Advertise

KABAR RASIKA

Puluhan Miras Diamankan Dalam Razia di Wilayah Kesesi, Bojong dan Kedungwuni

Puluhan Miras Diamankan Dalam Razia di Wilayah Kesesi, Bojong dan Kedungwuni

Puluhan Miras Diamankan Dalam Razia di Wilayah Kesesi, Bojong dan Kedungwuni

RAZIA – Petugas dari Polres Pekalongan mendata barang bukti yang diamankan dalam razia miras di wilayah Kesesi, Bojong dan Kedungwuni (dok. Humas)

KAJEN – Sat Samapta Polres Pekalongan melakukan razia minuman keras (miras) di tiga wilayah di Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/01) malam. Dalam razia tersebut, Polisi menyita puluhan botol miras tanpa izin edar.

Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H melalui Kasat Samapta AKP Suhadi, S.H mengatakan, kegiatan razia miras digelar dalam rangka upaya pencegahan peredaran miras yang kerap memicu kejahatan dan gangguan kamtibmas. Operasi dilakukan secara rutin di wilayah-wilayah yang terindikasi marak peredaran miras.

“Razia miras juga digelar untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan dan tawuran remaja yang salah satunya kerap dipicu usai meminum alkohol. Lebih dari itu, razia dilakukan untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

AKP Suhadi menjelaskan, razia cipta Kondisi dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan akan terus dilaksanakan menjelang Pemilu 2024.

Kegiatan razia di tiga wilayah, Kesesi, Bojong dan Kedungwuni tersebut, dipimpin oleh PS. Kanit Turjawali Sat Samapta Aiptu Karjoyo. Dari beberapa warung yang disinyalir menjual miras, petugas berhasil mengamankan puluhan botol miras.

“Total 56 botol miras yang berhasil diamankan, dengan rincian, 9 botol besar Ciu, 11 botol besar Ciu Ketan Hitam, 11 botol besar Ciu Gedang Klutuk, 15 botol besar AO, 7 botol kecil AO dan 3 botol kecil Apidin,” kata Aiptu Karjoyo.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

PENDOPO TRADE
Polemik Sewa Eks Pendopo : FORMASI Desak APH Turun Tangan, Pengelola Pendopo Nusantara Buka Suara
WhatsApp Image 2026-05-11 at 19.58
Investasi PMDN Kabupaten Pekalongan Melonjak 601 Persen, Tertinggi di Jawa Tengah
WhatsApp Image 2026-05-09 at 10.34
Viral di Medsos, Dugaan Penganiayaan Pelajar di Doro Berakhir Damai di Polsek
pendopo
"Rp2,9 Miliar Baru Masuk Rp290 Juta”: FORMASI Desak Pemkab Putus Kontrak Pengelola Pendopo Nusantara

TERKINI

PENDOPO TRADE
Polemik Sewa Eks Pendopo : FORMASI Desak APH Turun Tangan, Pengelola Pendopo Nusantara Buka Suara
Polemik tunggakan sewa Pendopo Nusantara terus memanas. Ketua FORMASI Kabupaten Pekalongan mendesak tindakan tegas, sementara pihak pengelola mengaku hanya menjalankan operasional lapangan. PEKALONGAN...
WhatsApp Image 2026-05-11 at 19.58
Investasi PMDN Kabupaten Pekalongan Melonjak 601 Persen, Tertinggi di Jawa Tengah
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mencatat lonjakan signifikan dalam realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal...
WhatsApp Image 2026-05-09 at 10.34
Viral di Medsos, Dugaan Penganiayaan Pelajar di Doro Berakhir Damai di Polsek
DORO — Jajaran Polsek Doro bergerak cepat menangani kasus dugaan penganiayaan yang sempat viral di media sosial dan terjadi di wilayah Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Peristiwa tersebut terjadi pada...
pendopo
"Rp2,9 Miliar Baru Masuk Rp290 Juta”: FORMASI Desak Pemkab Putus Kontrak Pengelola Pendopo Nusantara
Ketua DPP FORMASI Pekalongan menilai terjadi wanprestasi dalam kerja sama sewa aset daerah di kawasan eks Pendopo Kabupaten Pekalongan. PEKALONGAN – Polemik sewa kawasan eks Pendopo Kabupaten Pekalongan...
BPJS 3
BPJS "Obral" Kemudahan Layanan di Tengah Tantangan Kesadaran Iuran
PEKALONGAN – Upaya mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri terus dikebut oleh BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan. Meskipun dihadapkan pada tantangan besar berupa rendahnya angka capaian iuran di beberapa...
Muat Lebih

POPULER

admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
FATIROH
Bupati Fadia Diisukan Berangkat Haji Melalui TPHD, Ini Penjelasannya
MUNIR DIS1
Dari Rumah Kreatif, Abdul Munir Dorong Disabilitas Pekalongan Lebih Berdaya dan Diakui