Advertise

KABAR RASIKA

Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”

Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”

Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”

Dulu dikenal sebagai kawasan eks Pendopo Kabupaten Pekalongan. Kini wajahnya berubah lebih modern setelah renovasi dan penataan kawasan (dok. istimewa)

Pemkab Pekalongan mengaku tengah menelusuri persoalan teknis pembayaran sewa aset eks Pendopo Nusantara yang disebut tidak berjalan sesuai perjanjian.

PEKALONGAN – Polemik sewa aset eks Pendopo Nusantara atau Pendopo Lawas di Kota Pekalongan akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman.

Dalam wawancara bersama reporter Rasika FM Pekalongan di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (13/5/2026), Sukirman mengakui bahwa persoalan tersebut memang telah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sebenarnya persoalan ini memang sudah menjadi temuan BPK. Kami kemudian memiliki kewajiban untuk menarik pengembalian tersebut, yang kalau tidak salah nilainya sekitar Rp2,5 miliar,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi respons resmi pertama dari pimpinan daerah di tengah polemik tunggakan pembayaran sewa kawasan Pendopo Nusantara yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Pemkab Akui Sedang Lakukan Penelusuran

Sukirman menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah melakukan penelusuran lebih mendalam terkait persoalan tersebut, termasuk berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Saat ini proses pengembalian oleh pihak-pihak terkait sedang berjalan. Kami juga baru saja melakukan pengecekan mendalam mengenai persoalan ini, khususnya berkoordinasi dengan BPKAD,” katanya.

Skema Pembayaran Jadi Sorotan

Sebelumnya, publik menyoroti skema pembayaran sewa aset Pendopo Nusantara yang berdasarkan dokumen perjanjian dilakukan setiap enam bulan sekali.

Namun hingga memasuki tahun kedua masa kontrak, pembayaran disebut baru terealisasi sekitar Rp290 juta, padahal sesuai skema perjanjian seharusnya nominal yang masuk telah jauh lebih besar.

Saat ditanya mengenai kendala pembayaran yang tidak berjalan sesuai jadwal tersebut, Sukirman mengaku persoalan itu masih dalam proses penelusuran.

“Nah itu dia, persoalan teknis pembayaran tersebut sedang kami telusuri lebih lanjut,” ujarnya.

Polemik Terus Bergulir

Kasus sewa Pendopo Nusantara sendiri sebelumnya telah memicu berbagai tanggapan dari sejumlah pihak, mulai dari aktivis masyarakat sipil hingga pengelola kawasan.

Ketua FORMASI Kabupaten Pekalongan bahkan mendesak aparat penegak hukum turun tangan karena menilai persoalan tersebut berpotensi merugikan pendapatan daerah.

Di sisi lain, pihak pengelola kawasan mengaku hanya menjalankan operasional lapangan dan menyebut persoalan kontrak utama berada langsung antara penyewa dan pemerintah daerah.

Pernyataan Plt. Bupati Pekalongan kini menjadi perhatian baru di tengah berkembangnya polemik pengelolaan aset daerah strategis tersebut. Sebab hingga kini, aktivitas di kawasan Pendopo Nusantara masih tetap berjalan, sementara polemik mengenai tunggakan pembayaran dan temuan BPK belum juga menemukan titik akhir. (gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
KAJEN — Pembangunan ruas jalan Bukur–Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, telah rampung. Namun, jalan tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu masa waktu teknis sebelum...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
KAJEN — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pekalongan 2026 mulai memasuki proses verifikasi berkas pendaftaran bakal calon kepala desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan...
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
cardinal
TOK..!! Vonis 2 Tahun 4 Bulan Untuk Pemalsu Celana Cardinal