Advertise

KABAR RASIKA

Bapera Bantu Masjid Terdampak Banjir

Bapera Bantu Masjid Terdampak Banjir

Bapera Bantu Masjid Terdampak Banjir

KAJEN – Wilayah Kota Santri di pesisir pantai utara sudah lama menjadi langganan banjir dan rob. Saat terjadi banjir dan rob tidak jarang membutuhkan waktu beberapa hari hingga air benar-benar surut. Dari kebiasaan bencana banjir rob tersebut, masjid Al Fajar di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto dilakukan rehabilitasi peninggian pondasi agar masyarakat tetap dapat beribadah dengan nyaman.

Proses rehabilitasi masjid Al Fajar yang dilakukan secara swadaya tersebut menggugah DPD Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Pekalongan, Jumat (04/03/2022) untuk memberikan bantuan material guna pembangunan Mushola Al Fajar Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto. Pasalnya tempat ibadah warga terletak di perbatasan Kota/ Kabupaten Pekalongan tersebut kerap terendam banjir rob.

Bantuan untuk pembangunan Mushola Al Fajar Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto berupa 50 semen dan pasir diberikan secara langsung oleh Ketua DPD Bapera, Ashraf didampingi pengurus dan DPK Tirto kepada Ketua Panitia Pembangunan. Namun dengan melihat kondisi pembangunan masih banyak kekurangan material, akhirnya Ashraf yang juga istri Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menambah 50 sak semen lagi sehingga total 100 sak semen.

Selain memberikan bantuan pembangunan Mushola, ditempat terpisah Bapera juga memberikan bantuan Speaker Portable untuk ibu ibu.

Ketua DPD Bapera Kabupaten Pekalongan, Ashraf disela sela kegiatan menyampaikan dirinya datang ke bertemu warga Desa Jeruksari, Tirto yang tengah membangun Mushola karena sering terkena banjir.

“Hari ini saya memberi sedikit bantuan untuk pembangunan Mushola di Desa Jeruksari, kemudian kita ke Gang sebelah bertemu ibu ibu yang membutuhkan pengeras suara untuk pengajian kita bantu speaker beberapa disana, ” katanya.

Diakui, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pada warga supaya bisa melaksanakan kewajiban dengan khusuk dan tidak lagi terkena banjir.

“Niat saya adalah membantu dan berharap mudah mudahan ini bermanfaat pada masyarakat dan saya mau membuktikan bahwa mereka tidak salah pilih istri saya sebagai Bupati Pekalongan. Karena pilihan mereka yang menbikin saya bisa turun sampai kesini untuk membantu masyarakat kalau mereka tidak memilih istri saya maka saya tidak punya peluang datang ke sini, ” imbuhnya.

Ketua Panitia Pembangunan Mushola Al Fajar Rt 03 Rw 1 Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Walun menyampaikan baru kali ini seorang tokoh Kabupaten Pekalongan rawuh di tempat seperti ini dan ini merupakan kebahagiaan warga yang sedang mengimpikan agar mushola terwujud agar tidak terkena rob atau banjir. Padahal sebelumnya Mushola sudah ditinggikan namun air malah naik, mudah mudahan dengan kekuatan warga guyub menjadi satu untuk kekuatan warga.

“Untuk itu kami dari panitia dan warga menyampaikan terimakasih pada Ketua Bapera Pak Ashraf yang telah memberikan bantuan 50 semen. Karena tadi melihat kondisi masih membutuhkan cukup banyak akan ditambah 50 lagi. Kami dari panitia berharap mudah mudahan bisa dipikirkan lantai granit, ” ungkapnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-03-27 at 12.14
Jalan Ambles Bojong–Kalijambe Disidak DPRD, Diminta Masuk Prioritas Perbaikan 2026
SEMANGKA
Truk Semangka Terguling di Pantura Wiradesa, Dua Mobil Tertimpa
SYAWALAN
10 Ribu Megono Gratis Siap Dibagikan, Pemkab Pekalongan Ajak Warga Serbu Syawalan di Linggo Asri
PARIPUR
DPRD Pekalongan Terima LKPJ 2025, Soroti Evaluasi Kinerja dan Arah Kebijakan ke Depan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-27 at 12.14
Jalan Ambles Bojong–Kalijambe Disidak DPRD, Diminta Masuk Prioritas Perbaikan 2026
KAJEN – Kerusakan jalan ambles di ruas Pantianom (Kecamatan Bojong) hingga Jembatan Kalijambe (Kecamatan Sragi) mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pekalongan. Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI...
SEMANGKA
Truk Semangka Terguling di Pantura Wiradesa, Dua Mobil Tertimpa
KAJEN – Sebuah truk bermuatan semangka mengalami kecelakaan di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa terjadi di sebelah barat perempatan lampu...
SYAWALAN
10 Ribu Megono Gratis Siap Dibagikan, Pemkab Pekalongan Ajak Warga Serbu Syawalan di Linggo Asri
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak masyarakat meramaikan acara Syawalan Megono yang akan digelar di Obyek Wisata Linggo Asri, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 07.00...
PARIPUR
DPRD Pekalongan Terima LKPJ 2025, Soroti Evaluasi Kinerja dan Arah Kebijakan ke Depan
KAJEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pekalongan Akhir Tahun Anggaran...
JALAN RUSAKx
Janji Perbaikan Sebelum Lebaran Tak Terbukti, Warga Buaran–Karangdadap Merasa “Diprank”
KAJEN – Kerusakan jalan di ruas Buaran hingga Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, kembali menuai keluhan warga. Hingga H+4 Idul Fitri 2026, kondisi jalan tersebut masih jauh dari kata layak, meski sebelumnya...
Muat Lebih

POPULER

SYAWALAN
10 Ribu Megono Gratis Siap Dibagikan, Pemkab Pekalongan Ajak Warga Serbu Syawalan di Linggo Asri
WhatsApp Image 2025-07-31 at 17.57
Dari Anak Petani hingga Puncak Parlemen Daerah: Kisah Perjalanan Politik H. Abdul Munir, Ketua DPRD Pekalongan
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka