Advertise

KABAR RASIKA

Dua Penebas Durian Tewas Usai Disambar Petir dan Terjatuh dari Ketinggian 15 Meter

Dua Penebas Durian Tewas Usai Disambar Petir dan Terjatuh dari Ketinggian 15 Meter

Dua Penebas Durian Tewas Usai Disambar Petir dan Terjatuh dari Ketinggian 15 Meter

(dok. Humas)

CEK LOKASI – Petugas Kepolisian melakukan olah TKP usai terjadinya insiden dua orang yang meninggal dunia karena tersambar petir

DORO – Nasib naas menimpa dua penebas durian bernama Suroso (59) warga Doromantek Desa Dororejo Kecamatan Doro dan Lukman (52) warga Gumanti Desa Mesoyi Kecamatan Talun yang meninggal dunia karena tersambar petir saat memanjat pohon durian. Mereka terjatuh dari ketinggian 15 meter dan langsung meninggal di lokasi kejadian.

Kapolsek Doro Iptu R. Yonanta Edy Pranawa, S.H., M.H., menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (24/10/23) sore di kebun duren Doromantek Desa Dororejo Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Ia mengatakan, sore itu situasi wilayah Doro sedang turun hujan lebat disertai angin kencang.

Sebelumnya, di lokasi yang sama, saksi Taufik (30) sedang berada diatas pohon durian untuk memanen buah durian. Ia juga melihat kedua koran yang saat itu juga diatas pohon durian untuk memanen.

“Tidak lama kemudian, Taufik turun dari pohon durian karena hujan turun. Ia pun mengajak Suroso dan Lukman untuk turun dan berteduh, namun keduanya tidak mengindahkan ajakan Taufik,” terang Kapolsek Doro.

Saat berteduh, Taufik mendengar teriakan dari saksi lain bahwa ada orang tersambar petir dan terjatuh dari pohon durian. Taufik pun segera lari menuju tempat kejadian dan meminta tolong kepada warga sekitar. Warga yang datang segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Doro I.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas puskesmas, kedua korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata Iptu Yonanta.

Dari keterangan pihak puskesmas, Suroso mengalami luka bakar luka bakar di bahu sebelah kanan akibat tersambar petir, sedangkan Lukman mengalami patah tulang kaki kanan. Sementara itu, pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut, tidak berkenan dilakukan otopsi dan sudah menerima kejadian itu sebagai musibah.

Disisi lain terkait kejadian tersebut Kasi Humas Polres Pekalongan Ipda Suwarti, S.H. berpesan kepada warga khususnya masyarakat Kabupaten Pekalongan agar tidak mengambil resiko untuk tetap beraktivitas dalam kondisi hujan.

“Kami himbau kepada masyarakat agar mengurangi atau tidak beraktivitas saat turun hujan. Selain itu juga tidak berteduh dan dekat dengan pepohonan agar terhindar dari musibah jika terjadi pohon tumbang atau adanya petir yang menyambar,” ungkap Kasus Humas.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?
WhatsApp Image 2025-09-13 at 11.41
Ditemukan Mengapung 150 Meter dari Lokasi, Bocah Pekalongan Tewas Tenggelam
WhatsApp Image 2025-08-23 at 09.26
Balon Udara Bertuliskan “Remaja Mumet” Tersangkut di Jaringan Listrik, Listrik Padam 30 Menit
WhatsApp Image 2025-08-02 at 08.38
Pinjam Motor untuk Beli Obat, Pria Ini Malah Gadaikan dan Kabur

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan
PEKALONGAN – Suasana hangat dan penuh keceriaan terasa di Hotel Marlin Pekalongan saat puluhan anak yatim piatu berkumpul dalam kegiatan bertajuk Ramadhan Ceria, Kamis (13/3/2026) sore. Kegiatan sosial...
RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
KAJEN — Situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Fadia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dibiarkan berlarut. DPRD Kabupaten Pekalongan langsung...
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
KAJEN — Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, DPRD menegaskan roda pemerintahan tidak boleh...
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
KAJEN = Polemik pelarangan awak media saat agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026), terus bergulir....
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.47
Wartawan Dicegah Meliput Acara Gubernur Jateng di Pekalongan, Klarifikasi Baru Muncul Setelah Protes
KAJEN – Polemik pelarangan awak media dalam agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan akhirnya mendapat tanggapan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2023-09-14 at 09.30
Tiga Bulan Ngadu Ke Polisi, Korban Penganiayaan Minta Kejelasan
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan
SUKIRMAN
Sukirman Resmi Jadi Plt Bupati Pekalongan, Ini Mekanisme Hingga Bisa Menjadi Bupati Definitif