Advertise

KABAR RASIKA

Libatkan Media dan Komunitas, KPU Kabupaten Pekalongan Sosialisasikan Parpol, Maskot dan Jingle Pemilu 2024

Libatkan Media dan Komunitas, KPU Kabupaten Pekalongan Sosialisasikan Parpol, Maskot dan Jingle Pemilu 2024

Libatkan Media dan Komunitas, KPU Kabupaten Pekalongan Sosialisasikan Parpol, Maskot dan Jingle Pemilu 2024

KAJEN : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan sosialisasikan Partai peserta Pemilu, Maskot Sura dan Sulu untuk Pemilu 2024. Dihotel Dafam Kota Pekalongan, Senin (19/12/2022). Selain itu, KPU juga sampaikan rilis jingle pemilu berjudul ‘Memilih untuk Indonesia.’

Disampaikan Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal saat membuka acara mengatakan, KPU hingga saat ini telah menjalankan tahapan demi tahapan yang saat ini telah menyelesaikan tahapan verifikasi partai politik peserta pemilu 2024.

“Telah ditetapkan sebanyak 17 Partai Politik Peserta Pemilu 2024 oleh KPU Pusat, Selain itu kami juga telah melaunching maskot yang merupakan sepasang buruk Jalak Bali, Sura untuk pejantan dan Sulu betina. Maskot tersebut memiliki simbol surat suara dan alat coblos,” terang Abi.

Ditambahkan Komisioner KPU Divisi sosialisasi Ahyar Budi Pranoto, Data Pemilih tahun 2024 ini didominasi kaum milenial jadi KPU Kabupaten Pekalongan juga memanfaatkan media sosial untuk sosialisasi.
“Data pemilih umum tahun 2024 ini 70 persen didominasi kaum milenial jadi kami juga mensosialisasikan berbagai tahapan lewat media sosial diantaranya Instagram, Tweet, Facebook, YouTube dan Tik tok,” jelas Ahyar.

Peserta sosialisasi kali ini adalah komunitas masyarakat, organisasi, Media Partner KPU, Hadir dalam kesempatan tersebut segenap Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan dan Jajarannya.(GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
KAJEN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus berkembang. Selain penyegelan sejumlah ruang kantor di lingkungan Sekretariat...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel
KAJEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, KPK menyegel sedikitnya tiga...
WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.49
RSUD Kraton Turun ke Desa, Bawa Dokter Spesialis Edukasi Bahaya Obesitas bagi Perempuan
PEKALONGAN – Akses layanan kesehatan spesialis tak lagi harus menunggu antrean panjang di rumah sakit. RSUD Kraton Pekalongan kembali menegaskan perannya dalam menyehatkan masyarakat melalui program SPELING...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'
Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?