJEN – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pekalongan terus menggenjot penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026. Hingga akhir April, realisasi...
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
Sudah tiga kali ditagih dan dipanggil, penyewa tak merespons. BPK beri catatan dan bagian pengawasan mengaku belum terima laporan. PEKALONGAN – Tabir persoalan sewa Pendopo Nusantara (Pendopo Lawas) di...
MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar