Advertise

KABAR RASIKA

37 ABG Terjaring Operasi Kos Kosan, Langsung Di Test Urine

37 ABG Terjaring Operasi Kos Kosan, Langsung Di Test Urine

37 ABG Terjaring Operasi Kos Kosan, Langsung Di Test Urine

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bekerja sama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan melakukan melakukan tes urine kepada penghuni rumah kos yang terjaring dalam operasi di sejumlah kos yang ada di kecamatan Kajen dan Karanganyar. Kebanyakan dari mereka yang terjaring razia ini masih berusia remaja. Total ada 37 orang yang diamankan ke kantor Satpol PP dan 15 orang diantaranya adalah wanita (29/06/2022).

Kepala Kesbangpol Kabupeten Pekalongan, Haryanto Nugroho menuturkan, razia ini merupakan serangkaian kegiatan hari anti narkotika sedunia yang jatuh pada 26 juni 2022 lalu. Selain itu di Kabupaten Pekalongan sudah terbentuk tim terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang berkoordinasi dengan pihak terkait baik dari kepolisian, BNN, rumas sakit dan juga dinas kesehatan, sehingga nantinya ke 37 orang yang terjaring razia ini akan dilakukan pendataan dan random check urine yang bersinergi dengan Satpol PP.

“Untuk hasil saat ini sedang dilakukan test urine, dan Alhamdulillah dari yang sudah keluar hasilnya semuanya negative, tapi ini kita masih selesaikan karena ada 37 orang tadi”, terang Haryanto.

Razia kost dan test urine ini, jelas Haryanto, untuk menekan angka penggunaan narkoba di Kabupaten Pekalongan sesuai dengan tema hari anti narkotika internasional tahun ini yaitu “Kerja keras, kerja hebat, untuk berantas narkoba dari Indonesia”. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-19 at 15.53
Sumarwati Dorong Inovasi Rebana melalui Kolaborasi Musik Modern di Harlah ke-80 Muslimat NU Pekalongan
WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-19 at 15.53
Sumarwati Dorong Inovasi Rebana melalui Kolaborasi Musik Modern di Harlah ke-80 Muslimat NU Pekalongan
KEDUNGWUNI – Komitmen pelestarian seni tradisional terus diperkuat. Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKB, Sumarwati, mendorong pengembangan seni rebana melalui inovasi dan kolaborasi...
WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
Jakarta – Peluncuran 8 Program Quick Wins oleh BPJS Kesehatan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Jakarta oleh jajaran Direksi periode 2026 – 2031 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas...
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, Senin siang (13/4/2026). Bertempat di ruang rapat komisi DPRD, forum ini diwarnai kritik...
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
KAJEN — Dugaan tekanan politik pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Pekalongan mulai mencuat ke publik. Dua bidan berstatus karyawan BLUD di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama mengaku kehilangan pekerjaan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-19 at 15.53
Sumarwati Dorong Inovasi Rebana melalui Kolaborasi Musik Modern di Harlah ke-80 Muslimat NU Pekalongan
RATU 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Dukungan Penyintas Kanker Payudara Lewat Halal Bihalal Ratu Sembara Kasih
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK