Advertise

KABAR RASIKA

TINGKATKAN PAD, PEMKAB. PEKALONGAN PASANG ALAT PEREKAM TRANSAKSI

TINGKATKAN PAD, PEMKAB. PEKALONGAN PASANG ALAT PEREKAM TRANSAKSI

TINGKATKAN PAD, PEMKAB. PEKALONGAN PASANG ALAT PEREKAM TRANSAKSI

KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan meluncurkan pemasangan alat perekam transaksi atau tapping box di sejumlah hotel, restoran, dan rumah makan di Kabupaten Pekalongan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pada Jum’at (20/5).

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar dalam wawancara seusai meninjau kegiatan tersebut menuturkan, pemasangan tapping box bertujuan untuk meningkatkan kapasitas fiskal Kabupaten Pekalongan melalui peningkatan PAD serta sesuai dengan regulasi yang ada yaitu Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Pemasangan tapping box ini dilakukan di sejumlah tempat usaha yang menjadi target prioritas pemkab yakni hotel, penginapan, rumah makan, restoran, cafe, dan rumah makan yang memiliki jejaring, “Sementara itu yang kita prioritaskan,” ujar Akbar.

 

Akbar menerangkan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan sosialiasi. Setidaknya ada 33 titik target prioritas pemasangan tapping box yang akan selesai pada tahun 2022 ini. Pemkab juga akan melakukan evaluasi setiap bulan untuk memantau PAD yang seharusnya akan naik.

Kepala BPKD Kabupaten Pekalongan Casmidi menambahkan, pemasangan alat dan sistem tapping box dilakukan oleh tim dari BPKD sehingga dapat dilakukan pengecekan langsung jika terjadi kendala. Tapping box yang dipasang terkoneksi langsung dengan dashboard yang ada di kantor BKPD, “Jadi kami bisa kontrol seandainya alat itu mati,” Kata Casmidi.

Casmidi menjelaskan lebih lanjut, tapping box tersebut hanya berfungsi untuk merekam atau mencatat transaksi saja sedangkan pajaknya akan masuk ke rekening kas daerah secara otomatis di BPKD. Sedangkan dashboard di BPKD berfungsi untuk proses pemantauan jika ditemukan error atau tidak sesuai dengan target, maka dapat langsung diketahui untuk segera ditindaklanjuti dengan cepat.

General Manajer Grand Dian Hotel Pekalongan, Fauzi Akbar, menanggapi positif terkait pemasangan tapping box yang terkoneksi dengan BPKD. “Kami sangat support. Harapan kami, in terus diberlakukan untuk semua usaha wajib pajak, sehingga Kabupaten Pekalongan bisa membangun,” ungkap Fauzi Akbar. (GUS)

Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-13 at 11.20
Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Jalur Pantura Wiradesa
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-13 at 11.20
Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Jalur Pantura Wiradesa
Pekalongan – Jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Minggu (12/04/2026) dini hari. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diduga...
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
Pekalongan — Jejak sejarah di Pekalongan kembali ditelusuri. Tak sekadar berjalan, sekelompok pemburu sejarah mencoba menghidupkan kembali kisah masa lalu yang nyaris terlupakan, mulai dari industri batik...
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan
PEKALONGAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan resmi meluncurkan program “KPU Mengajar” sebagai langkah konkret memperkuat pendidikan pemilih di kalangan generasi muda. Program ini mulai...
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan