Advertise

KABAR RASIKA

BPJS “Obral” Kemudahan Layanan di Tengah Tantangan Kesadaran Iuran

BPJS “Obral” Kemudahan Layanan di Tengah Tantangan Kesadaran Iuran

BPJS “Obral” Kemudahan Layanan di Tengah Tantangan Kesadaran Iuran

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu (Cici), menekankan pentingnya kolaborasi bersama media dalam meningkatkan literasi JKN di masyarakat. Di tengah tantangan kepatuhan iuran, BPJS Kesehatan terus menghadirkan kemudahan seperti program New Rehab 2.0 untuk membantu masyarakat mengelola tunggakan secara ringan (Dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan).

PEKALONGAN – Upaya mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri terus dikebut oleh BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan. Meskipun dihadapkan pada tantangan besar berupa rendahnya angka capaian iuran di beberapa wilayah, berbagai inovasi dan solusi nyata terus digelontorkan untuk memanjakan peserta.

Komitmen Pelayanan di Tengah Perubahan Status UHC

Memasuki tahun 2026, peta jaminan kesehatan di wilayah eks-Keresidenan Pekalongan mengalami dinamika baru. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu—atau yang akrab disapa Cici—mengungkapkan bahwa saat ini hanya Kota Pekalongan yang masih bertahan dalam status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Tiga wilayah lainnya, yakni Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Pemalang, harus menyesuaikan diri dengan mundurnya status tersebut karena perbedaan kemampuan anggaran daerah. Kondisi ini pun tercermin pada capaian penerimaan iuran peserta Mandiri (PBPU), di mana Kabupaten Pekalongan mencatatkan angka realisasi sebesar 14,84% dari target Rp38 miliar.

Literasi Jadi Kunci, Bukan Sekadar Masalah Ekonomi

Bagi Cici, tantangan ini bukan sekadar soal angka di atas kertas, melainkan soal edukasi. Ia mencatat bahwa kepatuhan terbaik saat ini ada di Kota Pekalongan, yang dipicu oleh tingkat literasi penduduk yang lebih baik.

“Faktornya adalah ekonomi, willingness to pay (kemauan membayar), dan awareness to pay (kesadaran membayar),” jelas Cici pada Kamis (07/05/2026) usai acara Media Gathering di Batang. Edukasi di semua segmen kini menjadi prioritas utama agar masyarakat memahami pentingnya gotong-royong dalam jaminan kesehatan.

“Karpet Merah” Kemudahan bagi Peserta

Demi mendorong semangat warga, BPJS Kesehatan telah menyiapkan berbagai fasilitas unggulan dan kemudahan akses:

  • Solusi Tunggakan New Rehab 2.0: Memberikan keringanan luar biasa bagi peserta PBPU/BP yang memiliki tunggakan agar bisa mencicil dengan skema yang sangat mudah, bahkan untuk mereka yang sudah beralih segmen.

  • Akses Medis Luas: Kerja sama telah dijalin dengan 28 Rumah Sakit yang tersebar di Pemalang, Batang, serta Kota dan Kabupaten Pekalongan.

  • Digitalisasi Antrean: Optimalisasi fitur Antrean Mobile JKN memastikan warga tidak perlu lagi membuang waktu mengantre secara fisik di rumah sakit.

  • Kanal Bayar Serba Ada: Pembayaran kini bisa dilakukan di mana saja, mulai dari perbankan, PPOB, e-commerce, hingga retail merchant seperti minimarket terdekat.

  • Layanan Jemput Bola: Penguatan peran Kader JKN dan Telekolekting terus dilakukan untuk memastikan setiap keluhan dan kendala warga terlayani dengan baik.

Menatap Optimisme Tahun 2026

BPJS Kesehatan optimis bahwa dengan dukungan layanan tatap muka maupun non-tatap muka yang semakin canggih, tingkat keaktifan peserta akan kembali pulih seperti masa jayanya di akhir tahun 2025.

Kini, bola ada di tangan kita semua. Dengan kemudahan yang sudah berada dalam genggaman, akankah kita menyambut jaminan kesehatan ini dengan kesadaran penuh demi perlindungan diri dan keluarga? Sehat dimulai dari kedisiplinan kita hari ini. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

KPU 1
Bukan Sekadar Pilih Ketua OSIS, KPU Pekalongan Tanamkan Antipolitik Uang Sejak Sekolah
DPRD 2
45 Kursi, Cuma 15 Terisi! Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Kembali "Bolong"
RSUD 1
RSUD Kraton Dipercepat, Pemkab Pekalongan Siapkan Rp80 Miliar
WhatsApp Image 2026-08-01 at 09.42
Mobil Feroza Masuk Jurang di Hutan Sirewog Pekalongan, Balita 3 Tahun Meninggal Dunia

TERKINI

KPU 1
Bukan Sekadar Pilih Ketua OSIS, KPU Pekalongan Tanamkan Antipolitik Uang Sejak Sekolah
KESESI – Demokrasi tidak cukup diajarkan lewat teori. Cara memilih calon, menilai visi dan program, hingga menolak politik uang justru perlu dikenalkan sejak seseorang pertama kali belajar menentukan pilihan. Pesan...
DPRD 2
45 Kursi, Cuma 15 Terisi! Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Kembali "Bolong"
KAJEN – Pemandangan yang memantik tanda tanya publik kembali terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan. Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan...
RSUD 1
RSUD Kraton Dipercepat, Pemkab Pekalongan Siapkan Rp80 Miliar
KAJEN – RSUD Kraton semakin mendekati tahap operasional yang lebih optimal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memastikan penyempurnaan rumah sakit milik daerah tersebut melalui dukungan pembiayaan...
WhatsApp Image 2026-08-01 at 09.42
Mobil Feroza Masuk Jurang di Hutan Sirewog Pekalongan, Balita 3 Tahun Meninggal Dunia
LEBAKBARANG – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur perbukitan Hutan Sirewog, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jumat (31/7/2026) siang. Sebuah mobil Daihatsu Feroza bernomor polisi...
WhatsApp Image 2026-08-01 at 08.50
AWON FC Taklukkan Pandawa Lima Lewat Adu Penalti Dramatis
KEDUNGWUNI – Trofi Open Turnamen Bhayangkara Cup 2026 akhirnya menemukan pelabuhan terakhirnya. Setelah pertarungan sengit yang berlangsung bak partai hidup-mati, AWON FC Wonoyoso sukses merobohkan perlawanan...
Muat Lebih

POPULER

BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan
KEJAKSAAN 1
Kredit Bank Plat Merah di Sragi Berujung Tersangka, Kejari Pekalongan Tahan "S" dalam Kasus Korupsi Rp1 Miliar Lebih