Advertise

KABAR RASIKA

Harunya Pertemuan Kembali: WNA Asal Belanda Temukan Ibu Kandung di Pekalongan Setelah 42 Tahun Terpisah

Harunya Pertemuan Kembali: WNA Asal Belanda Temukan Ibu Kandung di Pekalongan Setelah 42 Tahun Terpisah

Harunya Pertemuan Kembali: WNA Asal Belanda Temukan Ibu Kandung di Pekalongan Setelah 42 Tahun Terpisah

WNA Belanda yang menemukan kembali ibunya setelah 42 tahun berpisah (dok. Humas)

KAJEN – Tangis haru mewarnai pertemuan Desirre, warga negara asing (WNA) asal Belanda, dengan ibu kandungnya, Casrijah (60), di Desa Logandeng, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Selasa (10/06/2025). Pertemuan emosional itu difasilitasi oleh Polsek Karangdadap bersama perangkat desa setempat.

Desirre, yang datang bersama suaminya Reda, telah lama mencari jejak ibu kandungnya di Indonesia. Usaha itu membuahkan hasil setelah mereka menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pekalongan. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Pemerintah Desa Logandeng, yang segera berkoordinasi dengan Polsek Karangdadap.

“Kami bersama pihak desa menjemput pasangan WNA ini untuk dipertemukan langsung dengan Ibu Casrijah di rumah Kepala Desa Logandeng,” ujar Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito.

Setelah dilakukan pengecekan data dan dokumen, terkonfirmasi bahwa Desirre memang anak kandung dari Ibu Casrijah. Perpisahan mereka bermula pada tahun 1982, saat Casrijah melahirkan Desirre dan menyerahkannya kepada seorang warga Wonoyoso, Buaran, bernama Duripah.

Setahun kemudian, bayi Desirre diadopsi oleh pasangan asal Belanda, Nicolas Willem Vam Berlen dan Grietje De Best, melalui Yayasan Sosial Bina Sejahtera di Jakarta Pusat.

Perjalanan panjang yang penuh pencarian itu akhirnya berakhir di sebuah ruang tamu sederhana di Pekalongan, dengan pelukan hangat seorang ibu dan air mata anak yang akhirnya pulang.

Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG
WhatsApp Image 2026-01-13 at 16.36
Belasan Botol Miras Disita dari Warung dan Karaoke
WhatsApp Image 2026-01-13 at 16.28
Jembatan Trajumas–Bodas Resmi Dibuka, Akses Sekolah dan Pertanian Lebih Aman
IMG-20260110-WA0020
Tersengat Listrik Tiang Lampu Jalan, Buruh Bongkar Muat di Wiradesa Meninggal Dunia

TERKINI

Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG
KEDUNGWUNI – Belasan siswa SD Negeri 1 Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi...
WhatsApp Image 2026-01-13 at 16.36
Belasan Botol Miras Disita dari Warung dan Karaoke
KAJEN – Peredaran minuman keras di wilayah Sragi kembali terungkap. Dalam razia yang digelar Senin sore (12/1/2026), aparat menemukan dan menyita belasan botol miras dari sejumlah warung makan dan tempat...
WhatsApp Image 2026-01-13 at 16.28
Jembatan Trajumas–Bodas Resmi Dibuka, Akses Sekolah dan Pertanian Lebih Aman
KANDANGSERANG, Pekalongan – Warga Desa Trajumas dan Bodas kini memiliki jalur penghubung yang lebih layak setelah jembatan baru di wilayah itu resmi digunakan, Selasa (13/12/2026). Jembatan yang membentang...
IMG-20260110-WA0020
Tersengat Listrik Tiang Lampu Jalan, Buruh Bongkar Muat di Wiradesa Meninggal Dunia
WIRADESA – Seorang buruh bongkar muat asal Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari tiang penerangan jalan, Jumat (9/1/2026) sore. Korban...
kirman
Wabup Sukirman Akan Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Soroti Risiko Kesehatan dan Minimnya Keterlibatan Lokal
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan berencana melakukan pengecekan langsung terhadap seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), baik yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam tahap persiapan....
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2022-07-29 at 13.04
Kapolres Pekalongan Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek kajen
c
Kepala Kantor Imigrasi Pemalang Melantik Lima Orang Pejabat Baru, Ini Daftarnya
LOGO HARI JADI 403 (1)
Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Pekalongan 2025