Advertise

KABAR RASIKA

Wakil Ketua DPRD Monitoring Launching Program Makanan Bergizi Sehat SPPG

Wakil Ketua DPRD Monitoring Launching Program Makanan Bergizi Sehat SPPG

Wakil Ketua DPRD Monitoring Launching Program Makanan Bergizi Sehat SPPG

Wonopringgo – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ahmad Ridhowi, menghadiri acara launching program Makanan Bergizi Sehat yang dicanangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional Kabupaten Pekalongan. Acara ini diselenggarakan pada Selasa, (07/01/2025) di SDN Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Rizki Aditya, S.Sos., M.Han., Wakapolres Pekalongan, Kompol Kholid Mawardi, S.H., M.H., serta sejumlah perwakilan dari dinas terkait. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi.

Ahmad Ridhowi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Badan Gizi Nasional dalam meluncurkan program ini. “Pemenuhan gizi yang baik sangat penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Kami di DPRD siap mendukung program ini agar dapat berjalan sesuai dengan program Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, terutama bagi anak-anak usia sekolah, sebagai upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan di Kabupaten Pekalongan.

Acara berlangsung dengan penuh antusiasme, diisi dengan sosialisasi pola makan sehat, pembagian makanan bergizi kepada siswa, serta komitmen bersama untuk mendukung program gizi nasional. Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam memperbaiki pola hidup masyarakat menuju Pekalongan yang lebih sehat dan produktif.

Tag :

BACA JUGA :

BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
WhatsApp Image 2026-04-22 at 16.58
Jalan Desa Sawangan Akhirnya Diaspal, TMMD Doro Didorong Jadi Solusi Akses dan Ekonomi

TERKINI

MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
PEKALONGAN – Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang beredar di media sosial memantik polemik serius di internal partai hingga ke daerah. Dokumen yang diunggah...
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas...
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
PEMALANG, 23 April 2026 — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, turun langsung ke lapangan di Kabupaten Pemalang untuk mengecek pelaksanaan program prioritas pemerintah. Fokusnya...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20260124-WA0009
Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kedungwuni Terendam Banjir hingga 50 Sentimeter
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi