Advertise

KABAR RASIKA

Bancaan Revitalisasi Sekolah Puluhan Miliar, Sukirman: Kalau Valid, Aparat Hukum Harus Turun!

Bancaan Revitalisasi Sekolah Puluhan Miliar, Sukirman: Kalau Valid, Aparat Hukum Harus Turun!

Bancaan Revitalisasi Sekolah Puluhan Miliar, Sukirman: Kalau Valid, Aparat Hukum Harus Turun!

Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, memberikan keterangan kepada awak media terkait dugaan penyimpangan dalam proyek revitalisasi gedung sekolah yang bersumber dari dana Banpres di wilayah Kabupaten Pekalongan (17/03/2026 – dok. Istimewa)

KAJEN – Dugaan penyimpangan dalam proyek revitalisasi gedung sekolah bersumber dari dana Bantuan Presiden (Banpres) bernilai puluhan miliar rupiah di Kabupaten Pekalongan terus bergulir. 

Kali ini, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa jika temuan tersebut terbukti valid, maka aparat penegak hukum harus turun tangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, program revitalisasi gedung sekolah yang menyasar sejumlah SMP dan SD di Kabupaten Pekalongan disorot publik setelah muncul dugaan pekerjaan konstruksi yang tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis.

Beberapa temuan yang mencuat di lapangan di antaranya terkait pemasangan rangka atap baja ringan yang diduga dikerjakan oleh tenaga kerja tanpa sertifikasi keahlian sebagaimana disyaratkan dalam pekerjaan konstruksi. Selain itu, penggunaan material bangunan seperti kusen juga disebut-sebut tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi proyek.

Tak hanya itu, muncul pula dugaan adanya praktik “kongkalikong” antara kontraktor dan konsultan proyek dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Menanggapi hal itu, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman mengaku belum menerima laporan resmi mengenai dugaan penyimpangan tersebut. Namun ia menegaskan bahwa jika dugaan itu terbukti sebagai temuan yang valid, maka penanganannya harus diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Ya, sejauh ini memang saya belum ngecek dan belum mendapatkan laporan. Tetapi kalau itu akhirnya memang valid menjadi sebuah temuan, tentu saja aparat hukum harus bertindak. Kita akan pasrahkan kepada aparat hukum,” kata Sukirman saat dimintai tanggapan oleh wartawan saat melakukan pengecekan jalan di Wonosari Siwalan pada Selasa (17 Maret 2026).

Menurut Sukirman, berbagai kasus yang pernah terjadi sebelumnya seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak mengulang kesalahan yang sama dalam pengelolaan anggaran negara.

“Tidak bisa lagi kemudian Bapak Ibu sekalian yang hari ini kita sudah banyak belajar pengalaman, terus kemudian mengulang hal-hal yang serupa,” tegasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan tinggal diam. Sukirman memastikan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi gedung sekolah tersebut.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan untuk meminta penjelasan terkait proyek yang kini menjadi sorotan publik itu.

“Ya dalam waktu dekat pasti kita akan cek, akan segera saya panggil Kepala Dinas Pendidikan dulu ya,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya sejumlah sumber menyebut proyek revitalisasi sekolah yang bernilai puluhan miliar rupiah tersebut perlu dilakukan evaluasi menyeluruh. Mereka bahkan mengaku telah mengantongi sejumlah bukti dugaan penyimpangan dan siap melaporkannya ke aparat penegak hukum apabila diperlukan.

Termasuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara di sektor pendidikan benar-benar dilakukan secara serius. Selain menyangkut uang negara, kualitas bangunan sekolah juga berkaitan langsung dengan keselamatan serta kenyamanan siswa dan tenaga pendidik yang akan menggunakannya. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
KAJEN — Pembangunan ruas jalan Bukur–Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, telah rampung. Namun, jalan tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu masa waktu teknis sebelum...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
KAJEN — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pekalongan 2026 mulai memasuki proses verifikasi berkas pendaftaran bakal calon kepala desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan...
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
cardinal
TOK..!! Vonis 2 Tahun 4 Bulan Untuk Pemalsu Celana Cardinal