Advertise

KABAR RASIKA

Pantuan Nataru di Rest Area 338A Pekalongan, Aman dan Lancar

Pantuan Nataru di Rest Area 338A Pekalongan, Aman dan Lancar

Pantuan Nataru di Rest Area 338A Pekalongan, Aman dan Lancar

PANTAUAN – Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso saat melakukan kunjungan di rest area 338A (dok. Istimewa)

KAJEN – Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto, S.I.K didampingi Wakapolres Pekalongan Kompol Kholid Mawardi, S.H., M.H dan perwira lainnya melakukan kunjungan ke pos pam rest area 338A Pekalongan, Rabu (25/12).

Kunjungan tersebut untuk memastikan pengamanan Nataru berjalan aman dan lancar. Disamping itu juga untuk memantau situasi arus serta kepadatan pemudik di rest area 338A Pekalongan.

“Hari ini kami melakukan pengecekan di pos pam rest area 338A Pekalongan. Tentunya dengan pengecekan ini, kita pastikan untuk pengamanan Nataru berjalan dengan aman dan lancar, serta personil pengamanan dalam keadaan lengkap dan sehat,” terang Kapolres.

Dalam kunjungannya itu, AKBP Doni juga memberikan motivasi kepada petugas pengamanan yang terdiri dari TNI-Polri, BKO Brimob serta tenaga kesehatan.

“Bagi anggota yang berjaga lakukan pelayanan yang terbaik dan selalu tingkatkan kesiagaan dan kewaspadaan. Tidak lupa untuk selalu menjaga Kesehatan dan keselamatan diri pribadi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolres memberikan apresiasi kepada para personil yang telah mendedikasikan pada pengamanan Natal dan Tahun Baru, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Semantara itu, bagi para pemudik yang dijumpai saat tengah beristirahat di sekitar pos pam, Kapolres mengimbau untuk senantiasa berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Jika mengantuk ataupun lelah, silahkan istirahat di rest area yang sudah disediakan. Jangan dipaksakan, selalu utamakan keselamatan dalam berkendara,” pungkasnya.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum

TERKINI

ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pekalongan, FAR, sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
KAJEN – Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
KAJEN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus berkembang. Selain penyegelan sejumlah ruang kantor di lingkungan Sekretariat...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'
ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga