Advertise

KABAR RASIKA

Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor

Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor

Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor

Polisi dari Bid Labfor Polda Jateng mengidentifikasi proyektil yang ditemukan di lokasi teror penembakan rumah Ahmad Muzakhim alias Boim di Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, Minggu (15/2/2026).

KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias Boim, Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 21.10 WIB.

Pelaku yang belum teridentifikasi itu masuk ke area rumah korban menggunakan sepeda motor jenis Vario saat pagar dalam keadaan terbuka. Tanpa banyak gerak, ia langsung berputar arah dan melepaskan satu kali tembakan ke arah atas, tepat di bagian dak plafon teras, sebelum melarikan diri dari kawasan perumahan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian pada Minggu, 15 Februari 2026, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebutnya sebagai dugaan teror penembakan.

“Ya, dapat kami sampaikan bahwa pada hari Sabtu, tanggal 14 Februari 2026, tepatnya pada pukul 21.10 WIB, telah terjadi dugaan teror penembakan di salah satu rumah warga di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Menurut Kapolres, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tembakan pelaku mengarah ke atas dan mengenai dak plafon teras rumah korban. Proyektil tersebut kemudian memantul ke bawah dan ditemukan di sebelah kiri garasi.

“Untuk proyektil sendiri itu ada satu kali tembakan. Perkenaannya pada dek atas di teras tersebut, kemudian pantulannya ke bawah dan kami menemukan proyektil tersebut berada di sebelah kiri, kiri garasi,” jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, aparat menilai aksi tersebut bukan kebetulan.

“Kalau kami melihat perkenaan yang hasil dari olah TKP dan juga perkenaan dari senjata tersebut, kami melihat dari hasil CCTV itu mengarah ke atas dan kami masih sementara kesimpulannya masih teror saja,” kata AKBP Rachmad.

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi memperlihatkan pergerakan pelaku yang cepat dan terarah. Polisi menilai, pelaku kemungkinan sudah mengenali situasi dan kondisi rumah korban.

“Hasil dari pemantauan kami dan pemeriksaan di CCTV tersebut, kami melihat bahwa indikasi pelaku sudah memetakan untuk wilayah di sini. Terutama khususnya pada saat pelaku masuk itu memang untuk pagar rumah dalam keadaan terbuka. Jadi pada saat itu pelaku langsung masuk ke dalam, langsung berputar balik dan langsung melakukan penembakan, itu langsung keluar,” ungkapnya.

Pelaku digambarkan mengenakan jaket kulit hitam dan masker, lalu kabur setelah aksinya.

Terkait jenis senjata dan kaliber proyektil, polisi masih menunggu hasil uji forensik.

“Untuk dari Bid Labfor akan melakukan pendalaman dan pemeriksaan. Nanti kita akan sama-sama menunggu hasil proses pemeriksaan proyektil tersebut,” kata Kapolres.

Penyelidikan ini turut dibantu oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Jawa Tengah.

“Kami di-back-up dari Ditreskrimum Polda Jawa Tengah dan juga Bid Labfor Polda Jawa Tengah, dan kami masih berupaya untuk melakukan pengungkapan terhadap pelaku ini,” tegasnya.

Hingga kini, motif penembakan masih dalam pendalaman. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV, baik di dalam maupun di luar area perumahan.

“Dan kami masih melakukan pendalaman terkait dengan hasil penyelidikan teror penembakan,” pungkas AKBP Rachmad.

Kasus ini menambah daftar teror bersenjata di wilayah permukiman yang menimbulkan keresahan warga. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
WhatsApp Image 2026-07-06 at 09.40
Pemuda di Karangdadap Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
WhatsApp Image 2026-07-04 at 14.39
KPU Kabupaten Pekalongan Finalkan 771.488 Data Pemilih, Ketua KPU: Ini Komitmen Jaga Hak Konstitusional Warga

TERKINI

KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
KAJEN – Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) untuk kedua kalinya menggelar aksi terbuka di kawasan Komplek Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026). Lima mobil yang dipenuhi stiker berisi berbagai...
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
KAJEN – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kembali terungkap. Seorang pria berinisial HF (24) ditangkap Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah diduga menguasai...
WhatsApp Image 2026-07-06 at 09.40
Pemuda di Karangdadap Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
KAJEN – Seorang pemuda berinisial DF (20), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Minggu (5/7/2026) pagi. Korban mengalami luka...
WhatsApp Image 2026-07-04 at 14.39
KPU Kabupaten Pekalongan Finalkan 771.488 Data Pemilih, Ketua KPU: Ini Komitmen Jaga Hak Konstitusional Warga
KAJEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan secara resmi menetapkan hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno...
FORMASI 1
FORMASI Satukan Tiga Tokoh, Dorong Arah Baru Kebijakan Kabupaten Pekalongan
KAJEN – LSM Forum Masyarakat Sipil Kabupaten Pekalongan menghadirkan ruang dialog yang dinilai menjadi momentum penting bagi masa depan pembangunan daerah. Untuk pertama kalinya dalam satu forum, mantan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-12-02 at 09.01
Istri Jenderal Bongkar Aliran Dana Miliaran di Sidang Tipikor
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
KTP 1
Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Menggema di DPRD, KTP : "Biang Keroknya Sekda!"