Advertise

KABAR RASIKA

Tiga Atlet Taekwondo Sabet Medali Tingkat Nasional

Tiga Atlet Taekwondo Sabet Medali Tingkat Nasional

Tiga Atlet Taekwondo Sabet Medali Tingkat Nasional

KAJEN – Tiga Atlet Taekwondo asal Kabupaten Pekalongan berhasil meraih tiga medali tingkat nasional yang digelar di Indoor Stadium Banten. Dalam Kejuaraan Best Of The Best Prabu Taekwondo Challenge diikuti oleh ratusan peserta se- Indonesia.

Adapun tiga atlet dari Garuda Taekwondo Klub Kabupaten Pekalongan adalah Adiva Kiran Pratidina siswi SD Muhammadiyah Kajen alamat Perum GSM Kebonagung, Kajen meraih medali emas dalam kelas Under 35. Kemudian Tika Amelia siswi SMAN 1 Kajen alamat Dukuh Sadang Desa Linggo Kecamatan Kajen meraih medali emas di kelas under 59. Sedangkan Retno Suci Mutiara Rossa siswi SMAN 1 Bojong asal Bandungan Kelurahan Kajen Kecamatan Kajen meraih medali perak.

Pelatih Garuda Taekwondo Klub Kabupaten Pekalongan, Fajar Septianto kepada Radar, Senin (25/07/2022) menyampaikan bawa dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo ‘Best Of The Best Prabu Taekwondo Challenge’ dilaksanakan di Tanggerang Selatan Provinsi Banten. Adapun dalam kejuaraan digelar selama tiga hari sejak 22,23,24 Juli 2022 diikuti oleh atlet dari berbagai provinsi dinataranya Kalimantan,Jambi, Sumatra, Jateng, Kalbar, Jatim, Papua dan sejumlah provinsi lainya.

“Dari tiga atlet yang kami ikutkan alhamdulillah berhasil meraih dua medali emas dan satu perak, ” katanya.

Diakui perolehan medali tersebut merupakan pertama kali usai pandemi Covid 19. Karena sejak tiga tahun terkahir atlet tidak bisa mengikuti Kejuaraan luar daerah. Untuk persiapan mengikuti kejuaraan tingkat nasional lanjut Fajar, sejak Februari 2022 anak mulai latihan fisik dan teknik secara rutin di Aula Koramil 03 Kajen.

“Setelah ini kita akan mempersiapkan kejuaraan berikutnya tingkat Jateng mulai Agustus sampai Oktober 2022. Dengan mengikuti kejuaraan diharapkan anak anak bisa memiliki teknik mental dan fisik untuk terus ditingkatkan lagi karena kemarin sempat down karena pandemi, “terangnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
Tipiwan
Don't Miss It..!! "Festival Pilihan Nikmat" di Alun-Alun Kajen
WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades