LEBAKBARANG – Sebuah mobil operasional milik PLN Cabang Kajen terjun ke jurang sedalam sekitar 160 meter di Dukuh Krandegan, Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (27/1/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya tertimpa material longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi K 1069 FB itu diketahui dalam kondisi kosong saat insiden terjadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Insiden bermula saat petugas PLN berupaya memperbaiki jaringan listrik yang terputus akibat cuaca ekstrem pada Senin (26/1/2026) sore. Namun, di tengah perjalanan menuju lokasi perbaikan, mobil yang mereka gunakan mengalami mogok di jalur perbukitan Mendolo.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, menjelaskan bahwa kondisi cuaca buruk dan medan yang sulit membuat petugas memutuskan meninggalkan kendaraan di lokasi dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

“Mobil ditinggal karena mogok, sementara petugas berjalan menuju Balai Desa Mendolo untuk mencari bantuan. Pada malam harinya, terjadi longsor di lokasi tersebut dan material tanah menghantam kendaraan hingga jatuh ke jurang,” ujar Ipda Warsito, Selasa (27/1/2026).
Longsor dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Lebakbarang sejak sore hari. Tebing di sekitar lokasi parkir kendaraan tidak mampu menahan tekanan air dan tanah, sehingga amblas dan menyeret mobil ke dasar jurang.
Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi menemukan sejumlah barang milik petugas PLN, di antaranya tas punggung berisi kartu identitas atas nama Lukman Hakim, helm, gergaji lipat, serta peralatan kerja lainnya.
“Dipastikan tidak ada korban dalam kejadian ini. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp50 juta,” tambah Ipda Warsito.
Hingga kini, bangkai kendaraan masih berada di dasar jurang dan belum dapat dievakuasi. Medan yang terjal serta cuaca yang belum stabil menjadi kendala utama proses pengangkatan.
“Evakuasi membutuhkan alat berat berupa crane karena kedalaman jurang cukup ekstrem. Saat ini masih menunggu kondisi cuaca memungkinkan,” jelasnya.
Warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur Mendolo–Lebakbarang diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengingat struktur tanah di kawasan perbukitan tersebut masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.
Sumber: Humas Polres Pekalongan