Advertise

KABAR RASIKA

Gedung DPRD Ditunda, Anggaran Dialihkan: 99 Km Jalan Rusak Jadi Prioritas

Gedung DPRD Ditunda, Anggaran Dialihkan: 99 Km Jalan Rusak Jadi Prioritas

Gedung DPRD Ditunda, Anggaran Dialihkan: 99 Km Jalan Rusak Jadi Prioritas

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menegaskan komitmen pengalihan anggaran pembangunan gedung DPRD untuk percepatan perbaikan 99 kilometer jalan rusak serta penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat (dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan)

KAJEN – Kabupaten Pekalongan mengambil langkah tegas dalam menentukan prioritas pembangunan. Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa pembangunan gedung DPRD resmi ditunda demi percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai lebih mendesak bagi masyarakat.

Keputusan tersebut merupakan hasil konsultasi dan rapat koordinasi bersama Pelaksana Tugas (PLT) Bupati. Dalam pernyataannya, Abdul Munir menyebutkan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah penyelesaian persoalan jalan, disusul sektor kesehatan dan fasilitas umum lainnya.

“Kita komitmen untuk menyelesaikan jalan, kemudian kesehatan, kemudian fasilitas umum yang lain,” ujar Abdul Munir pada Rabu, (01/04/2026) sore.

Ia mengungkapkan, terdapat sekitar 99 kilometer ruas jalan rusak yang akan segera ditangani. Beberapa titik yang menjadi prioritas di antaranya Jalan Watusalam, Pantianom, serta jalur dari BCA Kedungwuni hingga pertigaan Podo.

“Untuk memenuhi kebutuhan jalan, ini akan kita segerakan, terutama ruas-ruas jalan yang rusak parah,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, DPRD bersama pemerintah daerah sepakat mengalihkan anggaran pembangunan gedung DPRD untuk perbaikan jalan. Kebijakan ini diambil agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Pembangunan gedung DPRD ditunda. Dana akan dialihkan untuk pembangunan jalan agar masyarakat secara cepat bisa menikmati, memudahkan jalan aman dan nyaman,” jelasnya.

Terkait metode perbaikan, Abdul Munir menyebutkan bahwa beberapa ruas jalan akan menggunakan konstruksi cor beton, khususnya pada titik-titik yang selama ini cepat rusak.

“Ada beberapa tempat nanti akan kita cor. Misalnya Watusalam itu harus dicor, kalau tidak dicor senantiasa rusak. Pantianom juga,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan teknis sepenuhnya akan ditentukan oleh dinas terkait.

Lebih lanjut, Abdul Munir memastikan bahwa penundaan pembangunan gedung DPRD merupakan bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat.

“Dipastikan ditunda untuk kepentingan jalan, sesuai dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat. Kami akan mengikuti bagaimana keluh kesah suara rakyat menjadi nomor satu bagi kami di DPRD, khususnya dari Fraksi Kebangkitan Bangsa,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, DPRD juga mendorong agar program layanan kesehatan gratis berbasis KTP dapat kembali berjalan. Selain itu, percepatan relokasi RSUD dari Kraton ke wilayah Kajen turut menjadi perhatian.

“Kesehatan gratis ini sedang kita dorong agar bisa terselesaikan program cukup dengan KTP itu nanti akan berjalan kembali,” ungkapnya.

Untuk memastikan proses relokasi berjalan lancar, pemerintah daerah telah membentuk tim khusus, termasuk tim percepatan dan tim transisi. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kekosongan layanan saat perpindahan operasional rumah sakit.

“PLT Bupati sudah membentuk Tim Transisi rumah sakit. Itu yang sedang dirampungkan konsepnya,” pungkas Abdul Munir.

Langkah pengalihan anggaran ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah bersama DPRD memilih berpihak pada kebutuhan mendasar masyarakat, terutama akses jalan yang layak dan layanan kesehatan yang merata. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk

TERKINI

NARKOBOY
Polres Pekalongan Bergerak, Olah TKP Kasus Dugaan Penyiksaan yang Viral, Tiga Saksi Sudah Diperiksa
KAJEN – Penanganan kasus dugaan penyiksaan yang dialami M. Ikhdar akhirnya memasuki tahap penyelidikan. Setelah viral di media sosial dan menjadi perhatian publik, Satreskrim Polres Pekalongan bergerak...
KESESI 1
SMAN 1 Kesesi Perkuat Budaya Integritas, Terapkan Absensi Online dan Targetkan Disiplin Siswa
KESESI – SMAN 1 Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mulai memperkuat budaya integritas di lingkungan sekolah dengan meluncurkan sejumlah langkah konkret, salah satunya penerapan sistem absensi siswa secara daring...
KORBAN
Pemuda Tirto Ngaku Disiksa Secara Brutal, Nama Dua Oknum Polisi Ikut Disebut
PEKALONGAN – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menghebohkan publik setelah memuat pengakuan seorang pemuda asal Desa Sepacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, yang mengaku menjadi korban dugaan...
WhatsApp Image 2026-07-18 at 13.37
Diduga Bajak Ponsel Istri Korban untuk Minta Transfer Rp50 Juta, Pemuda Asal Banyumas Ditangkap
KAJEN – Seorang pemuda berinisial AZ (23), warga Kabupaten Banyumas, diamankan polisi setelah diduga melakukan penipuan terhadap seorang warga Kabupaten Pekalongan dengan modus menguasai telepon seluler...
TMMD1
Jalan Desa Wonorejo Jadi Sasaran Utama TMMD Tahap III, Pembangunan 800 Meter Resmi Dimulai
PEKALONGAN – Upaya membuka akses dan memperkuat konektivitas di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, mulai dijalankan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026....
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-08-08 at 11.23
Ponpes Syarif Hidayatullah Wonopringgo Dapat Hibah Tanah
NARKOBOY
Polres Pekalongan Bergerak, Olah TKP Kasus Dugaan Penyiksaan yang Viral, Tiga Saksi Sudah Diperiksa
WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan