Advertise

KABAR RASIKA

Viral di Medsos, Dugaan Penganiayaan Pelajar di Doro Berakhir Damai di Polsek

Viral di Medsos, Dugaan Penganiayaan Pelajar di Doro Berakhir Damai di Polsek

Viral di Medsos, Dugaan Penganiayaan Pelajar di Doro Berakhir Damai di Polsek

Polsek Doro memfasilitasi proses mediasi terkait dugaan penganiayaan yang sempat viral di media sosial. Pertemuan berlangsung di ruang SPKT dengan menghadirkan korban, keluarga, saksi, tokoh masyarakat, serta pihak terduga pelaku (dok. Humas)

DORO — Jajaran Polsek Doro bergerak cepat menangani kasus dugaan penganiayaan yang sempat viral di media sosial dan terjadi di wilayah Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026, di depan toko listrik di pinggir Jalan Raya Desa Dororejo.

Korban diketahui bernama Anton (15), seorang pelajar asal Desa Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Sementara terduga pelaku berinisial NK (40), warga Desa Harjosari, Kecamatan Doro.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden dipicu saat korban yang mengendarai sepeda motor diduga menyalip kendaraan milik NK di Jalan Raya Sawangan Doro. Situasi itu disebut memancing emosi hingga terduga pelaku mengejar dan menghentikan kendaraan korban di wilayah Desa Dororejo.

Setelah korban berhenti, terduga pelaku diduga menendang sepeda motor korban dan menampar korban satu kali menggunakan tangan kanan hingga mengenai pipi kiri korban. Usai kejadian, pelaku meninggalkan lokasi menuju arah timur Jalan Raya Dororejo.

Menyikapi video dan informasi yang beredar luas di masyarakat maupun media sosial, petugas Polsek Doro langsung melakukan serangkaian langkah kepolisian. Mulai dari mendatangi lokasi kejadian, melakukan penyelidikan, hingga meminta klarifikasi dari korban, saksi, dan terduga pelaku.

Kapolsek Doro, Iptu Faridin, mengatakan pihaknya mengedepankan penyelesaian secara humanis melalui mekanisme problem solving atau mediasi keluarga.

“Setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut, kami langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk memanggil dan meminta keterangan dari para pihak yang terlibat. Selanjutnya kami memfasilitasi mediasi guna menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kondusifitas kamtibmas,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi, Jumat malam (08/05/2026).

Mediasi digelar pada Jumat sore di ruang SPKT Polsek Doro dengan menghadirkan korban, orang tua korban, saksi, orang tua saksi, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Wringinagung.

Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban beserta keluarga. Permintaan maaf itu diterima, sementara pelaku juga menyatakan penyesalan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Hasil mediasi menyepakati bahwa perkara diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Kedua belah pihak juga sepakat untuk tidak melanjutkan persoalan tersebut ke ranah pidana maupun perdata.

Kapolsek berharap kejadian itu menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih mampu mengendalikan emosi dan menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa kekerasan.

Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan

TERKINI

MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
​KAJEN – Tingginya angka penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Pekalongan memaksa Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) / Samsat Kajen putar otak. Berdasarkan data terakhir, tercatat...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
KARANGDADAP – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mulai dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026)....
WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
KAJEN – Calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang masuk daftar berhak lunas diminta mulai menyiapkan dana. Namun, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi belum dimulai...
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah menata kembali personel aparatur sipil negara (ASN) menyusul masih banyaknya jabatan struktural yang kosong. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026