Advertise

KABAR RASIKA

Saring Dulu Sebelum Sharing, Hati-Hati Main Medsos

Saring Dulu Sebelum Sharing, Hati-Hati Main Medsos

Saring Dulu Sebelum Sharing, Hati-Hati Main Medsos

WIRADESA – Heru (23) warga Sijambe Kec. Wonokerto Kab. Pekalongan akhirnya mengklarifikasi dan meminta maaf kepada Polsek Wiradesa terkait dengan unggahannya di salah satu media sosial.

Dalam postingannya, Heru awalnya mengeluhkan padamnya lampu traffic light yang terletak di sebelah IBC Wiradesa yang diunggah di salah satu akun media sosial. Namun, di dalam unggahannya tersebut, ia menuliskan kata yang tidak pantas yang dialamatkan kepada Polsek Wiradesa.

“Jadi, Heru ini memposting sebuah informasi kalau lampu traffic light di sebelah IBC padam, akan tetapi selanjutnya dia menuliskan kata yang tidak pantas yang ditujukan kepada Polsek Wiradesa,” ujar Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H melalui PS. Kasi Humas Ipda Suwarti, S.H, Selasa (13/06).

 

Terkait peristiwa tersebut, Polsek Wiradesa kemudian mengambil langkah untuk menemui Heru guna memberikan klarifikasi terkait dengan unggahannya tersebut.

“Setelah mendapatkan penjelasan dari anggota Polsek Wiradesa, Heru kemudian memberikan klarifikasi dan meminta maaf,” imbuh Ipda Suwarti.

Heru menyampaikan permintaan maafnya dengan didampingi ayahnya dan juga anggota Polsek wiradesa.

“Saya meminta maaf kepada Polsek Wiradesa dan Polres Pekalongan atas postingan saya, karena saya tidak terlalu tahu masalah hukum. Saya juga tidak akan mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari,” ujar Heru dalam klasifikasinya.

Dijelaskan Ipda Suwarti, bahwa Polri tidaklah anti kritik, namun dalam hal ini, terkait lampu traffic light adalah kewenangan dari Dishub. “Jadi, masyarakat bisa menyampaikan usulan ataupun keluhan melalui Polsek terdekat, yang nantinya akan diteruskan kepada pihak terkait,” katanya.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?
WhatsApp Image 2025-09-13 at 11.41
Ditemukan Mengapung 150 Meter dari Lokasi, Bocah Pekalongan Tewas Tenggelam
WhatsApp Image 2025-08-23 at 09.26
Balon Udara Bertuliskan “Remaja Mumet” Tersangkut di Jaringan Listrik, Listrik Padam 30 Menit
WhatsApp Image 2025-08-02 at 08.38
Pinjam Motor untuk Beli Obat, Pria Ini Malah Gadaikan dan Kabur

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-27 at 12.14
Jalan Ambles Bojong–Kalijambe Disidak DPRD, Diminta Masuk Prioritas Perbaikan 2026
KAJEN – Kerusakan jalan ambles di ruas Pantianom (Kecamatan Bojong) hingga Jembatan Kalijambe (Kecamatan Sragi) mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pekalongan. Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI...
SEMANGKA
Truk Semangka Terguling di Pantura Wiradesa, Dua Mobil Tertimpa
KAJEN – Sebuah truk bermuatan semangka mengalami kecelakaan di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa terjadi di sebelah barat perempatan lampu...
SYAWALAN
10 Ribu Megono Gratis Siap Dibagikan, Pemkab Pekalongan Ajak Warga Serbu Syawalan di Linggo Asri
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak masyarakat meramaikan acara Syawalan Megono yang akan digelar di Obyek Wisata Linggo Asri, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 07.00...
PARIPUR
DPRD Pekalongan Terima LKPJ 2025, Soroti Evaluasi Kinerja dan Arah Kebijakan ke Depan
KAJEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pekalongan Akhir Tahun Anggaran...
JALAN RUSAKx
Janji Perbaikan Sebelum Lebaran Tak Terbukti, Warga Buaran–Karangdadap Merasa “Diprank”
KAJEN – Kerusakan jalan di ruas Buaran hingga Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, kembali menuai keluhan warga. Hingga H+4 Idul Fitri 2026, kondisi jalan tersebut masih jauh dari kata layak, meski sebelumnya...
Muat Lebih

POPULER

SYAWALAN
10 Ribu Megono Gratis Siap Dibagikan, Pemkab Pekalongan Ajak Warga Serbu Syawalan di Linggo Asri
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-07-31 at 17.57
Dari Anak Petani hingga Puncak Parlemen Daerah: Kisah Perjalanan Politik H. Abdul Munir, Ketua DPRD Pekalongan